Jati diri melalui adab dan karya
المقتطفات 4
Syair
إِذَا انْتَمَى مُنْتَمٍ إِلَى أَحَدٍ # فَإِنَّنِي مُنْتَمٍ إِلَى أَدَبِي
إِنَّ الْفَتَى مَنْ يَقُولُ هَا أَنَا ذَا # وَلَيْسَ الْفَتَى مَنْ يَقُولُ كَانَ أَبِي
إِنَّ الْفَتَى مَنْ يَقُولُ هَا أَنَا ذَا # وَلَيْسَ الْفَتَى مَنْ يَقُولُ كَانَ أَبِي
MAKNA INDONESIA
Bangun kehormatan melalui adab dan karya sendiri, bukan membanggakan nama keluarga.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
إِذَا انْتَمَـى مُنْتَمٍ إِلىَ أَحَدٍ — Jika seseorang menyandarkan dirinya kepada orang tertentu
فَإِنَّنِيْ مُنْتَمٍ إِلـىَ أَدَبِي — maka aku menyandarkan diri kepada adabku
إِنَّ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — sesungguhnya pemuda sejati ialah yang berkata
ها أَنَا ذَا — inilah aku
وَلَيْسَ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — dan bukan pemuda sejati yang berkata
كَانَ أَبِي — dahulu ayahku [begini]
فَإِنَّنِيْ مُنْتَمٍ إِلـىَ أَدَبِي — maka aku menyandarkan diri kepada adabku
إِنَّ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — sesungguhnya pemuda sejati ialah yang berkata
ها أَنَا ذَا — inilah aku
وَلَيْسَ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — dan bukan pemuda sejati yang berkata
كَانَ أَبِي — dahulu ayahku [begini]
Penjelasan / syarah
Dua bait membedakan kehormatan yang diusahakan melalui adab dan kemampuan sendiri dari kebanggaan yang hanya meminjam nama keluarga. Ungkapan “inilah aku” menuntut bukti pada tindakan, bukan sekadar memperbesar pujian terhadap diri. Menghormati orang tua tetap baik; yang dikritik ialah menjadikan prestasi leluhur pengganti tanggung jawab pribadi.
انْتَمَى إِلَى berarti menyandarkan diri atau mengaku memiliki hubungan dengan sesuatu. مُنْتَمٍ adalah orang yang melakukan penyandaran tersebut. هَا أَنَا ذَا merupakan ungkapan penunjukan “inilah aku”, sedangkan كَانَ أَبِي sengaja dibiarkan sebagai ucapan kebanggaan yang dapat diteruskan dengan berbagai prestasi ayah. Pokoknya adalah adab serta capaian pribadi, bukan sekadar kemampuan mengurus kebutuhan sendiri.
انْتَمَى إِلَى berarti menyandarkan diri atau mengaku memiliki hubungan dengan sesuatu. مُنْتَمٍ adalah orang yang melakukan penyandaran tersebut. هَا أَنَا ذَا merupakan ungkapan penunjukan “inilah aku”, sedangkan كَانَ أَبِي sengaja dibiarkan sebagai ucapan kebanggaan yang dapat diteruskan dengan berbagai prestasi ayah. Pokoknya adalah adab serta capaian pribadi, bukan sekadar kemampuan mengurus kebutuhan sendiri.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
إِذَا انْتَمَـى مُنْتَمٍ إِلىَ أَحَدٍ — If someone relies on a certain person
فَإِنَّنِيْ مُنْتَمٍ إِلـىَ أَدَبِي — so I rely on my adab
إِنَّ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — in fact the true youth is the one who speaks
ها أَنَا ذَا — here I am
وَلَيْسَ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — and not a real young man said
كَانَ أَبِي — my father used to be [like this]
فَإِنَّنِيْ مُنْتَمٍ إِلـىَ أَدَبِي — so I rely on my adab
إِنَّ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — in fact the true youth is the one who speaks
ها أَنَا ذَا — here I am
وَلَيْسَ الفَتَى مَنْ يَقُوْلُ — and not a real young man said
كَانَ أَبِي — my father used to be [like this]
Terjemahan utuh
If someone takes pride in belonging to another person, I take pride in my own good conduct. The worthy young person says, "Here I am," rather than, "My father used to be someone."
Pelajaran untuk santri
Santri TEMAS belajar menunjukkan adab dan tanggung jawab melalui perbuatan sendiri, menghormati keluarga tanpa membanggakan nasab, serta tidak meminta keistimewaan hanya karena kedudukan orang tua.
Latihan
1. Kepada apa penutur menyandarkan kehormatannya?
2. Apa perbedaan antara هَا أَنَا ذَا dan كَانَ أَبِي dalam pesan syair?
3. Bagaimana menerapkan pesan tersebut tanpa mengurangi hormat kepada keluarga?
2. Apa perbedaan antara هَا أَنَا ذَا dan كَانَ أَبِي dalam pesan syair?
3. Bagaimana menerapkan pesan tersebut tanpa mengurangi hormat kepada keluarga?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Kepada adabnya.
2. Yang pertama menunjukkan kemampuan atau karya diri sendiri; yang kedua hanya membanggakan keadaan orang tua.
3. Contoh: menghormati jasa keluarga sambil membangun prestasi dan akhlak sendiri.
2. Yang pertama menunjukkan kemampuan atau karya diri sendiri; yang kedua hanya membanggakan keadaan orang tua.
3. Contoh: menghormati jasa keluarga sambil membangun prestasi dan akhlak sendiri.
Sumber & status penelaahan
Pengarang / sumber belum dicantumkan. · halaman 161
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.