Bahaya dan pendidikan sejak dini
المقتطفات 3
Syair
مَنْ لَاعَبَ الثُّعْبَانَ فِي كَفِّهِ # هَيْهَاتَ أَنْ يَسْلَمَ مِنْ لَسْعَتِهِ
إِنَّ الْغُصُونَ إِذَا قَوَّمْتَهَا اعْتَدَلَتْ # وَلَا يَلِينُ إِذَا قَوَّمْتَهُ الْخَشَبُ
إِنَّ الْغُصُونَ إِذَا قَوَّمْتَهَا اعْتَدَلَتْ # وَلَا يَلِينُ إِذَا قَوَّمْتَهُ الْخَشَبُ
MAKNA INDONESIA
Jangan bermain dengan bahaya, dan biasakan pendidikan karakter sejak dini ketika diri masih mudah dibentuk.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
مَنْ لاَعَبَ الثُعْبَانَ فيِ كَفِّهِ — Siapa yang bermain-main dengan ular di telapak tangannya
هَيْهَاتَ أَنْ يَسْلَمَ مِنْ لَسْعَتِهِ — jauh kemungkinan ia selamat dari gigitannya
إِنَّ الغُصُوْنَ — sesungguhnya ranting-ranting
إِذَا قَوَّمْتَهَا اعْتَدَلَتْ — apabila engkau meluruskannya, menjadi lurus
وَلاَيَلِيْنُ إِذَا قَوَّمْتَهُ الخَشَبَ — sedangkan kayu tidak melunak ketika engkau meluruskannya
هَيْهَاتَ أَنْ يَسْلَمَ مِنْ لَسْعَتِهِ — jauh kemungkinan ia selamat dari gigitannya
إِنَّ الغُصُوْنَ — sesungguhnya ranting-ranting
إِذَا قَوَّمْتَهَا اعْتَدَلَتْ — apabila engkau meluruskannya, menjadi lurus
وَلاَيَلِيْنُ إِذَا قَوَّمْتَهُ الخَشَبَ — sedangkan kayu tidak melunak ketika engkau meluruskannya
Penjelasan / syarah
Bait pertama memperingatkan orang yang sengaja mendekati bahaya: bermain dengan ular membuat keselamatan sulit diharapkan. Bait kedua membandingkan ranting yang masih mudah dibentuk dengan kayu yang sudah keras, sebagai gambaran manfaat membiasakan kebaikan sejak dini. Perumpamaan itu tidak berarti orang dewasa sama sekali tidak dapat berubah.
لَاعَبَ berarti bermain-main dengan sesuatu, dan هَيْهَاتَ menyatakan jauhnya kemungkinan. لَسْعَةٌ secara dasar ialah sengatan; dalam konteks ular artinya dipahami sebagai gigitan. قَوَّمَ berarti meluruskan dan اعْتَدَلَ menjadi lurus. Dua bait membawa pesan yang berbeda tetapi berhubungan: jangan meremehkan bahaya dan jangan menunda pembentukan kebiasaan baik.
لَاعَبَ berarti bermain-main dengan sesuatu, dan هَيْهَاتَ menyatakan jauhnya kemungkinan. لَسْعَةٌ secara dasar ialah sengatan; dalam konteks ular artinya dipahami sebagai gigitan. قَوَّمَ berarti meluruskan dan اعْتَدَلَ menjadi lurus. Dua bait membawa pesan yang berbeda tetapi berhubungan: jangan meremehkan bahaya dan jangan menunda pembentukan kebiasaan baik.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
مَنْ لاَعَبَ الثُعْبَانَ فيِ كَفِّهِ — Who plays with a snake in the palm of his hand
هَيْهَاتَ أَنْ يَسْلَمَ مِنْ لَسْعَتِهِ — there is a remote possibility that he survived the bite
إِنَّ الغُصُوْنَ — are actually branches
إِذَا قَوَّمْتَهَا اعْتَدَلَتْ — when you straighten it, it becomes straight
وَلاَيَلِيْنُ إِذَا قَوَّمْتَهُ الخَشَبَ — whereas wood does not soften when you straighten it
هَيْهَاتَ أَنْ يَسْلَمَ مِنْ لَسْعَتِهِ — there is a remote possibility that he survived the bite
إِنَّ الغُصُوْنَ — are actually branches
إِذَا قَوَّمْتَهَا اعْتَدَلَتْ — when you straighten it, it becomes straight
وَلاَيَلِيْنُ إِذَا قَوَّمْتَهُ الخَشَبَ — whereas wood does not soften when you straighten it
Terjemahan utuh
One who plays with a snake in the palm of their hand is unlikely to escape its bite. Young branches become straight when you straighten them, but hardened wood will not bend when you try to straighten it.
Pelajaran untuk santri
Santri TEMAS dapat menerapkannya dengan berpikir sebelum bertindak, bermusyawarah, menimbang akibat, dan tidak mudah terpancing kabar atau emosi.
Latihan
1. Apa pelajaran dari orang yang bermain dengan ular di tangannya?
2. Mengapa ranting muda dibandingkan dengan kayu yang sudah keras?
3. Apa contoh penerapan pesan bait kedua?
2. Mengapa ranting muda dibandingkan dengan kayu yang sudah keras?
3. Apa contoh penerapan pesan bait kedua?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Sengaja bermain dengan bahaya membuat seseorang sulit terhindar dari akibatnya.
2. Untuk menggambarkan bahwa pembiasaan lebih mudah dibentuk sejak dini.
3. Contoh: membiasakan kejujuran dan disiplin sejak kecil secara konsisten.
2. Untuk menggambarkan bahwa pembiasaan lebih mudah dibentuk sejak dini.
3. Contoh: membiasakan kejujuran dan disiplin sejak kecil secara konsisten.
Sumber & status penelaahan
Pengarang / sumber belum dicantumkan. · halaman 161
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.