Menjaga martabat dan rasa malu
لأَبِي تَمَامٍ
Syair · Abu Tammam
إِذَا جَارَيْتَ فِي خُلُقٍ دَنِيئًا # فَأَنْتَ وَمَنْ تُجَارِيهِ سَوَاءُ
وَمَا مِنْ شِدَّةٍ إِلَّا سَيَأْتِي # لَهَا مِنْ بَعْدِ شِدَّتِهَا رَخَاءُ
يَعِيشُ الْمَرْءُ مَا اسْتَحْيَا بِخَيْرٍ # وَيَبْقَى الْعُودُ مَا بَقِيَ اللِّحَاءُ
فَلَا وَاللَّهِ مَا فِي الْعَيْشِ خَيْرٌ # وَلَا الدُّنْيَا إِذَا ذَهَبَ الْحَيَاءُ
إِذَا لَمْ تَخْشَ عَاقِبَةَ اللَّيَالِي # وَلَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا تَشَاءُ
وَمَا مِنْ شِدَّةٍ إِلَّا سَيَأْتِي # لَهَا مِنْ بَعْدِ شِدَّتِهَا رَخَاءُ
يَعِيشُ الْمَرْءُ مَا اسْتَحْيَا بِخَيْرٍ # وَيَبْقَى الْعُودُ مَا بَقِيَ اللِّحَاءُ
فَلَا وَاللَّهِ مَا فِي الْعَيْشِ خَيْرٌ # وَلَا الدُّنْيَا إِذَا ذَهَبَ الْحَيَاءُ
إِذَا لَمْ تَخْشَ عَاقِبَةَ اللَّيَالِي # وَلَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا تَشَاءُ
MAKNA INDONESIA
Jangan turun ke akhlak buruk lawan; pelihara kesabaran dan rasa malu sebagai penjaga kemanusiaan.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
إِذاَ جاَرَيْتَ فيِ خُلُقٍ دَنِيْئًا — Jika engkau mengikuti orang rendah dalam akhlaknya,
فَأَنْتَ وَمَنْ تُجَارِيْهِ سَـوَاءُ — maka engkau dan orang yang kauikuti itu sama.
وَمَامِنْ شِدَّةٍ إِلاَّ سَيَـأْتيِ — Tidak ada kesulitan kecuali akan datang
لَهَا مِنْ بَعْدِ شِدَّتهِاَ رَخَـاءُ — kelapangan baginya setelah kesulitan itu.
يَعِيْشُ الْمَرْءُ مَا اسْتَحْياَ بِخَيْرٍ — Seseorang hidup dalam kebaikan selama memiliki rasa malu,
ويَبْقَى العُوْدُ مَابَقِيَ اللِّحَاءُ — dan batang tetap bertahan selama kulitnya masih ada.
فَلاَ وَاللهِ — Maka tidak, demi Allah,
مَافيِ العَيْشِ خَيْرٌ وَلاَ الدُّنْيَا — tidak ada kebaikan dalam kehidupan maupun dunia
إِذاَ ذَهَبَ الحَيَاءُ — apabila rasa malu telah hilang.
إِذَا لَمْ تَخْشَ عَاقِبَةَ اللَّيَالِي — Jika engkau tidak takut akibat perjalanan hari-hari,
وَلَمْ تَسْتَحِ — dan tidak merasa malu,
فَاصْنَعْ مَاتَشَاءُ — maka lakukanlah apa yang kaukehendaki.
فَأَنْتَ وَمَنْ تُجَارِيْهِ سَـوَاءُ — maka engkau dan orang yang kauikuti itu sama.
وَمَامِنْ شِدَّةٍ إِلاَّ سَيَـأْتيِ — Tidak ada kesulitan kecuali akan datang
لَهَا مِنْ بَعْدِ شِدَّتهِاَ رَخَـاءُ — kelapangan baginya setelah kesulitan itu.
يَعِيْشُ الْمَرْءُ مَا اسْتَحْياَ بِخَيْرٍ — Seseorang hidup dalam kebaikan selama memiliki rasa malu,
ويَبْقَى العُوْدُ مَابَقِيَ اللِّحَاءُ — dan batang tetap bertahan selama kulitnya masih ada.
فَلاَ وَاللهِ — Maka tidak, demi Allah,
مَافيِ العَيْشِ خَيْرٌ وَلاَ الدُّنْيَا — tidak ada kebaikan dalam kehidupan maupun dunia
إِذاَ ذَهَبَ الحَيَاءُ — apabila rasa malu telah hilang.
إِذَا لَمْ تَخْشَ عَاقِبَةَ اللَّيَالِي — Jika engkau tidak takut akibat perjalanan hari-hari,
وَلَمْ تَسْتَحِ — dan tidak merasa malu,
فَاصْنَعْ مَاتَشَاءُ — maka lakukanlah apa yang kaukehendaki.
Penjelasan / syarah
Syair memperingatkan agar seseorang tidak meniru akhlak rendah lawannya, lalu mengajak bertahan dalam kesulitan dan menjaga rasa malu. Perbandingan batang dengan kulitnya menggambarkan fungsi rasa malu sebagai pelindung perilaku. الحَيَاءُ di sini berkaitan dengan keengganan melakukan keburukan, bukan rasa minder ketika bertanya atau menyampaikan pendapat.
جَارَيْتَ berarti mengikuti atau mengimbangi tindakan seseorang; اللِّحَاءُ ialah kulit batang, dan رَخَاءٌ berarti keadaan lapang. Penutup فَاصْنَعْ مَا تَشَاءُ berbentuk perintah tetapi berfungsi sebagai peringatan tentang hilangnya kendali moral, bukan izin berbuat buruk. Ungkapan senada tentang malu tercantum dalam Sahih al-Bukhari 3483 dengan redaksi tersendiri; kesamaan itu tidak menjadikan seluruh rangkaian syair ini sebuah hadis.
جَارَيْتَ berarti mengikuti atau mengimbangi tindakan seseorang; اللِّحَاءُ ialah kulit batang, dan رَخَاءٌ berarti keadaan lapang. Penutup فَاصْنَعْ مَا تَشَاءُ berbentuk perintah tetapi berfungsi sebagai peringatan tentang hilangnya kendali moral, bukan izin berbuat buruk. Ungkapan senada tentang malu tercantum dalam Sahih al-Bukhari 3483 dengan redaksi tersendiri; kesamaan itu tidak menjadikan seluruh rangkaian syair ini sebuah hadis.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
إِذاَ جاَرَيْتَ فيِ خُلُقٍ دَنِيْئًا — If you follow the lowly in morals,
فَأَنْتَ وَمَنْ تُجَارِيْهِ سَـوَاءُ — then you and the person you follow are the same.
وَمَامِنْ شِدَّةٍ إِلاَّ سَيَـأْتيِ — There is no trouble but it will come
لَهَا مِنْ بَعْدِ شِدَّتهِاَ رَخَـاءُ — ease for him after that difficulty.
يَعِيْشُ الْمَرْءُ مَا اسْتَحْياَ بِخَيْرٍ — One lives in goodness as long as one has shame,
ويَبْقَى العُوْدُ مَابَقِيَ اللِّحَاءُ — and the stem survives as long as the bark remains.
فَلاَ وَاللهِ — Then no, by Allah,
مَافيِ العَيْشِ خَيْرٌ وَلاَ الدُّنْيَا — there is no good in life or in the world
إِذاَ ذَهَبَ الحَيَاءُ — when the shame has disappeared.
إِذَا لَمْ تَخْشَ عَاقِبَةَ اللَّيَالِي — If you are not afraid of the consequences of the days,
وَلَمْ تَسْتَحِ — and feel no shame,
فَاصْنَعْ مَاتَشَاءُ — then do what you wish.
فَأَنْتَ وَمَنْ تُجَارِيْهِ سَـوَاءُ — then you and the person you follow are the same.
وَمَامِنْ شِدَّةٍ إِلاَّ سَيَـأْتيِ — There is no trouble but it will come
لَهَا مِنْ بَعْدِ شِدَّتهِاَ رَخَـاءُ — ease for him after that difficulty.
يَعِيْشُ الْمَرْءُ مَا اسْتَحْياَ بِخَيْرٍ — One lives in goodness as long as one has shame,
ويَبْقَى العُوْدُ مَابَقِيَ اللِّحَاءُ — and the stem survives as long as the bark remains.
فَلاَ وَاللهِ — Then no, by Allah,
مَافيِ العَيْشِ خَيْرٌ وَلاَ الدُّنْيَا — there is no good in life or in the world
إِذاَ ذَهَبَ الحَيَاءُ — when the shame has disappeared.
إِذَا لَمْ تَخْشَ عَاقِبَةَ اللَّيَالِي — If you are not afraid of the consequences of the days,
وَلَمْ تَسْتَحِ — and feel no shame,
فَاصْنَعْ مَاتَشَاءُ — then do what you wish.
Terjemahan utuh
If you match a base person's conduct, you become their equal. No hardship is without ease that will come after it. A person lives well while modesty remains, just as a branch survives while its bark remains. By Allah, there is no good in life or in the world when modesty is lost. If you fear no consequences and feel no shame, then do as you wish.
Pelajaran untuk santri
Di Ponpes TEMAS, adab menjadi ruh ilmu: menghormati pengasuh dan guru, menjaga sikap kepada teman, serta menempatkan akhlak di atas gengsi dan latar belakang.
Latihan
1. Apa akibat mengikuti akhlak buruk orang lain menurut bait pertama?
2. Bagaimana rasa malu diumpamakan dalam syair?
3. Apa fungsi kalimat فَاصْنَعْ مَا تَشَاءُ pada akhir teks?
2. Bagaimana rasa malu diumpamakan dalam syair?
3. Apa fungsi kalimat فَاصْنَعْ مَا تَشَاءُ pada akhir teks?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Kita menjadi sama dengannya dalam perilaku buruk tersebut.
2. Seperti kulit yang menjaga kelangsungan sebatang kayu atau pohon.
3. Sebagai peringatan tentang akibat hilangnya rasa malu dan pertimbangan, bukan izin untuk melakukan keburukan.
2. Seperti kulit yang menjaga kelangsungan sebatang kayu atau pohon.
3. Sebagai peringatan tentang akibat hilangnya rasa malu dan pertimbangan, bukan izin untuk melakukan keburukan.
Sumber & status penelaahan
Abu Tammam · halaman 166
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.