Idgham Mimi
Melebur mim sukun ke mim berikutnya dengan ghunnah.
Bait hafalan
dan yang kedua idgham dengan yang sama dengannya (mim) datang
dan namailah idgham kecil wahai pemuda
Kaidah dalam bait
Jika mim sukun bertemu mim berharakat, keduanya dibaca sebagai mim bertasydid dengan ghunnah dua harakat. Hukum ini disebut idgham mimi atau idgham mitslain shaghir.
Ketelitian membaca
Jangan melepaskan mim pertama menjadi bunyi “mi” atau “mu” sebelum mim kedua.
Mim bertemu ba’
Jika mim sukun bertemu ba’, berlaku ikhfa syafawi dengan ghunnah dua harakat. Syafawi berarti berkaitan dengan bibir. Contohnya تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ. Perhatikan bahwa yang sedang dipelajari adalah mim sukun, bukan nun sukun. Walaupun sama-sama bertemu ba’ dan terdengar ghunnah, nama hukum serta huruf awalnya berbeda.
Mim bertemu mim
Jika mim sukun bertemu mim, keduanya dibaca sebagai mim bertasydid dengan ghunnah dua harakat. Hukum ini disebut idgham mimi atau idgham mitslain shaghir. Bibir bertemu dengan wajar. Jangan melepas mim pertama menjadi vokal tambahan sebelum mim kedua. Guru mencontohkan pertemuan dua kata terlebih dahulu, kemudian siswa menirukan dengan tempo tetap.
Petikan Al-Qur’an untuk latihan
Contoh dan penjelasan
Apa hasil mim sukun bertemu mim?
Mim bertasydid dengan ghunnah dua harakat.
Latihan praktik
Baca bait 21, jelaskan kaidahnya, lalu setorkan contoh kepada guru.
Cek pemahaman
Apa hasil mim sukun bertemu mim?
Lihat panduan jawaban
Mim bertasydid dengan ghunnah dua harakat.
Apa yang harus menyertai hafalan bait?
Lihat panduan jawaban
Pemahaman dasar dan praktik bacaan yang disimak guru.