Mengikat ilmu dengan tulisan
قال الإمام الشافعي
Syair · Imam al-Syafii
الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ # قَيِّدْ صُيُودَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَةِ
فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيدَ غَزَالَةً # وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلَائِقِ طَالِقَةً
فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيدَ غَزَالَةً # وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلَائِقِ طَالِقَةً
MAKNA INDONESIA
Catat ilmu agar tidak hilang seperti buruan yang dilepas kembali.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
العِلْمُ صَيْدٌ — Ilmu adalah buruan
وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ — dan tulisan adalah pengikatnya
قَيِّدْ صُيُوْدَكَ — ikatlah buruan-buruanmu
بِالحِبَالِ الوَاثِقَةِ — dengan tali-tali yang kuat
فَمِنَ الحَمَاقَةِ — karena termasuk kebodohan
أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً — jika engkau memburu seekor kijang
وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الخَلاَئِقِ طَالِقَةً — lalu membiarkannya lepas di antara makhluk-makhluk
وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ — dan tulisan adalah pengikatnya
قَيِّدْ صُيُوْدَكَ — ikatlah buruan-buruanmu
بِالحِبَالِ الوَاثِقَةِ — dengan tali-tali yang kuat
فَمِنَ الحَمَاقَةِ — karena termasuk kebodohan
أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً — jika engkau memburu seekor kijang
وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الخَلاَئِقِ طَالِقَةً — lalu membiarkannya lepas di antara makhluk-makhluk
Penjelasan / syarah
Ilmu yang baru diperoleh diibaratkan buruan yang sudah berhasil ditangkap. Menulis menjadi tali yang menjaga pengetahuan agar tidak mudah lepas dari ingatan. Bait kedua memperjelas gambaran itu: menangkap kijang lalu membiarkannya lepas sama-sama menyia-nyiakan hasil usaha.
صَيْدٌ dapat berarti kegiatan berburu atau hasil buruan; pada perbandingan ini makna hasil buruan lebih tepat. قَيْدٌ berarti pengikat, dan قَيِّدْ adalah perintah untuk mengikat atau mencatat. الْوَاثِقَةِ menerangkan tali yang kuat, sedangkan طَالِقَةً berarti dalam keadaan lepas. Pesan praktisnya ialah membuat catatan yang jelas dan dapat dibaca kembali, tanpa menganggap pencatatan menggantikan pemahaman.
صَيْدٌ dapat berarti kegiatan berburu atau hasil buruan; pada perbandingan ini makna hasil buruan lebih tepat. قَيْدٌ berarti pengikat, dan قَيِّدْ adalah perintah untuk mengikat atau mencatat. الْوَاثِقَةِ menerangkan tali yang kuat, sedangkan طَالِقَةً berarti dalam keadaan lepas. Pesan praktisnya ialah membuat catatan yang jelas dan dapat dibaca kembali, tanpa menganggap pencatatan menggantikan pemahaman.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
العِلْمُ صَيْدٌ — Knowledge is prey
وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ — and writing is the binding
قَيِّدْ صُيُوْدَكَ — tie up your kills
بِالحِبَالِ الوَاثِقَةِ — with strong ropes
فَمِنَ الحَمَاقَةِ — for it is foolish
أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً — if you hunt a deer
وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الخَلاَئِقِ طَالِقَةً — then let it loose among the creatures
وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ — and writing is the binding
قَيِّدْ صُيُوْدَكَ — tie up your kills
بِالحِبَالِ الوَاثِقَةِ — with strong ropes
فَمِنَ الحَمَاقَةِ — for it is foolish
أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً — if you hunt a deer
وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الخَلاَئِقِ طَالِقَةً — then let it loose among the creatures
Terjemahan utuh
Knowledge is game to be caught, and writing is its tether. Secure what you catch with strong ropes. It is foolish to catch a gazelle and then leave it roaming freely among people.
Pelajaran untuk santri
Di Ponpes TEMAS, pesan ini menguatkan budaya talaqqi, muthalaah, mencatat pelajaran, murajaah, dan mengamalkan ilmu di bawah bimbingan kiai serta ustaz.
Latihan
1. Dengan apa ilmu dan tulisan diumpamakan dalam bait pertama?
2. Apa maksud membiarkan kijang tangkapan tetap terlepas?
3. Bagaimana menerapkan pesan syair setelah mengikuti pelajaran?
2. Apa maksud membiarkan kijang tangkapan tetap terlepas?
3. Bagaimana menerapkan pesan syair setelah mengikuti pelajaran?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Ilmu sebagai buruan dan tulisan sebagai pengikatnya.
2. Perumpamaan bagi orang yang memperoleh ilmu tetapi tidak menjaga agar ilmu itu tetap diingat.
3. Contoh: mencatat pokok pelajaran dengan jelas dan membacanya kembali.
2. Perumpamaan bagi orang yang memperoleh ilmu tetapi tidak menjaga agar ilmu itu tetap diingat.
3. Contoh: mencatat pokok pelajaran dengan jelas dan membacanya kembali.
Sumber & status penelaahan
Imam al-Syafii · halaman 162
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.