Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal · Belajar
الْعَوْدَةُ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
تَجْوِيدُ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ

الشَّرْحُ الْمُيَسَّرُ لِتُحْفَةِ الْأَطْفَالِ

نَقْرَأُ وَنَفْهَمُ وَنُحْسِنُ التِّلَاوَةَ

مَعْهَدُ عِبَادِ الرَّحْمَنِ تِيمَاسَ · لِلصَّفِّ الثَّانِي مِنَ الْمَرْحَلَةِ الْمُتَوَسِّطَةِ

٦١ بَيْتًا٢٦ دَرْسًا٧٠ سُؤَالًاعَرَبِيَّةٌ بِحَرَكَاتٍ كَامِلَةٍ

اِضْغَطْ عَلَى كَلِمَةٍ لِمَعْنَاهَا بِالْإِنْدُونِيسِيَّةِ، أَوْ أَظْهِرْ مَعَانِيَ الْكَلِمَاتِ كُلَّهَا.

٢٤

مَتْنُ تُحْفَةِ الْأَطْفَالِ كَامِلًا

نَظْمُ سُلَيْمَانُ الْجَمْزُورِيُّ · ٦١ بَيْتًا

اِقْرَأِ الْمَتْنَ أَوَّلًا، وَاضْغَطْ عَلَى رَقْمِ الْبَيْتِ لِفَتْحِ شَرْحِهِ.

اِفْتَحْ فِهْرِسَ الشَّرْحِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

١

berkata orang yang mengharap rahmat Yang Maha Pengampun

senantiasa Sulaiman dia al-Jamzuri

٢

segala puji bagi Allah seraya berselawat atas

Muhammad dan keluarganya dan orang yang mengikuti

٣

adapun selanjutnya ini nazam bagi pelajar yang ingin belajar

tentang nun dan tanwin dan berbagai mad

٤

aku menamainya dengan Tuhfah (hadiah) anak-anak

bersumber dari guru kami al-Mihi pemilik kesempurnaan (keutamaan ilmu)

٥

aku berharap dengannya agar memberi manfaat kepada para pelajar

dan pahala dan penerimaan dan balasan baik

٦

bagi nun jika bersukun dan bagi tanwin

empat hukum maka ambillah penjelasanku

٧

maka yang pertama izhar (membaca jelas) sebelum huruf-huruf

dari tenggorokan enam telah diurutkan maka hendaklah engkau mengenalinya

٨

hamzah lalu ha kemudian ain ha tebal tenggorokan (ح)

keduanya tanpa titik kemudian ghain kha

٩

dan yang kedua idgham (meleburkan) pada enam (huruf) yang termuat

dalam yarmalun (ي ر م ل و ن) menurut para ahli qiraah sungguh telah tetap

١٠

tetapi ia dua bagian satu bagian dileburkan

di dalamnya dengan dengung melalui yanmu (ي ن م و) diketahui

١١

kecuali apabila keduanya berada dalam satu kata maka jangan

engkau leburkan seperti dunya kemudian sinwan menyusul

١٢

dan bagian kedua idgham tanpa dengung

pada lam dan ra kemudian tetapkanlah sifat takrirnya (lihat syarah)

١٣

dan yang ketiga iqlab (mengubah bunyi) ketika bertemu ba

menjadi mim dengan dengung disertai penyamaran

١٤

dan yang keempat ikhfa (menyamarkan) ketika bertemu yang tersisa

dari huruf-huruf harus dilakukan oleh pembaca yang baik

١٥

pada lima dari setelah sepuluh lambangnya

pada kata-kata ini bait sungguh aku memuatnya

١٦

sifatilah pemilik pujian betapa banyak bermurah hati seseorang sungguh menjadi mulia

tetaplah baik bertambahlah dalam ketakwaan rendahkanlah orang zalim

١٧

dan dengungkanlah mim kemudian nun keduanya ditasydidkan

dan namailah masing-masing huruf dengung yang jelas

١٨

dan mim jika bersukun datang sebelum huruf-huruf hijaiyah

selain alif mad bagi orang yang memiliki akal

١٩

hukum-hukumnya tiga bagi orang yang menguasainya

ikhfa idgham dan izhar saja

٢٠

maka yang pertama ikhfa ketika bertemu ba

dan namailah ia syafawi (berkaitan dengan bibir) bagi para pembaca

٢١

dan yang kedua idgham dengan yang sama dengannya (mim) datang

dan namailah idgham kecil wahai pemuda

٢٢

dan yang ketiga izhar pada sisanya

dari huruf-huruf dan namailah ia syafawiyah

٢٣

dan waspadalah ketika bertemu wau dan fa agar tidak ia tersamarkan

karena kedekatannya dan karena kesamaan (tempat keluar) maka pahamilah

٢٤

bagi lam al dua keadaan sebelum huruf-huruf

yang pertama dari keduanya menjelaskannya maka pahamilah

٢٥

sebelum empat bersama sepuluh ambillah pengetahuan tentangnya

dari (ungkapan) carilah hajimu dan takutlah yang mandul/tidak berbuah darinya

٢٦

yang kedua dari keduanya meleburkannya pada empat

dan sepuluh juga dan lambangnya maka pahamilah

٢٧

jadilah baik kemudian sambunglah kekerabatan engkau beruntung bertamulah kepada pemilik berbagai nikmat

tinggalkanlah buruknya prasangka kunjungilah orang mulia untuk kemuliaan

٢٨

dan lam yang pertama namailah ia qamariyah

dan lam yang lain namailah ia syamsiyah

٢٩

dan jelaskanlah lam kata kerja secara umum (lihat pengecualian)

pada contoh katakanlah ya dan kami berkata dan bertemu

٣٠

jika dalam sifat-sifat dan tempat-tempat keluar sama

dua huruf maka dua huruf yang sama bagi keduanya lebih tepat (sebutannya)

٣١

dan jika keduanya dalam tempat keluar berdekatan

dan dalam sifat-sifat berbeda keduanya dinamai

٣٢

dua huruf berdekatan atau keduanya sama

dalam tempat keluar selain (berbeda dalam) sifat-sifat keduanya dinyatakan

٣٣

sebagai dua huruf sejenis kemudian jika bersukun

yang pertama dari masing-masing maka yang kecil namailah

٣٤

atau diberi harakat kedua huruf dalam masing-masing maka katakanlah

masing-masing besar dan pahamilah ia melalui contoh-contoh

٣٥

dan mad asli dan cabang darinya

dan namailah yang pertama alami dan ia

٣٦

sesuatu yang tidak bergantung baginya atas sebab (hamzah atau sukun)

dan tidak tanpanya huruf-huruf (mad) dapat diucapkan

٣٧

bahkan apa pun huruf selain hamzah atau sukun

datang setelah huruf mad maka mad alami jadinya

٣٨

dan yang lain mad cabang bergantung atas

sebab seperti hamzah atau sukun secara mutlak

٣٩

huruf-hurufnya tiga maka pahamilah

dari lafaz way (و ا ي) dan ia dalam nuhiha (نُوحِيهَا)

٤٠

dan kasrah sebelum ya dan sebelum wau dammah

merupakan syarat dan fathah sebelum alif harus dipenuhi

٤١

dan huruf lin di antaranya ya dan wau keduanya bersukun

jika fathah sebelum masing-masing tampak

٤٢

bagi mad hukum-hukum tiga berlaku

dan ia wajib dan boleh dan harus/tetap

٤٣

maka wajib jika datang hamzah setelah mad

dalam satu kata dan ini sebagai muttasil dihitung

٤٤

dan boleh memanjangkan dan memendekkan jika dipisahkan

masing-masing dalam satu kata dan ini munfasil

٤٥

dan seperti ini jika muncul sementara sukun

karena berhenti seperti ta‘lamun nasta‘in

٤٦

atau didahulukan hamzah sebelum mad dan ini

badal seperti amanu dan imanan ambillah (sebagai contoh)

٤٧

dan lazim jika sukun bersifat asli

ketika menyambung dan ketika berhenti setelah mad dipanjangkan

٤٨

bagian-bagian mad lazim menurut mereka empat

dan itu kilmi (pada kata) dan harfi (pada ejaan huruf) bersamanya

٤٩

keduanya ringan (tanpa peleburan) berat (dengan peleburan)

maka inilah empat yang diperinci

٥٠

maka jika dalam satu kata sukun berkumpul

bersama huruf mad maka ia kilmi terjadinya

٥١

atau dalam yang ejaannya tiga huruf keduanya ditemukan

dan mad di tengahnya maka harfi tampak

٥٢

keduanya berat jika dileburkan

ringan masing-masing apabila tidak dileburkan

٥٣

dan mad lazim harfi pada awal surah-surah

keberadaannya dan pada delapan terbatas

٥٤

menghimpunnya huruf-huruf kam (ك م) asal (ع س ل) naqas (ن ق ص)

dan ain memiliki dua cara dan yang panjang lebih diutamakan

٥٥

dan yang selain huruf berejaan tiga kecuali alif

maka memanjangkannya sebagai mad alami telah dikenal

٥٦

dan itu juga pada pembuka-pembuka surah

dalam lafaz hayy (ح ي) tahir (ط ه ر) sungguh terhimpun

٥٧

dan menghimpun huruf-huruf pembuka empat belas

sambunglah hubungan dengannya pada waktu sahur orang yang memutus hubungan denganmu ini telah masyhur

٥٨

dan telah selesai ini nazam dengan pujian kepada Allah

atas penyelesaiannya tanpa akhir (bagi pujian)

٥٩

bait-baitnya wewangian (juga sandi bilangan) tampak bagi pemilik akal

penanggalannya kabar gembira bagi orang yang menguasainya

٦٠

kemudian selawat dan salam selamanya

atas penutup para nabi Ahmad

٦١

dan keluarga dan sahabat dan setiap pengikut

dan setiap pembaca dan setiap pendengar

مَعْنَى الْكَلِمَةِ فِي السِّيَاقِ

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal · Tuhfatul Athfal — matanTuhfatul Athfal · versi 70

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan