Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Ketuk, Irama, Birama, dan Tempo · Ponpes Temas
← Kembali ke Pustaka
Seni Budaya Kelas VII — Peka Mengamati, Indah Berkarya · Ponpes TemasPelajaran 10 / 24
BAB 3 · Dasar kelas VII · semester 1

Ketuk, Irama, Birama, dan Tempo

PT-SB-VII-010

Tujuan belajar

Membaca pola ketuk serta menghitung durasi model tanpa menghapus tanda diam.

Bekal awal: Membilang teratur dan membedakan jumlah dengan durasi.

Jejak Ponpes Temas

Kebiasaan latihan dan saling memberi masukan menjadi konteks kerja kelompok. Pola bunyi dan melodi buku adalah ciptaan latihan, bukan lagu tradisi atau laporan kegiatan musik pondok. Praktik mengikuti arahan pondok.

Kartu Sumber dan Kasus

3A · Delapan Ketuk, Bunyi dan Diam

Notasi ritme latihan

Pola asli untuk belajar, bukan pola baku Gendang Beleq atau pengiring kegiatan pondok.

BiramaKetuk 1Ketuk 2Ketuk 3Ketuk 4
1X0XX
2XX0X

Pola memakai dua birama 4/4. Dalam contoh ini satu ketuk bernilai satu not seperempat. Tanda X berarti satu bunyi pendek pada awal ketuk; tanda 0 berarti diam selama satu ketuk. Hitungan tetap berjalan pada tanda diam. X dan 0 merupakan kode latihan, bukan pengganti seluruh lambang notasi musik.

Birama pertama berpola X, 0, X, X; birama kedua X, X, 0, X. Ada delapan ketuk tetapi hanya enam awal bunyi. Pada tempo 60 ketuk per menit, satu ketuk berlangsung satu detik sehingga seluruh delapan ketuk berlangsung delapan detik. Diam turut membentuk susunan waktu.

Guru menentukan media praktik yang diizinkan: penunjuk visual, hitungan pelan, ketukan ringan, atau alat yang tersedia. Tidak perlu memukul meja, membuat suara keras, atau memakai perangkat pribadi. Jika praktik bunyi belum dapat dilakukan, baca pola dan jelaskan hasil harapan; bukti keterampilan bunyi dinilai ketika kesempatan praktik sesuai tersedia.

Fokus pemeriksaan. Bedakan jumlah ketuk, jumlah bunyi, diam, dan tempo.

Ketuk menjadi acuan waktu

Ketuk adalah denyut teratur yang menjadi acuan. Irama merupakan susunan durasi bunyi dan diam terhadap acuan itu. Pada kartu 3A, delapan ketuk terdiri atas enam awal bunyi dan dua ketuk diam. Hitungan tidak berhenti ketika tidak ada bunyi. Menepuk setiap ketuk akan menghasilkan pola berbeda dari kartu meskipun durasi keseluruhan sama.

Birama mengelompokkan ketuk

Model 4/4 memakai empat ketuk seperempat setiap birama. Angka atas menunjukkan empat ketuk dan angka bawah menunjukkan nilai not seperempat sebagai acuan pada model ini. Dua birama memuat delapan ketuk. Nilai durasi dapat digabung, misalnya satu not setengah bernilai dua ketuk seperempat. Ketentuan contoh tidak dipakai untuk menyatakan semua musik mempunyai kelompok empat.

Tempo mengatur cepatnya ketuk

Tempo 60 ketuk per menit berarti satu ketuk per detik. Pada tempo 120, satu ketuk berlangsung setengah detik sehingga delapan ketuk berlangsung empat detik. Rumus model: durasi detik = jumlah ketuk × 60 ÷ tempo. Perubahan tempo tidak harus mengubah urutan bunyi. Praktik dimulai pada kecepatan yang nyaman dan mengikuti arahan guru.

Telusuri contoh

Berapa bunyi dan ketuk pada kartu 3A?

  1. Dua birama×empat ketuk=delapan ketuk.
  2. Dua tanda 0 berarti dua ketuk diam.
  3. Terdapat enam awal bunyi; hitungan tetap delapan.

Berapa durasi delapan ketuk pada tempo 80?

  1. Satu ketuk 60÷80=0,75 detik.
  2. Delapan ketuk×0,75=6 detik.
  3. Ini durasi seluruh pola termasuk bagian diam.
Waspadai kekeliruan

Menghentikan hitungan pada tanda diam atau menganggap tempo lebih cepat selalu berarti nada lebih tinggi.

Latihan mandiri

1 Apa beda ketuk dan irama?

Petunjuk awal

Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Ketuk adalah acuan teratur; irama menyusun durasi bunyi serta diam terhadapnya.

2 Apa arti tanda 0 pada kartu 3A?

Petunjuk awal

Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Diam satu ketuk, sementara hitungan berjalan.

3 Hitung delapan ketuk pada tempo 60 dan 120.

Petunjuk awal

Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

Masing-masing 8 detik dan 4 detik.

4 Not setengah ditambah dua not seperempat berjumlah berapa ketuk seperempat?

Petunjuk awal

Tentukan fakta yang tersedia, konsep yang dipakai, dan alasan yang mendukung keputusanmu.

Pembahasan · buka setelah mencoba

2+1+1=4 ketuk.

PENDALAMAN WEB

Perluas pemahamanmu

Tulis satu pola delapan ketuk dengan dua tanda diam pada posisi baru. Bandingkan jumlah bunyi dan durasi dengan kartu 3A pada tempo sama.

Coba dengan umpan balik

Latihan otomatis membantu pemeriksaan; tuliskan alasan dan langkah untuk membuktikan pemahaman.

1 Dua birama 4/4 pada model memuat…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.

Pembahasan · buka setelah mencoba

C. 8 ketuk. Setiap birama berisi empat ketuk seperempat.

2 Pada tanda diam, hitungan…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.

Pembahasan · buka setelah mencoba

B. tetap berjalan. Diam tetap memiliki durasi.

3 Delapan ketuk pada tempo 120 berlangsung…

Pilih satu jawaban

Petunjuk awal

Periksa semua pilihan sebelum menjawab. Cari alasan, bukan sekadar kata yang terdengar baik.

Pembahasan · buka setelah mencoba

A. 4 detik. 8×60÷120=4.

Coba di Ponpes Temas

Telusuri pola menggunakan penunjuk visual, hitungan pelan, atau ketukan ringan yang disetujui. Bergantian menjadi pembaca pola dan pemeriksa ketuk.

Penanda pribadi di perangkat ini; bukan nilai atau bukti penguasaan.

Pondok Pesantren Ibadurrahman TemasVersi 1 · 13 Oktober 2026

Catat bacaanmu

Seni Budaya Kelas VII — Peka Mengamati, Indah Berkarya · Pelajaran 10 · Ketuk, Irama, Birama, dan Tempo

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Seni Budaya Kelas VII — Peka Mengamati, Indah Berkarya · Pelajaran 10 · Ketuk, Irama, Birama, dan TempoVersi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan