Memanfaatkan Kesempatan dan Menjaga Akhlak
اغْتِنَامُ الْفُرَصِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ
Hadis · Dua riwayat: Ibn Abbas (Qashr al-Amal 111/al-Mustadrak 7846) dan Abu Dzarr (Jami‘ al-Tirmidzi 1987)
اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.
Gunakan kesempatan yang tersedia untuk kebaikan. Jagalah ketakwaan di mana pun, perbaiki kesalahan dengan amal baik, dan perlakukan orang dengan akhlak mulia.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Riwayat kedua: Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada; ikutilah keburukan dengan kebaikan, niscaya ia menghapusnya; pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.
Penjelasan / syarah
Dua paragraf merupakan dua riwayat terpisah, bukan satu hadis panjang. Kesempatan dipakai menurut kemampuan; keterbatasan kesehatan atau ekonomi bukan aib. Amal baik menyertai penyesalan dan perbaikan hak orang yang dirugikan.
SUMBER DAN STATUS
Riwayat Ibn Abbas: Ibn Abi al-Dunya, Qashr al-Amal 111; al-Hakim, al-Mustadrak 7846. Al-Saffarini dalam Syarh Kitab al-Syihab 365 menilai sanadnya hasan; jalur lain diriwayatkan mursal dan ada perbedaan penilaian sanad. https://dorar.net/h/r072EMDr?osoul=1
Riwayat Abu Dzarr: Jami‘ al-Tirmidzi 1987. Al-Tirmidzi menyebut hasan sahih; penilaian Darussalam pada halaman rujukan: hasan. https://sunnah.com/tirmidhi:1987
Paragraf lain dalam kumpulan lama tidak disertakan karena sumber dan status masing-masing belum memadai untuk dinisbahkan bersama sebagai hadis. Ini penyuntingan pilihan, bukan vonis bahwa seluruh kalimat yang dilepas pasti palsu.
KOSAKATA
اِغْتَنِمْ: manfaatkan kesempatan; هَرَمِكَ: masa tuamu; سَقَمِكَ: sakitmu; تَمْحُهَا: menghapusnya; خَالِقِ: perlakukanlah dalam pergaulan.
TARGET
Hafalkan kedua riwayat secara terpisah; sebutkan sumber masing-masing dan dua bentuk penerapan.
Pelajaran untuk santri
Latihan
2. Apakah dua paragraf ini merupakan satu hadis? Jelaskan sumber masing-masing.
3. Bagaimana menerapkan nasihat setelah melukai perasaan teman?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
2. Bukan. Pertama riwayat Ibn Abbas dalam Qashr al-Amal/al-Mustadrak; kedua riwayat Abu Dzarr dalam al-Tirmidzi 1987. Penilaian sanad dicatat terpisah.
3. Hentikan perbuatan, akui kesalahan, minta maaf dan perbaiki akibatnya; lakukan kebaikan dengan tulus. Tidak cukup melakukan amal lain sambil terus menyakiti teman.
Sumber & status penelaahan
Dua riwayat: Ibn Abbas (Qashr al-Amal 111/al-Mustadrak 7846) dan Abu Dzarr (Jami‘ al-Tirmidzi 1987) · halaman 167
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.