مَوْضع الرَّمْز والاسم الصريح
أن نَعْرف أين يأتي الرَّمْز الكلمي، ولماذا يصرح باسم القارِئ.
نَقْرَأُ الْمَتْنَ
dan sebelum serta sesudah lafaz Al-Qur’an aku mendatangkan segala yang
aku jadikan lambang dengannya bagi kelompok karena tidak membingungkan
dan kelak aku menyebut nama ketika memungkinkan susunan nazamnya
dengannya dengan memperjelas leher yang indah yang mulia paman dari ayahnya dan paman dari ibunya
dan siapa yang memiliki suatu bab baginya di dalamnya cara bacaan
maka tidak boleh tidak bahwa ia disebut namanya agar diketahui dan dipahami
نَفْهَمُ الشَّرْحَ
٦٥ ـ حين يَذكر الاسم صريحا
kadang ia menyebut nama imam pembaca secara tegas apabila mudah memasukkannya ke dalam irama bait maka datang sebelum tempat bacaan atau sesudahnya dan kadang ia memperkenalkannya dengan kunyahnya atau nisbatnya ini lebih jelas daripada lambang terkadang dan jidan leher dan mu‘amman wa mukhwala sifat pemilik para paman dari ayah dan para paman dari ibu dan ia gambaran kemuliaan dan kejelasan jangan engkau mencari tentang lambang huruf dalam setiap kata apabila ada nama yang tegas menunjukkan kepada yang dimaksud
٦٦ ـ اسم صاحب الباب
apabila ada bagi imam cara bacaan yang khusus baginya dalam bab ia menyebut namanya agar jelas maksudnya di antara contoh-contoh hal itu dalam bab-bab nazam menyebut Abu Amr dalam idgham besar dan al-Kisa’i dalam imalah ha ta’nits ketika waqaf ini rujukan untuk mengenalkan metode kitab dan bukan penjelasan bagi bab-bab itu bab-bab di sini berakhir dengan bait ini bait penjelasan terpenting istilah-istilah penyusun dalam mukadimah maka kita mengulangnya sebelum beralih kepada nasihat-nasihatnya
نَتَدَرَّبُ
ضع عنوانين: رَمْز كلمي وَرَمْز حرفي، ثُمّ صنف صحبة والثاء وحق والعين.
نُرَاجِعُ فَهْمَنَا
هل تأتي كَلِمات الجمع قبل اللَّفْظ القرآني وبعده؟
دَلِيلُ الْجَوَابِ
نعم؛ أما أحرف الرُّموز فلها أصل مجيئها بعد مَوْضع القِراءة.
لَم يَذكر صاحب المذهب الخاص باسمه فِي بابه؟
دَلِيلُ الْجَوَابِ
زيادة فِي الإيضاح، ليعرف الطّالب صاحب المذهب دون التباس.
٦٤ ـ مَوْضع الرَّمْز الكلمي
lambang-lambang kata untuk kelompok kadang datang sebelum lafaz Al-Qur’an atau sesudahnya karena ia dikenal tidak samar maksud dengannya adapun lambang huruf meskipun menunjukkan kepada kelompok seperti tsa maka baginya kaidah dasar sebelumnya datang sesudah tempat bacaan perbedaan jadi antara kata seperti shuhbah dan huruf seperti tsa bukan antara imam pembaca tunggal dan kelompok saja tentukan jenis lambang sebelum mencari tentang posisinya
سراج القارئ، ص ٢٠