Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Tarikh Islam TEMAS — Kelas 1 SMP
Kembali ke kurikulum Tarikh

Pondok Pesantren Ibadurrahman TEMAS

Tarikh Islam TEMAS — Kelas 1 SMP

Dari Jazirah Arab sampai Khulafaur Rasyidin

24 pelajaran · 2 semester · Edisi revisi · Oktober 2026

Kelas 1 SMP · Semester 1

9. Hijrah: Perjalanan dari Makkah ke Madinah

Waktu: Tahun 622 M, menjadi tahun pertama Hijriah

Tempat: Makkah, Gua Tsur, jalur pesisir, Quba, dan Madinah

Persiapan meninggalkan Makkah

Sesudah Baiat Aqabah II, banyak Muslim telah berhijrah ke Yatsrib. Para pemuka Quraisy melihat bahwa Nabi akan memperoleh pengikut dan tempat perlindungan baru. Mereka membicarakan rencana untuk menghentikan beliau. Dalam keadaan itu, Nabi menerima izin Allah untuk berhijrah.

Abu Bakar sudah menyiapkan dua unta dan berharap dapat menemani Nabi. Beliau mendatangi rumah Abu Bakar dan menyampaikan izin keberangkatan. Ali bin Abi Thalib ditugasi tetap berada di Makkah untuk mengembalikan barang-barang titipan kepada pemiliknya. Pada malam keberangkatan, Ali juga menempati tempat tidur Nabi.

Perjalanan direncanakan dengan hati-hati. Nabi dan Abu Bakar tidak langsung mengambil jalan utama ke utara menuju Yatsrib. Mereka terlebih dahulu menuju Gua Tsur di sebelah selatan Makkah. Arah ini membantu menghindari jalur yang diperkirakan para pengejar.

Tiga malam di Gua Tsur

Nabi dan Abu Bakar tinggal di Gua Tsur selama tiga malam. Abdullah bin Abu Bakar mendengar berita di Makkah lalu menyampaikannya kepada mereka pada malam hari. Amir bin Fuhairah menggembalakan ternak dan membantu menyediakan susu. Asma binti Abu Bakar menyiapkan bekal perjalanan. Setiap orang mempunyai tugas yang mendukung keberangkatan tersebut.

Quraisy mengadakan pencarian dan menawarkan imbalan bagi orang yang dapat menemukan Nabi. Para pencari sempat mendekati gua. Abu Bakar merasa cemas terhadap keselamatan beliau, tetapi Nabi menenangkannya dengan keyakinan akan pertolongan Allah. Keterangan tentang Nabi bersama sahabatnya di gua juga disebut dalam Surah At-Taubah ayat 40.

Sesudah tiga malam, Abdullah bin Uraiqith datang sebagai penunjuk jalan bersama unta yang telah disiapkan. Ia dipilih karena kecakapannya mengenal perjalanan. Rombongan kemudian mengambil jalur yang mengarah ke daerah pesisir sebelum bergerak menuju Yatsrib.

Quba dan kedatangan di Madinah

Penduduk Yatsrib menunggu kedatangan Nabi. Beliau mula-mula tiba di Quba, di bagian selatan kawasan kota. Di sana beliau singgah dan mendirikan masjid. Ali kemudian menyusul setelah menyelesaikan urusan di Makkah. Perjalanan dilanjutkan menuju pusat permukiman Yatsrib.

Nabi memasuki kota dengan sambutan penduduk. Banyak keluarga ingin menerima beliau sebagai tamu. Unta beliau berhenti di suatu tempat yang kelak menjadi lokasi Masjid Nabawi. Selama tempat tinggal beliau disiapkan, Nabi menetap di rumah Abu Ayyub al-Anshari.

Yatsrib kemudian dikenal sebagai Madinatun Nabi, kota Nabi, dan lazim disebut Madinah. Orang-orang Muslim yang berhijrah dari Makkah disebut Muhajirin. Muslim Madinah yang menerima dan membantu mereka disebut Ansar. Dua kelompok inilah yang menjadi bagian utama masyarakat baru bersama Nabi.

Mengapa hijrah menjadi titik perubahan?

Di Makkah, Muslim merupakan kelompok yang mendapat tekanan. Di Madinah, mereka mulai membangun masyarakat dengan masjid, tempat tinggal, kegiatan ekonomi, dan hubungan bersama kelompok lain. Hijrah mengubah tempat sekaligus tanggung jawab mereka. Nabi tidak hanya membimbing pengikut yang terpencar, tetapi juga memimpin kehidupan sebuah kota.

Tahun hijrah kelak dijadikan awal perhitungan kalender Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Kalender itu tidak langsung ditetapkan pada malam keberangkatan Nabi. Tahun pertama Hijriah dihitung berdasarkan tahun terjadinya hijrah, sedangkan awal tahunnya menggunakan bulan Muharam. Kedatangan Nabi sendiri berlangsung pada bulan Rabiulawal.

Soal

  1. Mengapa Quraisy berusaha menghentikan hijrah Nabi?
  2. Siapa sahabat yang menemani Nabi berhijrah?
  3. Apa tugas Ali yang masih tinggal di Makkah?
  4. Mengapa rombongan terlebih dahulu menuju selatan?
  5. Berapa malam Nabi dan Abu Bakar berada di Gua Tsur?
  6. Apa peran Abdullah bin Abu Bakar dan Asma?
  7. Siapa penunjuk jalan rombongan?
  8. Di mana Nabi singgah sebelum memasuki pusat Madinah?
  9. Siapa tuan rumah Nabi ketika beliau mulai tinggal di Madinah?
  10. Jelaskan perbedaan Muhajirin dan Ansar.
  11. Mengapa hijrah merupakan perubahan besar bagi Muslim?
  12. Apakah bulan hijrah Nabi sama dengan bulan pertama kalender Hijriah?

Glosarium · Garis waktu · Kunci jawaban di akhir buku

Rujukan pelajaran

Catat bacaanmu

Tarikh Islam TEMAS — Kelas 1 SMP · Hijrah: Perjalanan dari Makkah ke Madinah

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Tarikh Islam TEMAS — Kelas 1 SMP · Hijrah: Perjalanan dari Makkah ke MadinahTarikh Islam TEMAS — Kelas 1 SMP

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan