Bekal bagi Jiwa
قُوتُ الرُّوحِ
Syair · Abu Ishaq al-Ilbiri, Ta’iyyah; pembacaan edisi Amr ibn Haiman, 2022, bersumber pada Diwan al-Ilbiri
فَوَاظِبْهُ وَخُذْ بِالْجِدِّ فِيهِ # فَإِنْ أَعْطَاكَهُ اللَّهُ أَخَذْتَا
Jiwa memerlukan pengertian sebagaimana tubuh memerlukan makanan. Tekuni belajar dengan sungguh-sungguh dan syukuri kesempatan yang Allah berikan.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Bait 2: Tekunilah ilmu dan jalankan dengan sungguh-sungguh; jika Allah memberikannya kepadamu, engkau menerimanya.
Penjelasan / syarah
Ilmu menjadi makanan batin melalui perumpamaan قوت الروح. Dhamir pada فواظبه mengacu kepada ilmu dalam rangkaian puisi. Menekankan kebutuhan batin tidak berarti mengabaikan makan dan minum; keduanya tetap diperlukan.
KOSAKATA
قُوتُ — bekal makanan
أَرْوَاحُ الْمَعَانِي — sari atau daya hidup makna
وَاظِبْهُ — tekunilah
الْجِدِّ — kesungguhan
TARGET
Hafalkan seluruh petikan; jelaskan makna setiap bait, satu kiasan, dan satu penerapannya.
SUMBER DAN REDAKSI
Abu Ishaq al-Ilbiri, Ta’iyyah; pembacaan edisi Amr ibn Haiman, 2022, bersumber pada Diwan al-Ilbiri
Ta’iyyah, bait 17–18 dalam edisi yang dicantumkan.
https://amribnhaiman.blogspot.com/2022/12/pdf.html?hl=ar
Petikan syair asli; judul, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Redaksi dicocokkan pada 14 Oktober 2026; status pengelola tetap perlu_verifikasi.
Pelajaran untuk santri
Latihan
2. Jelaskan pesan utama serta satu keindahan ungkapan dalam petikan.
3. Berikan contoh penerapan di pesantren, lalu sampaikan nasihat satu menit dengan satu bait dan penyebutan penyair.
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
2. Ilmu menjadi makanan batin melalui perumpamaan قوت الروح. Dhamir pada فواظبه mengacu kepada ilmu dalam rangkaian puisi. Menekankan kebutuhan batin tidak berarti mengabaikan makan dan minum; keduanya tetap diperlukan.
3. Santri menyiapkan pertanyaan saat membaca dan mengulang makna pelajaran, bukan hanya hadir di ruang kelas. Nasihat menyertakan satu kegiatan belajar yang dapat dikerjakan setiap hari. Nilai ketepatan petikan, atribusi, penjelasan dan kelayakan tindakan; contoh lain yang beralasan dapat diterima.
Sumber & status penelaahan
Abu Ishaq al-Ilbiri, Ta’iyyah; pembacaan edisi Amr ibn Haiman, 2022, bersumber pada Diwan al-Ilbiri
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.