Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Muqaddimah Syathibiyyah · Belajar
الْعَوْدَةُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
آدَابُ الْقُرْآنِ وَمَفَاتِيحُ الْقِرَاءَاتِ

الشَّرْح المُيَسَّر لمُقدِّمة الشَّاطِبِيَّة

نَقْرأ وَنَفْهم، وَنَتعلّم أدب القُرآن ومفاتيح القِراءات

مَعْهَد عِبَاد الرَّحْمَن تِيمَاس · للصفّ الثاني مِن المرحلة المتوسّطة

٩٤ بَيْتًا٢٦ دَرْسًا٦٤ سُؤَالًامَتْنٌ مَضْبُوطٌ وَشَرْحٌ بِحَرَكَاتٍ مُخْتَارَةٍ

اِضْغَطْ عَلَى كَلِمَةٍ لِمَعْنَاهَا بِالْإِنْدُونِيسِيَّةِ، أَوْ أَظْهِرْ مَعَانِيَ الْكَلِمَاتِ كُلَّهَا.

٢٤

مُقَدِّمَةُ الشَّاطِبِيَّةِ كَامِلَةً

نَظْمُ الإِمام القاسم بن فِيرُّه الشَّاطِبي · ٩٤ بَيْتًا

اِقْرَأِ الْمَتْنَ أَوَّلًا، وَاضْغَطْ عَلَى رَقْمِ الْبَيْتِ لِفَتْحِ شَرْحِهِ.

اِفْتَحْ فِهْرِسَ الشَّرْحِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

١

aku memulai dengan nama Allah di nazam pada awal

Mahaberkah Dia Yang Maha Pengasih Maha Penyayang dan tempat berlindung

٢

lalu aku menyusulkan semoga melimpahkan selawat Allah Tuhanku kepada yang diridai

Muhammad yang dianugerahkan kepada manusia sebagai utusan

٣

dan keluarga beliau kemudian para sahabat kemudian orang yang

mengikuti mereka di atas kebaikan dengan kebaikan laksana hujan lebat

٤

dan aku menjadikan ketiga bahwa segala puji bagi Allah selamanya

dan apa yang bukan dimulai dengannya terputus kemuliaannya

٥

selanjutnya maka tali Allah di antara kita ialah kitab-Nya

maka berjuanglah dengannya melawan tipu daya musuh dengan menjeratnya melalui hujah

٦

dan alangkah layak dengannya karena tidak menjadi usang kebaruannya

menjadi mulia orang yang setia kepadanya kepada kesungguhan menghadap

٧

pembacanya yang diridai telah tetap perumpamaannya

seperti buah utruj dalam dua keadaannya memberi aroma harum dan memberi rasa yang lezat

٨

dialah yang disukai untuk dituju apabila ia menjadi teladan yang menghimpun kebaikan

dan menaunginya naungan ketenangan laksana bukit pasir yang kukuh

٩

dialah orang yang merdeka jika ia menjadi orang yang pantas sebagai penolong setia

baginya (Al-Qur’an) dengan sungguh-sungguh menjaganya sampai ia meninggal

١٠

dan sungguh kitab Allah paling dapat dipercaya sebagai pemberi syafaat

dan paling mencukupi kecukupannya sebagai pemberi yang melimpahkan karunia

١١

dan sebaik-baik teman duduk tidak dibosankan tuturannya

dan pengulangannya bertambah di dalamnya keindahan

١٢

ketika pemuda itu merasa takut di kegelapannya

di dalam kubur ia menjumpainya sebagai cahaya yang berseri-seri

١٣

di sanalah ia menggembirakannya sebagai tempat istirahat dan taman

dan karena dia (Al-Qur’an) di puncak kemuliaan ia ditampakkan

١٤

dia memohon sungguh-sungguh untuk memperoleh keridaan baginya demi sahabat tercintanya

dan alangkah pantas baginya permohonan kepadanya disampaikan

١٥

maka wahai wahai pembaca kepadanya yang berpegang teguh

yang mengagungkan baginya pada setiap keadaan yang memuliakan

١٦

selamat bahagia dengan kebahagiaan yang baik akibatnya kedua orang tuamu pada keduanya

pakaian bercahaya berupa mahkota dan perhiasan

١٧

maka bagaimana perkiraan kalian terhadap anak itu ketika pemberian balasannya

mereka itulah orang-orang dekat dengan Allah dan orang pilihan yang mulia

١٨

para pemilik kebajikan dan ihsan dan kesabaran dan ketakwaan

perhiasan mereka dengannya datang Al-Qur’an secara terperinci

١٩

berpeganglah kepadanya (sifat-sifat itu) selama engkau hidup di dalamnya berlomba-lomba

dan tukarkanlah jiwamu yang rendah dengan keharumannya yang luhur

٢٠

semoga membalas Allah dengan segala kebaikan atas jasa kepada kita para imam

kepada kita mereka menyampaikan Al-Qur’an dengan segar dan lancar

٢١

di antara mereka bulan-bulan purnama tujuh telah menempati tengah

langit keluhuran dan keadilan yang bercahaya dan sempurna

٢٢

baginya bintang-bintang darinya mengambil cahaya lalu menerangi

hitamnya kegelapan malam hingga tercerai dan tersingkap

٢٣

dan kelak engkau melihat mereka satu sesudah satu

bersama dua di antara murid-muridnya ditampilkan

٢٤

memilih mereka para penilai ahli mereka setiap orang yang unggul

dan bukan dengan bacaan Al-Qur’annya pencari keuntungan dunia semata

٢٥

adapun yang mulia batinnya dalam keharuman ialah Nafi‘

maka dialah yang memilih Madinah sebagai tempat tinggal

٢٦

dan Qalun ialah Isa kemudian Utsman ialah Warsy mereka

dengan berguru kepadanya kemuliaan yang tinggi keduanya meraih

٢٧

adapun Makkah Abdu (hamba; unsur nama) Allah (unsur nama) di sana tempat tinggalnya

dialah Ibnu Katsir yang mengungguli kaumnya dalam ketinggian kedudukan

٢٨

meriwayatkan Ahmad al-Bazzi baginya dan Muhammad

melalui sanad dan dialah yang dijuluki Qunbul

٢٩

dan adapun imam al-Mazini yang murni nasab Arabnya di antara mereka

Abu Amr al-Bashri maka ayahnya al-‘Ala’

٣٠

ia melimpahkan kepada Yahya al-Yazidi pemberiannya

lalu ia menjadi dengan yang segar lagi manis disirami berulang kali

٣١

Abu Umar ad-Duri dan Shalih mereka Abu

Syu‘aib dialah as-Susi darinya (al-Yazidi) keduanya menerima

٣٢

dan adapun Damaskus di Syam tempat tinggal Ibnu Amir

maka kota itu dengan Abdu (hamba; unsur nama) Allah (unsur nama) menjadi baik sebagai tempat menetap

٣٣

Hisyam dan Abdu (hamba; unsur nama) Allah (unsur nama) dan dia penisbatannya

kepada Dzakwan dengan sanad darinya (Ibnu Amir) keduanya menerima melalui perantara

٣٤

dan di Kufah yang cemerlang di antara mereka tiga

mereka menyebarkan ilmu maka sungguh ia semerbak dengan wewangian dan cengkih

٣٥

adapun Abu Bakr dan Ashim namanya

maka Syu‘bah perawinya yang unggul dalam keutamaan

٣٦

dan itulah Ibnu Ayyasy Abu Bakr yang diridai

dan Hafsh dan dalam ketelitian bacaan ia diunggulkan

٣٧

dan Hamzah alangkah bersihnya ia sebagai orang yang wara‘

sebagai imam yang sangat sabar terhadap Al-Qur’an yang membacanya dengan tartil

٣٨

meriwayatkan Khalaf darinya dan Khallad apa yang

meriwayatkannya Sulaim dengan teliti dan menguasainya

٣٩

adapun Ali maka al-Kisa’i julukannya

karena apa yang pernah dalam ihram dengannya (kain kisa’) ia mengenakannya

٤٠

meriwayatkan Laits mereka darinya Abu al-Harits yang diridai

dan Hafsh dialah ad-Duri dan dalam penyebutan telah berlalu

٤١

Abu Amr mereka dan al-Yahshubi Ibnu Amir

murni nasab Arabnya dan yang lain dari mereka melingkupi dirinya ikatan wala’

٤٢

bagi mereka jalur-jalur periwayatan diberi petunjuk dengannya setiap orang yang datang mencari ilmu

dan tidak seorang pendatang ditakuti di dalamnya sebagai pembuat tipu daya

٤٣

dan itulah yang bagi orang yang menyetujui aku tegakkan

sebagai tanda-tanda kemuliaan maka bersungguh-sungguhlah dalam dasar dan niatmu meraih keutamaan

٤٤

dan inilah aku ini berusaha semoga ragam bacaan mereka

tunduk dengannya susunan rima-rima dengan memudahkan

٤٥

aku menjadikan aba jad (huruf abjad) bagi setiap imam pembaca

sebagai tanda sesuai yang dinazamkan yang pertama untuk yang pertama

٤٦

dan dari sesudah penyebutanku lafaz yang diperselisihkan aku menyebut para pembacanya

ketika selesai aku mendatangkan kepadamu huruf waw sebagai pemisah

٤٧

kecuali beberapa lafaz tidak ada keraguan pada ketersambungannya

dan dengan pengucapan aku merasa cukup dari keterangan tambahan jika telah jelas

٤٨

dan kadang-kadang suatu tempat ia mengulang huruf lambang sebelumnya (waw)

karena suatu alasan yang muncul dan perkara itu bukanlah menakutkan

٤٩

dan di antaranya untuk para imam Kufah huruf tsa bertitik tiga

dan enam imam mereka dengan huruf kha bukan tanpa titik

٥٠

aku maksudkan mereka yang aku sebutkan sesudah Nafi‘

dan Kufah serta Syam huruf dzal mereka bukan tanpa titik

٥١

dan Kufah bersama imam Makkah dengan huruf zha bertitik

dan Kufah serta Bashrah huruf ghain mereka bukan tanpa titik

٥٢

dan yang memiliki titik huruf syin untuk al-Kisa’i dan Hamzah

dan katakan untuk keduanya bersama Syu‘bah lambang shuhbah menyusul

٥٣

lambang shihab keduanya bersama Hafsh mereka lambang ‘amma Nafi‘

dan imam Syam lambang sama untuk Nafi‘ dan putra al-‘Ala’

٥٤

dan imam Makkah dan lambang haqq untuknya dan Ibnu al-‘Ala’ katakanlah

dan katakan untuk keduanya dan al-Yahshubi lambang nafar yang indah

٥٥

dan lambang hirmi imam Makkah di dalamnya dan Nafi‘

dan lambang hishn untuk para imam Kufah dan Nafi‘ mereka tampak

٥٦

kapan pun datang dari sebelum atau sesudah sebuah kata

maka tetaplah pada ketentuanku dan tetapkanlah huruf waw sebagai pemisah

٥٧

dan apa yang memiliki suatu lawan maka aku dengan lawannya

merasa cukup maka berlombalah dengan kecerdasan agar engkau unggul

٥٨

seperti mad dan penetapan huruf dan fath (tanpa imalah) dan yang diidghamkan

dan pengucapan hamzah dan naql dan ikhtilas yang dipahami

٥٩

dan jazm dan bentuk mudzakkar dan bentuk orang ketiga dan bacaan ringan

dan jamak dan tanwin dan pemberian harakat terapkanlah

٦٠

ketika berlaku pemberian harakat tanpa batasan

ia adalah fathah dan pemberian sukun ia menjadikannya saudaranya dalam kedudukan

٦١

dan aku menjadikan pasangan antara nun dan ya dan fathah mereka

dan kasrah dan antara nashab dan khafdh dengan menempatkan

٦٢

ketika aku mengatakan dhammah dan rafa‘ sambil diam tentang yang lain

maka selain mereka dengan fathah dan nashab datang

٦٣

dan pada rafa‘ dan bentuk mudzakkar dan orang ketiga sejumlah lafaz

sesuai pengucapannya aku membiarkan tanpa batasan orang yang meraih ketinggian

٦٤

dan sebelum serta sesudah lafaz Al-Qur’an aku mendatangkan segala yang

aku jadikan lambang dengannya bagi kelompok karena tidak membingungkan

٦٥

dan kelak aku menyebut nama ketika memungkinkan susunan nazamnya

dengannya dengan memperjelas leher yang indah yang mulia paman dari ayahnya dan paman dari ibunya

٦٦

dan siapa yang memiliki suatu bab baginya di dalamnya cara bacaan

maka tidak boleh tidak bahwa ia disebut namanya agar diketahui dan dipahami

٦٧

ia menyeru lalu menjawabnya makna-makna inti sarinya

dan aku merangkai di dalamnya apa yang mudah ditelan yang segar dan lancar

٦٨

dan dalam kemudahannya kitab at-Taisir aku menghendaki meringkasnya

lalu ia menghasilkan buah dengan pertolongan Allah darinya yang diharapkan

٦٩

dan pepohonan rindangnya bertambah dengan menyebarkan faedah-faedah

lalu ia menutupi karena malu wajahnya untuk diunggulkan

٧٠

dan aku menamainya Hirz (wadah pelindung) al-Amani (harapan-harapan) mengharap keberkahan

dan Wajh (wajah) at-Tahani (ucapan selamat) maka berbahagialah dengannya seraya menerima

٧١

dan aku berseru ya Allah wahai sebaik-baik yang mendengar

lindungilah aku dari keinginan dipuji orang dalam ucapan dan perbuatan

٧٢

kepada-Mu tanganku dari-Mu nikmat-nikmat mengulurkannya

lindungilah aku maka jangan aku melangkah dengan penyimpangan lalu keliru dalam berkata

٧٣

kabulkanlah dan keamanan bagi yang amanah terhadap inti maknanya

dan jika ia tergelincir maka dialah yang kuat menanggungnya

٧٤

aku mengatakan kepada orang berbudi dan keluhuran budi pemiliknya

bagi saudara-saudaranya adalah cermin yang mempunyai cahaya sebagai alat menjernihkan pandangan

٧٥

saudaraku wahai yang melewati nazamku di pintunya

ditawarkan atasnya yang sepi pasarnya bersikaplah baik

٧٦

dan berprasangkalah kepadanya baik dan maklumilah tenunannya

dengan berlapang dada dan cara yang baik meskipun ia renggang tenunannya

٧٧

dan akuilah salah satu dua kebaikan ialah ketepatan

dan yang lain ialah kesungguhan mengharap hujan kebenaran namun mendapat kekeringan

٧٨

dan jika ada lubang kesalahan maka perbaikilah ia dengan kelebihan

dari kelapangan hati dan hendaklah memperbaikinya orang yang bagus ucapannya

٧٩

dan katakan dengan jujur seandainya bukan karena kerukunan dan ruhnya

tentu binasa manusia seluruhnya dalam perselisihan dan kebencian

٨٠

dan hiduplah dengan bersih hati dan dari gunjingan menjauhlah

niscaya engkau dihadirkan di lingkungan kesucian lebih bersih dan disucikan

٨١

dan ini zaman kesabaran siapa bagimu dengan keadaan yang

seperti menggenggam di atas bara agar engkau selamat dari ujian berat

٨٢

dan seandainya bahwa mata membantu niscaya menetes

awan-awannya dengan air mata terus-menerus dan deras

٨٣

akan tetapi ia karena kerasnya hati mengalami kekeringan

maka alangkah sia-sianya umur-umur berlalu tanpa amal bermanfaat

٨٤

dengan diriku (ungkapan penghargaan) orang yang mencari petunjuk kepada Allah semata

dan menjadi baginya Al-Qur’an minuman dan sarana membersihkan diri

٨٥

dan menjadi baik baginya tanahnya lalu merekah

dengan setiap wewangian ketika ia menjadi dibasahi karunia

٨٦

maka kebahagiaan baginya dan kerinduan membangkitkan tekadnya

dan pemantik penyesalan bergolak dalam hati menyalakan semangat

٨٧

dialah yang terpilih berjalan pagi di antara manusia seluruhnya

dekat namun asing dicari kedekatannya dan diharapkan kebaikannya

٨٨

ia memandang semua manusia sebagai hamba Allah karena mereka

sesuai apa yang menetapkannya Allah menjalankan perbuatan-perbuatan

٨٩

ia melihat dirinya untuk dicela lebih layak karena ia

untuk kemuliaan belum mencicipi dari tanaman pahit shabr dan tanaman pahit ala’

٩٠

dan sungguh pernah dikatakan jadilah seperti anjing yang dijauhkan pemiliknya

dan tidak ia mengurangi usaha dalam kesetiaan kepada mereka dengan mengerahkan dirinya

٩١

semoga Tuhan pemilik Arasy wahai saudara-saudaraku melindungi

kelompok kita dari seluruh perkara yang dibenci yang menakutkan

٩٢

dan menjadikan kita di antara orang yang menjadi kitab-Nya

pemberi syafaat bagi mereka karena tidak mereka meninggalkannya sehingga menjadi penuntut

٩٣

hanya dengan Allah dayaku dan perlindunganku dan kekuatanku

dan tidak ada bagiku selain penutupan aib oleh-Nya yang menyelimutiku

٩٤

maka wahai Tuhanku Engkau Allah yang mencukupiku dan bekalku

kepada-Mu sandaran kepercayaanku dengan merendah seraya bertawakal

مَعْنَى الْكَلِمَةِ فِي السِّيَاقِ

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Muqaddimah Syathibiyyah · Muqaddimah Syathibiyyah — matanMuqaddimah Syathibiyyah · versi 73

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan