Luasnya Persaudaraan
سَعَةُ الْأُخُوَّةِ
Syair · Abu al-Fath al-Busti, Qashidat ‘Unwan al-Hikam; edisi Abd al-Fattah Abu Ghuddah, Maktab al-Mathbu‘at al-Islamiyyah, 1984
وَإِنْ نَبَتْ بِكَ أَوْطَانٌ نَشَأْتَ بِهَا # فَارْحَلْ فَكُلُّ بِلَادِ اللَّهِ أَوْطَانٌ
Kekecewaan pada satu hubungan tidak menutup kesempatan bersahabat. Dunia masih menyediakan perjumpaan dan tempat bertumbuh yang baru.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Bait 2: Jika negeri-negeri tempat engkau tumbuh tidak memberimu ruang, pergilah, sebab seluruh negeri Allah dapat menjadi tanah tempat tinggal.
Penjelasan / syarah
Susunan dua kalimat syarat yang sejajar memperluas pandangan dari satu sahabat ke manusia, dan dari satu tempat ke dunia. Petikan mengajak bangkit dari kekecewaan, bukan memutus persahabatan karena kesalahan kecil atau mewajibkan pergi dari kampung halaman.
KOSAKATA
جَفَاكَ — menjauh atau bersikap dingin kepadamu
خَلِيلٌ — sahabat dekat
تَأْلَفُهُ — engkau akrabi
نَبَتْ بِكَ — tidak memberi tempat yang sesuai bagimu
TARGET
Hafalkan seluruh petikan; jelaskan makna setiap bait, satu kiasan, dan satu penerapannya.
SUMBER DAN REDAKSI
Abu al-Fath al-Busti, Qashidat ‘Unwan al-Hikam; edisi Abd al-Fattah Abu Ghuddah, Maktab al-Mathbu‘at al-Islamiyyah, 1984
‘Unwan al-Hikam, bait 54–55, halaman 42.
https://usul.ai/fa/t/qasidat-cunwan-hukm
Petikan syair asli; judul, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Redaksi dicocokkan pada 14 Oktober 2026; status pengelola tetap perlu_verifikasi.
Pelajaran untuk santri
Latihan
2. Jelaskan pesan utama serta satu keindahan ungkapan dalam petikan.
3. Berikan contoh penerapan di pesantren, lalu sampaikan nasihat satu menit dengan satu bait dan penyebutan penyair.
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
2. Susunan dua kalimat syarat yang sejajar memperluas pandangan dari satu sahabat ke manusia, dan dari satu tempat ke dunia. Petikan mengajak bangkit dari kekecewaan, bukan memutus persahabatan karena kesalahan kecil atau mewajibkan pergi dari kampung halaman.
3. Santri menyelesaikan salah paham dengan baik; jika hubungan tetap menyakiti, ia dapat menetapkan batas dan membangun pertemanan sehat lain. Tidak menggeneralisasi bahwa seluruh orang berteman hanya karena harta. Nilai ketepatan petikan, atribusi, penjelasan dan kelayakan tindakan; contoh lain yang beralasan dapat diterima.
Sumber & status penelaahan
Abu al-Fath al-Busti, Qashidat ‘Unwan al-Hikam; edisi Abd al-Fattah Abu Ghuddah, Maktab al-Mathbu‘at al-Islamiyyah, 1984
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.