Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1
Kembali ke kurikulum
Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1

Menghafal 61 bait, memahami kaidah, dan membuktikannya dalam bacaan.

30 pelajaran2 semesterEdisi 1 · Oktober 2026

Ketuk setiap kata Arab pada matan untuk melihat arti, posisi kata, dan penggalan baitnya.

24
Kelas 1 · Semester 2 · Pelajaran 26 · Bait 53–54

Huruf “Kam ‘Asal Naqash”

Mengurai ejaan huruf muqaththa‘ah yang mempunyai mad lazim.

Bait hafalan

Bait 53

dan mad lazim harfi pada awal surah-surah

keberadaannya dan pada delapan terbatas

Bait 54

menghimpunnya huruf-huruf kam (ك م) asal (ع س ل) naqas (ن ق ص)

dan ain memiliki dua cara dan yang panjang lebih diutamakan

Kaidah dalam bait

Huruf dalam كَمْ عَسَلْ نَقَصْ mempunyai nama tiga huruf dengan huruf mad atau lin di tengahnya. Tujuh huruf dibaca enam harakat; عَيْن mempunyai wajah empat atau enam melalui Syathibiyyah.

Ketelitian membaca

Buku menetapkan satu pola latihan bersama guru. Jangan mengubah panjang di tengah setoran hanya untuk mengikuti lagu.

Sukun yang tetap

Mad lazim terjadi jika huruf mad bertemu sukun asli, baik dibaca sambung maupun berhenti. Panjangnya enam harakat. Jika sukun itu masuk ke huruf berikutnya sehingga tampak tasydid, pembahasannya disebut mutsaqqal. Periksa contoh الضَّالِّينَ: sesudah alif ada lam bertasydid. Bagian pertama tasydid mengandung sukun asli.

Dua jenis dalam kata

Mad lazim kalimi mutsaqqal terjadi ketika huruf mad diikuti sukun asli yang melebur atau tampak sebagai tasydid dalam satu kata, seperti الضَّالِّينَ. Mad lazim kalimi mukhaffaf terjadi ketika huruf mad diikuti sukun asli yang tidak bertasydid dalam satu kata. Contohnya آلْآنَ pada dua tempat di Surah Yunus. Kalimi berarti hukum itu tampak di dalam kata; mutsaqqal berarti diberatkan oleh idgham atau tasydid, sedangkan mukhaffaf tidak.

Petikan Al-Qur’an untuk latihan

الضَّالِّينَ

Alif sebelum lam bertasydid: mad lazim kalimi mutsaqqal enam harakat.

Petikan QS 1:7 · Buka ayat lengkap

Contoh dan penjelasan

Apa kekhususan عَيْن?

Mempunyai wajah empat atau enam harakat pada jalur yang dipakai.

Latihan praktik

Baca bait 53–54, jelaskan kaidahnya, lalu setorkan contoh kepada guru.

Cek pemahaman

  1. Apa kekhususan عَيْن?

    Lihat panduan jawaban

    Mempunyai wajah empat atau enam harakat pada jalur yang dipakai.

  2. Apa yang harus menyertai hafalan bait?

    Lihat panduan jawaban

    Pemahaman dasar dan praktik bacaan yang disimak guru.

Rujukan pelajaran

Arti kata dalam konteks bait

Arti mengikuti susunan bait. Satu kata Arab dapat memiliki arti lain pada konteks yang berbeda.

Catat bacaanmu

Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · Huruf “Kam ‘Asal Naqash”

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · Huruf “Kam ‘Asal Naqash”Syarah Tuhfatul Athfal TEMAS — Kelas 1 · versi 148

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan