Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Muqaddimah Syathibiyyah · Pelajaran ٢٣
الْعَوْدَةُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
آدَابُ الْقُرْآنِ وَمَفَاتِيحُ الْقِرَاءَاتِ

الشَّرْح المُيَسَّر لمُقدِّمة الشَّاطِبِيَّة

نَقْرأ وَنَفْهم، وَنَتعلّم أدب القُرآن ومفاتيح القِراءات

مَعْهَد عِبَاد الرَّحْمَن تِيمَاس · مقرّر موزّع عَلَى الصفين الخامس والسادس

٩٤ بَيْتًا٢٦ دَرْسًا٦٥ سُؤَالًا٤ فُصُولٍ دِرَاسِيَّةٍمَتْنٌ مَضْبُوطٌ وَشَرْحٌ بِحَرَكَاتٍ مُخْتَارَةٍ

اِضْغَطْ عَلَى كَلِمَةٍ لِمَعْنَاهَا بِالْإِنْدُونِيسِيَّةِ، أَوْ أَظْهِرْ مَعَانِيَ الْكَلِمَاتِ كُلَّهَا.

٢٤
الصَّفُّ ٦ · الْفَصْلُ ٢ · الدَّرْسُ ٢٣ · الْأَبْيَاتُ ٧٩–٨٣

سلامة القَلْب وحفظ العمر

أن نحسن الاختلاف ونجتنب الغِيبَة ونستثمر الوقت.

نَقْرَأُ الْمَتْنَ

٧٩

dan katakan dengan jujur seandainya bukan karena kerukunan dan ruhnya

tentu binasa manusia seluruhnya dalam perselisihan dan kebencian

٨٠

dan hiduplah dengan bersih hati dan dari gunjingan menjauhlah

niscaya engkau dihadirkan di lingkungan kesucian lebih bersih dan disucikan

٨١

dan ini zaman kesabaran siapa bagimu dengan keadaan yang

seperti menggenggam di atas bara agar engkau selamat dari ujian berat

٨٢

dan seandainya bahwa mata membantu niscaya menetes

awan-awannya dengan air mata terus-menerus dan deras

٨٣

akan tetapi ia karena kerasnya hati mengalami kekeringan

maka alangkah sia-sianya umur-umur berlalu tanpa amal bermanfaat

نَفْهَمُ الشَّرْحَ

٧٩ ـ اختلاف بِلَا تباغض

kerukunan kesesuaian dan baiknya pergaulan dan al-qila kebencian menjelaskan bait ini kebutuhan manusia kepada kerja sama maka seandainya mereka terus dalam pertengkaran tentu rusak hidup mereka tidak mensyaratkan kerukunan bahwa kita sepakat dalam setiap pendapat tetapi bahwa kita berbeda dengan adil dan menjaga hak-hak apabila kita berbeda tentang makna bait kita merujuk kepada syarah dan dalil dan tidak kita mengubah masalah menjadi ejekan atau putus hubungan

سراج القارئ، ص ٢٣

٨٠ ـ سلامة الصدر وَاللِّسان

hiduplah dengan hati bersih dari dendam dan kecurangan dan jauhilah dari gunjingan dan ghibah menyebut saudaramu dengan apa yang ia benci saat ketiadaan dirinya dan hizhar al-quds ungkapan tentang tempat kesucian dan kemuliaan apabila dimulai majelis dengan aib teman yang tidak hadir maka ubahlah pembicaraan atau nasihatilah dengan lembut dan meminta bantuan untuk menghilangkan gangguan kepada guru bukan seperti memuaskan dendam dengan menyebarkan aib-aib manusia maka bagi setiap keadaan tujuannya dan hukumnya

سراج القارئ، ص ٢٣

٨١ ـ ثبات مع طلب العون

ia menyebut penyusun besarnya kebutuhan kepada kesabaran dan mengumpamakan keteguhan di atas agama dengan menggenggam bara ketika beratnya ujian-ujian dan bukan yang diminta menyentuh api atau menjerumuskan diri kepada bahaya kita belajar bersabar dalam ketaatan dan meninggalkan maksiat dan meminta bantuan orang-orang saleh maka apabila mengalami pelajar gangguan ia meminta perlindungan dari gurunya dan keluarganya sebab meminta bantuan tidak bertentangan dengan kesabaran sebagaimana bahwa kesabaran tidak membenarkan kezaliman siapa pun

سراج القارئ، ص ٢٣

٨٢ ـ عين وَقَلْب يقظان

ia mengharapkan penyusun air mata tulus atas kelalaian dan mengumpamakan banyaknya dengan hujan berturut-turut dan tawakkafat menetes dan diman hujan-hujan terus-menerus dan huththala deras maksudnya lembutnya hati dan mengoreksi diri jangan kita mengukur ketulusan manusia dengan jumlah air mata mereka dan jangan kita memaksakan tangisan agar melihat kita seseorang kadang melunak hati dan terlihat pengaruhnya dalam tobat tulus dan memperbaiki amal meskipun tidak meneteskan air mata mata

سراج القارئ، ص ٢٣

٨٣ ـ العمر لَا يعود

ia mengeluhkan penyusun kerasnya hati dan berlalunya umur tanpa manfaat dan qahthuha terputusnya air matanya dan sabahlala kosong dari amal bermanfaat ucapan ini koreksi diri dan ajakan kepada kesadaran bukan sebab putus asa mulailah dengan perbaikan kecil engkau mampu bertahan atasnya mengulang harian atau meninggalkan kata menyakitkan atau melaksanakan kewajiban tertunda waktu yang tersisa kesempatan untuk beramal maka jangan menyia-nyiakannya dengan penyesalan saja

سراج القارئ، ص ٢٤

نَتَدَرَّبُ

اكتب خطة مراجعة صغيرة لأسبوع، وحدد مِن تستعين به إذا صعب عليك الالتزام.

نُرَاجِعُ فَهْمَنَا

  1. هل الصَّبْر يمنع طلب الحماية مِن الأذى؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    لَا؛ طلب الحماية والعون لَا ينافي الصَّبْر، والظلم لَا يبرر باسم الصَّبْر.

  2. مَا مَعنى سبهللا؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    فارغا مِن العَمل النافع؛ وَالبَيْت يدعو إِلَى اغتنام العمر.

الْمُرَاجَعَةُ ٥: أدب التَّعلّم والنقد

مَعْنَى الْكَلِمَةِ فِي السِّيَاقِ

Catat bacaanmu

Syarah Muqaddimah Syathibiyyah · Pelajaran ٢٣ — سلامة القَلْب وحفظ العمر

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Muqaddimah Syathibiyyah · Pelajaran ٢٣ — سلامة القَلْب وحفظ العمرMuqaddimah Syathibiyyah · versi 152

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan