Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1
Kembali ke kurikulum
Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1

Menghafal 61 bait, memahami kaidah, dan membuktikannya dalam bacaan.

30 pelajaran2 semesterEdisi 1 · Oktober 2026

Ketuk setiap kata Arab pada matan untuk melihat arti, posisi kata, dan penggalan baitnya.

24
Kelas 1 · Semester 2 · Pelajaran 19 · Bait 35–38

Mad Thabi‘i dan Mad Far‘i

Membedakan panjang asli dua harakat dari mad yang mempunyai sebab tambahan.

Bait hafalan

Bait 35

dan mad asli dan cabang darinya

dan namailah yang pertama alami dan ia

Bait 36

sesuatu yang tidak bergantung baginya atas sebab (hamzah atau sukun)

dan tidak tanpanya huruf-huruf (mad) dapat diucapkan

Bait 37

bahkan apa pun huruf selain hamzah atau sukun

datang setelah huruf mad maka mad alami jadinya

Bait 38

dan yang lain mad cabang bergantung atas

sebab seperti hamzah atau sukun secara mutlak

Kaidah dalam bait

Mad thabi‘i terjadi pada alif setelah fathah, ya sukun setelah kasrah, dan waw sukun setelah dhammah tanpa hamzah atau sukun sesudahnya. Ukurannya dua harakat. Mad far‘i memperoleh tambahan karena hamzah atau sukun.

Ketelitian membaca

Harakat ialah ukuran relatif terhadap tempo, bukan hitungan detik yang tetap.

Tiga bentuk dasar

Alif mad didahului fathah; ya’ sukun sebagai huruf mad didahului kasrah; waw sukun sebagai huruf mad didahului dhammah. Perhatikan syarat ini: tidak setiap waw atau ya’ merupakan huruf mad. Pada mad asli atau mad thabi’i, panjang dasar ialah dua harakat dan tidak bergantung pada sebab tambahan berupa hamzah atau sukun sesudah huruf mad.

Mengukur dengan tempo

Satu harakat mengikuti ukuran satu bunyi vokal pendek pada tempo yang sedang dipakai. Karena tempo dapat berubah, dua harakat bukan dua detik tetap. Guru membandingkan bunyi pendek dengan bunyi mad menggunakan ketukan yang wajar. Jangan menarik mad sampai napas hampir habis, lalu mempercepat bagian lain untuk mengejar teman.

Petikan Al-Qur’an untuk latihan

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Alif setelah fathah pada مَالِكِ adalah mad asli. Ya’ pada الدِّينِ juga mad asli ketika dibaca sambung; hukum saat berhenti dibahas kemudian.

Petikan QS 1:4 · Buka ayat lengkap

Contoh dan penjelasan

Berapa panjang mad thabi‘i?

Dua harakat.

Latihan praktik

Baca bait 35–38, jelaskan kaidahnya, lalu setorkan contoh kepada guru.

Cek pemahaman

  1. Berapa panjang mad thabi‘i?

    Lihat panduan jawaban

    Dua harakat.

  2. Apa yang harus menyertai hafalan bait?

    Lihat panduan jawaban

    Pemahaman dasar dan praktik bacaan yang disimak guru.

Rujukan pelajaran

Arti kata dalam konteks bait

Arti mengikuti susunan bait. Satu kata Arab dapat memiliki arti lain pada konteks yang berbeda.

Catat bacaanmu

Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · Mad Thabi‘i dan Mad Far‘i

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · Mad Thabi‘i dan Mad Far‘iSyarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · versi 148

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan