Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Tajwid Dasar TEMAS — Kelas 1
Kembali ke kurikulum
Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

Tajwid Dasar TEMAS — Kelas 1

Mengenali bacaan, menirukan guru, dan membangun kebiasaan tartil.

24 pelajaran2 semesterEdisi 2 · Oktober 2026
Kelas 1 · Semester 2 · Pelajaran 21

Cara Berhenti di Akhir Kata

Membedakan waqaf, qath, dan sakt serta mengubah bunyi akhir kata dengan benar.

Waqaf, qath, dan sakt

Waqaf ialah menghentikan suara pada akhir kata selama waktu yang biasanya cukup untuk bernapas dengan niat melanjutkan bacaan. Qath ialah mengakhiri tilawah dan berpindah ke kegiatan lain. Sakt ialah menghentikan suara sebentar tanpa mengambil napas lalu langsung melanjutkan. Ketiganya tidak boleh disamakan: niat, lama jeda, dan pengambilan napasnya berbeda.

Berhenti memengaruhi bunyi

Dalam latihan dasar, kata yang berakhir harakat biasa dihentikan dengan sukun pada huruf terakhir. Tanwin dhammah dan kasrah tidak dibunyikan sebagai nun ketika berhenti. Tanwin fathah umumnya menjadi mad iwadh, dengan pengecualian yang telah dipelajari. Tulisan mushaf tetap sama; yang berubah ialah keadaan bacaan. Rincian raum dan isymam dipelajari kemudian.

Ta’ marbuthah dan tasydid

Ta’ marbuthah ة ketika waqaf dibaca ha’ sukun. Ta’ maftuhah ت tetap dibaca sebagai ta’ saat berhenti; jangan menyamakan keduanya. Tasydid akhir juga tidak dibuang. Jika huruf terakhir termasuk qalqalah, pertahankan pantulannya tanpa menambah vokal. Satu kata dapat memerlukan perhatian pada lebih dari satu aturan sekaligus.

Berhenti dengan napas cukup

Ambil napas sebelum bagian yang akan dibaca. Jika harus berhenti karena kehabisan napas, pilih tempat yang tidak merusak makna sejauh mampu, kemudian mulai lagi dari susunan yang baik dengan bimbingan guru. Jangan melanjutkan dari satu potongan yang membuat makna keliru. Keterampilan berhenti berkaitan dengan bunyi sekaligus pemahaman susunan kalimat.

Contoh dan penjelasan

Pada akhir kata رَحْمَةٌ, bagaimana bunyi ketika waqaf?

Ta’ marbuthah dibaca ha’ sukun; tanwin tidak dibunyikan sebagai nun.

Latihan praktik

Guru menyiapkan kata berakhir harakat biasa, tanwin fathah, ta’ marbuthah, dan tasydid. Baca sambung lalu waqaf.

Cek pemahaman

  1. Apa perbedaan waqaf dan qath?

    Lihat panduan jawaban

    Waqaf berniat melanjutkan bacaan setelah berhenti dan biasanya mengambil napas; qath mengakhiri tilawah.

  2. Apa yang membedakan sakt dari waqaf?

    Lihat panduan jawaban

    Sakt sangat singkat dan dilakukan tanpa mengambil napas.

  3. Apa yang terjadi pada tanwin kasrah ketika waqaf?

    Lihat panduan jawaban

    Bunyi nun tanwin tidak dibaca; huruf akhir dihentikan sesuai aturan waqaf.

  4. Apakah ة dan ت sama ketika waqaf?

    Lihat panduan jawaban

    Tidak. ة menjadi bunyi ha’ sukun, sedangkan ت tetap ta’.

  5. Apa langkah setelah berhenti terpaksa di tempat kurang baik?

    Lihat panduan jawaban

    Mulai kembali dari susunan yang baik agar hubungan makna jelas, mengikuti arahan guru.

Rujukan pelajaran

Catat bacaanmu

Tajwid Dasar TEMAS — Kelas 1 · Cara Berhenti di Akhir Kata

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Tajwid Dasar TEMAS — Kelas 1 · Cara Berhenti di Akhir KataTajwid Dasar TEMAS — Kelas 1 · versi 147

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan