Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 18
الْعَوْدَةُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
تَجْوِيدُ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ

الشَّرْحُ الْمُيَسَّرُ لِتُحْفَةِ الْأَطْفَالِ

نَقْرَأُ وَنَفْهَمُ وَنُحْسِنُ التِّلَاوَةَ

مَعْهَدُ عِبَادِ الرَّحْمَنِ تِيمَاسَ · لِلصَّفِّ الثَّانِي مِنَ الْمَرْحَلَةِ الْمُتَوَسِّطَةِ

٦١ بَيْتًا٢٦ دَرْسًا٧٠ سُؤَالًاعَرَبِيَّةٌ بِحَرَكَاتٍ كَامِلَةٍ

اِضْغَطْ عَلَى كَلِمَةٍ لِمَعْنَاهَا بِالْإِنْدُونِيسِيَّةِ، أَوْ أَظْهِرْ مَعَانِيَ الْكَلِمَاتِ كُلَّهَا.

٢٤
الدَّرْسُ ١٨ · الْأَبْيَاتُ ٣٩–٤١

حُرُوفُ الْمَدِّ وَحَرْفَا اللِّينِ

أَنْ نُمَيِّزَ الْمَدَّ مِنَ اللِّينِ بِحَرَكَةِ مَا قَبْلَهُ.

نَقْرَأُ الْمَتْنَ

٣٩

huruf-hurufnya tiga maka pahamilah

dari lafaz way (و ا ي) dan ia dalam nuhiha (نُوحِيهَا)

٤٠

dan kasrah sebelum ya dan sebelum wau dammah

merupakan syarat dan fathah sebelum alif harus dipenuhi

٤١

dan huruf lin di antaranya ya dan wau keduanya bersukun

jika fathah sebelum masing-masing tampak

نَفْهَمُ الشَّرْحَ

ثَلَاثَةُ حُرُوفٍ بِشُرُوطٍ

huruf-huruf mad tiga alif sebelumnya fathah dan wau bersukun sebelumnya dammah dan ya bersukun sebelumnya kasrah berkumpul dalam nuhiha wau setelah dammah dan ya setelah kasrah dan alif setelah fathah

مَتَى تَكُونُ الْوَاوُ وَالْيَاءُ لَيِّنَتَيْنِ؟

apabila bersukun wau atau ya dan menjadi apa yang sebelum keduanya berfathah keduanya menjadi dua huruf lin contoh keduanya khauf dan bait tidak kita memanjangkan keduanya sebagai mad alami dalam menyambung dan ketika berhenti dengan sukun terjadilah mad lin

نَفْهَمُ الْمِثَالَ

نُوحِيهَا

هُودٌ: ٤٩

pada ini kata huruf-huruf mad ketiganya dengan syaratnya

خَوْفٍ

قُرَيْشٌ: ٤

wau bersukun dan yang sebelumnya berfathah maka ia huruf lin

نَنْتَبِهُ

bukan setiap wau atau ya huruf mad tidak boleh tidak dari sukun dan harakat sesuai sebelum keduanya

نَتَدَرَّبُ

قَارِنْ «قِيلَ» بِـ«بَيْتٍ»، وَ«يَقُولُ» بِـ«خَوْفٍ»، ثُمَّ بَيِّنْ أَثَرَ الْحَرَكَةِ السَّابِقَةِ.

نُرَاجِعُ فَهْمَنَا

  1. مَا شَرْطُ الْيَاءِ الْمَدِّيَّةِ؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    أَنْ تَكُونَ سَاكِنَةً وَقَبْلَهَا كَسْرَةٌ.

  2. لِمَاذَا وَاوُ «خَوْفٍ» حَرْفُ لِينٍ؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    لِأَنَّهَا سَاكِنَةٌ وَقَبْلَهَا فَتْحَةٌ.

مَعْنَى الْكَلِمَةِ فِي السِّيَاقِ

Catat bacaanmu

Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 18 — حُرُوفُ الْمَدِّ وَحَرْفَا اللِّينِ

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 18 — حُرُوفُ الْمَدِّ وَحَرْفَا اللِّينِTuhfatul Athfal · versi 70

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan