Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 13
الْعَوْدَةُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
تَجْوِيدُ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ

الشَّرْحُ الْمُيَسَّرُ لِتُحْفَةِ الْأَطْفَالِ

نَقْرَأُ وَنَفْهَمُ وَنُحْسِنُ التِّلَاوَةَ

مَعْهَدُ عِبَادِ الرَّحْمَنِ تِيمَاسَ · لِلصَّفِّ الثَّانِي مِنَ الْمَرْحَلَةِ الْمُتَوَسِّطَةِ

٦١ بَيْتًا٢٦ دَرْسًا٧٠ سُؤَالًاعَرَبِيَّةٌ بِحَرَكَاتٍ كَامِلَةٍ

اِضْغَطْ عَلَى كَلِمَةٍ لِمَعْنَاهَا بِالْإِنْدُونِيسِيَّةِ، أَوْ أَظْهِرْ مَعَانِيَ الْكَلِمَاتِ كُلَّهَا.

٢٤
الدَّرْسُ ١٣ · الْأَبْيَاتُ ٢٢–٢٣

نُظْهِرُ الْمِيمَ وَنَحْذَرُ الْخَفَاءَ

أَنْ نُظْهِرَ الْمِيمَ، خَاصَّةً عِنْدَ الْوَاوِ وَالْفَاءِ.

نَقْرَأُ الْمَتْنَ

٢٢

dan yang ketiga izhar pada sisanya

dari huruf-huruf dan namailah ia syafawiyah

٢٣

dan waspadalah ketika bertemu wau dan fa agar tidak ia tersamarkan

karena kedekatannya dan karena kesamaan (tempat keluar) maka pahamilah

نَفْهَمُ الشَّرْحَ

الْحُرُوفُ الْبَاقِيَةُ

apabila datang setelah mim bersukun huruf selain ba dan mim kita menjelaskannya kita mengucapkan mim dengan jelas dengan tanpa dengung yang dipanjangkan kemudian berpindah kepada huruf berikutnya dan ini ialah izhar syafawi

الْوَاوُ وَالْفَاءُ

mengingatkan penyusun tentang wau dan fa karena wau bersama mim pada kedua bibir dan fa dekat dengannya kadang menyamarkan pemula mim saat bertemu keduanya secara keliru maka kita berusaha untuk menjelaskannya dengan lembut

نَفْهَمُ الْمِثَالَ

عَلَيْهِمْ وَلَا

الْفَاتِحَةُ: ٧

mim sebelum wau dijelaskan maka jangan kita menyamarkannya sebagaimana kita lakukan sebelum ba

هُمْ فِيهَا

الْبَقَرَةُ: ٣٩

mim sebelum fa dijelaskan juga dengan perpindahan mudah kepada fa

نَنْتَبِهُ

jangan beri fathah mim bersukun untuk menjelaskannya pertahankan ia bersukun jelas

نَتَدَرَّبُ

اِقْرَأِ الْمِثَالَيْنِ، ثُمَّ اقْرَأْ «تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ»، وَقَارِنْ بَيْنَ الْإِظْهَارِ وَالْإِخْفَاءِ.

نُرَاجِعُ فَهْمَنَا

  1. مَا حُكْمُ الْمِيمِ قَبْلَ الْفَاءِ؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    الْإِظْهَارُ الشَّفَوِيُّ.

  2. لِمَاذَا خَصَّ النَّاظِمُ الْوَاوَ وَالْفَاءَ بِالتَّنْبِيهِ؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    لِسُهُولَةِ الْخَطَإِ عِنْدَهُمَا بِسَبَبِ الْمَخْرَجِ الْمُشْتَرَكِ أَوِ الْقَرِيبِ.

الْمُرَاجَعَةُ ٢: الْغُنَّةُ وَالْمِيمُ السَّاكِنَةُ

مَعْنَى الْكَلِمَةِ فِي السِّيَاقِ

Catat bacaanmu

Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 13 — نُظْهِرُ الْمِيمَ وَنَحْذَرُ الْخَفَاءَ

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 13 — نُظْهِرُ الْمِيمَ وَنَحْذَرُ الْخَفَاءَTuhfatul Athfal · versi 70

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan