Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1
Kembali ke kurikulum
Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1

Menghafal 61 bait, memahami kaidah, dan membuktikannya dalam bacaan.

30 pelajaran2 semesterEdisi 1 · Oktober 2026

Ketuk setiap kata Arab pada matan untuk melihat arti, posisi kata, dan penggalan baitnya.

24
Kelas 1 · Semester 2 · Pelajaran 23 · Bait 45

Mad ‘Aridh Lissukun dan Dasar Waqaf

Mengenali sukun yang baru muncul karena berhenti.

Bait hafalan

Bait 45

dan seperti ini jika muncul sementara sukun

karena berhenti seperti ta‘lamun nasta‘in

Kaidah dalam bait

Mad ‘aridh terjadi ketika huruf setelah mad menjadi sukun karena waqaf. Pada sukun murni tersedia dua, empat, atau enam harakat. Ketika washal, harakat akhir kembali dan sebab ‘aridh hilang.

Ketelitian membaca

Tempat berhenti tetap harus menjaga makna. Panjang napas bukan alasan memutus ayat di tempat yang merusak susunan.

Sukun yang baru muncul

Mad aridh lissukun terjadi ketika huruf sesudah mad menjadi sukun karena waqaf. Pada الْعَالَمِينَ, ya’ mad diikuti nun yang menjadi sukun saat berhenti. Pilihan panjang yang dikenal adalah dua, empat, atau enam harakat; guru menentukan pola latihan dan siswa menjaganya. Saat sambung, sebab waqaf tersebut tidak ada sehingga contoh kembali mengikuti mad aslinya.

Waw atau ya’ setelah fathah

Huruf lin adalah waw sukun atau ya’ sukun yang didahului fathah, seperti waw pada خَوْفٍ. Ketika berhenti dan huruf sesudahnya menjadi sukun, mad lin boleh dibaca dua, empat, atau enam harakat sesuai wajah yang dibimbing guru dan dijaga konsisten. Ketika sambung, huruf lin tidak dipanjangkan sebagai mad dua harakat seperti huruf mad biasa. Bunyi dilafalkan lembut dengan ketepatan makhraj.

Petikan Al-Qur’an untuk latihan

الْعَالَمِينَ

Saat waqaf, ya’ mad bertemu nun yang menjadi sukun.

Petikan QS 1:2 · Buka ayat lengkap

خَوْفٍ

Waw sukun didahului fathah; saat berhenti, fa’ menjadi sukun dan dibaca sebagai mad lin.

Petikan QS 106:4 · Buka ayat lengkap

Contoh dan penjelasan

Mengapa disebut ‘aridh?

Karena sukunnya muncul sementara akibat waqaf.

Latihan praktik

Baca bait 45, jelaskan kaidahnya, lalu setorkan contoh kepada guru.

Cek pemahaman

  1. Mengapa disebut ‘aridh?

    Lihat panduan jawaban

    Karena sukunnya muncul sementara akibat waqaf.

  2. Apa yang harus menyertai hafalan bait?

    Lihat panduan jawaban

    Pemahaman dasar dan praktik bacaan yang disimak guru.

Rujukan pelajaran

Arti kata dalam konteks bait

Arti mengikuti susunan bait. Satu kata Arab dapat memiliki arti lain pada konteks yang berbeda.

Catat bacaanmu

Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · Mad ‘Aridh Lissukun dan Dasar Waqaf

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · Mad ‘Aridh Lissukun dan Dasar WaqafSyarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · versi 148

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan