Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 24
الْعَوْدَةُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
تَجْوِيدُ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ

الشَّرْحُ الْمُيَسَّرُ لِتُحْفَةِ الْأَطْفَالِ

نَقْرَأُ وَنَفْهَمُ وَنُحْسِنُ التِّلَاوَةَ

مَعْهَدُ عِبَادِ الرَّحْمَنِ تِيمَاسَ · لِلصَّفِّ الثَّانِي مِنَ الْمَرْحَلَةِ الْمُتَوَسِّطَةِ

٦١ بَيْتًا٢٦ دَرْسًا٧٠ سُؤَالًاعَرَبِيَّةٌ بِحَرَكَاتٍ كَامِلَةٍ

اِضْغَطْ عَلَى كَلِمَةٍ لِمَعْنَاهَا بِالْإِنْدُونِيسِيَّةِ، أَوْ أَظْهِرْ مَعَانِيَ الْكَلِمَاتِ كُلَّهَا.

٢٤
الدَّرْسُ ٢٤ · الْأَبْيَاتُ ٥٣–٥٤

حُرُوفُ «كَمْ عَسَلْ نَقَصْ»

أَنْ نَقْرَأَ الْحُرُوفَ الْمُقَطَّعَةَ بِأَسْمَائِهَا.

نَقْرَأُ الْمَتْنَ

٥٣

dan mad lazim harfi pada awal surah-surah

keberadaannya dan pada delapan terbatas

٥٤

menghimpunnya huruf-huruf kam (ك م) asal (ع س ل) naqas (ن ق ص)

dan ain memiliki dua cara dan yang panjang lebih diutamakan

نَفْهَمُ الشَّرْحَ

نَهْجُو الْحَرْفَ

huruf-huruf terputus-putus pada awal-awal sebagian surah dibaca dengan nama-namanya kita membaca alif lam mim alif lam mim dan huruf-huruf delapan dalam kam asal naqas nama-namanya tiga huruf dan di tengahnya huruf mad atau lin

سَبْعَةٌ وَالْعَيْنُ

kita memanjangkan kaf dan mim dan sin dan lam dan nun dan qaf dan sad enam harakat adapun ain maka di tengahnya ya lin dan baginya dari jalur asy-Syathibiyyah empat atau enam dan enam lebih utama kita berlatih di sini atas enam

مُثَقَّلٌ وَمُخَفَّفٌ

pada alif lam mim berakhir lam dengan mim bertemu mim mim maka dileburkan ke dalamnya maka mad lam harfi berat adapun mim terakhir maka ejaannya mim dan madnya harfi ringan ketika berhenti padanya

نَفْهَمُ الْمِثَالَ

الم

الْبَقَرَةُ: ١

kita membaca nama-nama huruf dan memanjangkan lam dan mim enam harakat bagi masing-masing dari keduanya

كهيعص

مَرْيَمُ: ١

pada ini pembuka huruf ain yang memiliki dua cara dan kita memilih enam dalam latihan kita

نَنْتَبِهُ

simbol-simbol pembuka-pembuka surah ditulis sebagaimana dalam mushaf dan nama-namanya berharakat menjelaskan cara melafalkannya

نَتَدَرَّبُ

اِقْرَأْ «الم» عَلَى مُعَلِّمِكَ، ثُمَّ بَيِّنْ مَوْضِعَ الْإِدْغَامِ بَيْنَ اسْمَيِ اللَّامِ وَالْمِيمِ.

نُرَاجِعُ فَهْمَنَا

  1. مَا مِقْدَارُ الْعَيْنِ مِنْ طَرِيقِ الشَّاطِبِيَّةِ؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    أَرْبَعُ حَرَكَاتٍ أَوْ سِتٌّ، وَالسِّتُّ أَوْلَى.

  2. لِمَاذَا مَدُّ اللَّامِ فِي «الم» مُثَقَّلٌ؟

    دَلِيلُ الْجَوَابِ

    لِإِدْغَامِ الْمِيمِ الَّتِي فِي آخِرِ «لَامْ» فِي الْمِيمِ الَّتِي بَعْدَهَا.

مَعْنَى الْكَلِمَةِ فِي السِّيَاقِ

Catat bacaanmu

Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 24 — حُرُوفُ «كَمْ عَسَلْ نَقَصْ»

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal · Pelajaran 24 — حُرُوفُ «كَمْ عَسَلْ نَقَصْ»Tuhfatul Athfal · versi 70

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan