Mad Asli: Panjang Dua Harakat
Menemukan tiga huruf mad beserta syaratnya dan membacanya dua harakat.
Tiga bentuk dasar
Alif mad didahului fathah; ya’ sukun sebagai huruf mad didahului kasrah; waw sukun sebagai huruf mad didahului dhammah. Perhatikan syarat ini: tidak setiap waw atau ya’ merupakan huruf mad. Pada mad asli atau mad thabi’i, panjang dasar ialah dua harakat dan tidak bergantung pada sebab tambahan berupa hamzah atau sukun sesudah huruf mad.
Mengukur dengan tempo
Satu harakat mengikuti ukuran satu bunyi vokal pendek pada tempo yang sedang dipakai. Karena tempo dapat berubah, dua harakat bukan dua detik tetap. Guru membandingkan bunyi pendek dengan bunyi mad menggunakan ketukan yang wajar. Jangan menarik mad sampai napas hampir habis, lalu mempercepat bagian lain untuk mengejar teman.
Tanda membantu, bunyi tetap disimak
Pada petikan قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ, jangan menganggap waw pada هُوَ sebagai waw mad karena waw itu berharakat. Carilah contoh mad yang syaratnya jelas, seperti alif pada مَالِكِ. Baca bersama guru, lalu tandai huruf mad dan vokal sebelumnya. Kebiasaan mencari pasangan ini membantu ketika nanti mempelajari mad cabang.
Petikan Al-Qur’an untuk latihan
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Alif setelah fathah pada مَالِكِ adalah mad asli. Ya’ pada الدِّينِ juga mad asli ketika dibaca sambung; hukum saat berhenti dibahas kemudian.
Petikan QS 1:4 · Buka ayat lengkapContoh dan penjelasan
Apakah ya’ dalam بِ termasuk ya’ mad?
Tidak ada ya’ pada بِ; itu ba’ berkasrah pendek. Pada بِي terdapat ya’ sukun setelah kasrah sehingga terjadi mad.
Latihan praktik
Buat tabel alif, ya’, dan waw mad. Salin satu contoh masing-masing dari ayat yang dipilih guru, lalu setorkan bacaannya.
Cek pemahaman
Apa syarat alif mad?
Lihat panduan jawaban
Didahului fathah.
Berapa panjang mad asli?
Lihat panduan jawaban
Dua harakat sesuai tempo bacaan.
Mengapa هُوَ bukan contoh waw mad?
Lihat panduan jawaban
Wawnya berharakat, bukan waw sukun setelah dhammah.