القُرآن يهذب صاحبه
أن نَفْهم صور الحبل والأترجة والوقار، ونربطها بسلوك يومي.
نَقْرَأُ الْمَتْنَ
selanjutnya maka tali Allah di antara kita ialah kitab-Nya
maka berjuanglah dengannya melawan tipu daya musuh dengan menjeratnya melalui hujah
dan alangkah layak dengannya karena tidak menjadi usang kebaruannya
menjadi mulia orang yang setia kepadanya kepada kesungguhan menghadap
pembacanya yang diridai telah tetap perumpamaannya
seperti buah utruj dalam dua keadaannya memberi aroma harum dan memberi rasa yang lezat
dialah yang disukai untuk dituju apabila ia menjadi teladan yang menghimpun kebaikan
dan menaunginya naungan ketenangan laksana bukit pasir yang kukuh
dialah orang yang merdeka jika ia menjadi orang yang pantas sebagai penolong setia
baginya (Al-Qur’an) dengan sungguh-sungguh menjaganya sampai ia meninggal
نَفْهَمُ الشَّرْحَ
٦ ـ كِتاب لَا يبلى
akhliq bihi ungkapan kekaguman dan maknanya alangkah layaknya Al-Qur’an untuk diagungkan dan la yakhluq tidak usang meskipun banyaknya pembacaan adapun jadidan maknanya di sini pemilik kemuliaan dan kehormatan mengambil manfaat dari Al-Qur’an orang yang setia kepadanya dan menghadap kepadanya dengan sungguh-sungguh bacalah satu ayat dengan perenungan kemudian ulangi ia maka mungkin tampak bagimu makna yang belum engkau perhatikan padanya sebelumnya dan bertambah kukuhnya apa yang engkau pahami
٧ ـ طيب الظاهر والباطن
ia mengumpamakan mukmin pembaca dengan buah utruj yaitu buah baik aroma dan rasanya sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih maka baiknya rasa menyerupai iman dan harumnya aroma menyerupai bacaan yang bermanfaat dan muriihan harum aromanya dan muukila enak dimakan menggabungkan pelajar antara baiknya tilawah dan baiknya akhlak maka jangan ia menyakiti temannya dengan lisan yang ia membaca dengannya firman Allah
٨ ـ وقار يحمل الخَيْر
pembaca yang saleh layak untuk dituju manusia untuk belajar maka amma di sini tujuan dan ummah yang menghimpun sifat-sifat kebaikan dan ar-razanah ketenangan dan kewibawaan dan qanqala gambaran keteguhan dan kebesaran seperti bukit pasir besar bukanlah wibawa bermuka masam atau kesombongan tetapi tenang ketika ditanya dan adil ketika berbeda pendapat dan sabar terhadap orang yang belajar dengan lambat dengan sifat-sifat ini sifat-sifat menjadi ilmu bermanfaat bagi pemiliknya dan orang lain
٩ ـ حرية مِن الهوى
orang merdeka di sini orang yang tidak memperbudaknya hawa nafsunya atau keinginannya akan pujian manusia dan al-hariyy yang layak dan al-hawari penolong yang tulus ia menolong Al-Qur’an dengan mengikutinya dan mengajarkannya dan mengamalkan isinya dan tanabbala menafsirkannya para pensyarah di sini dengan kematian yakni ia teguh atas hal itu sampai akhir hidupnya tanyakan dirimu sebelum bertindak apakah aku mencari rida Allah ataukah aku meninggalkan kebenaran untuk menyenangkan manusia
نَتَدَرَّبُ
استخرج صِفات القارِئ الصالح، واختر واحدة تطبقها فِي حلقة الغد.
نُرَاجِعُ فَهْمَنَا
مَا الفَرْق بَين حبل الله وحبل العدا فِي الضبط وَالمَعنى؟
دَلِيلُ الْجَوَابِ
الأول حَبْل بِفَتح الحاء وَهُو سبب الهداية، والثاني حِبْل بكسرها وَهُو الداهية والمكر.
بم يشبه المؤمن القارِئ؟
دَلِيلُ الْجَوَابِ
بالأترجة ذات الرائحة الطيبة والطعم الطيب، فيجمع خير الظاهر والباطن.
٥ ـ نتمسك بحبل الله
tali Allah di sini kitab-Nya maka siapa yang mengikutinya mendapat petunjuk adapun hibl al-‘ida dengan kasrah huruf ha dan maknanya muslihat besar dan tipu daya mengajak penyusun untuk menolak kebatilan dengan hujah-hujah Al-Qur’an yang jelas maka pengumpamaan dengan berburu gambaran kekuatan hujah dalam menampakkan kebenaran kita mempelajari dalil dan memperbagus penjelasannya dan berbicara kepada manusia dengan adil dan adab dan jangan kita menjadikan dialog caci maki atau pertengkaran pribadi
سراج القارئ، ص ٥