Kedermawanan, watak, dan ucapan
لِزُهَيْرِ بْنِ أَبِي سُلْمَى
Syair · Zuhair bin Abi Sulma
وَمَنْ يَكُ ذَا فَضْلٍ فَيَبْخَلْ بِفَضْلِهِ # عَلَى قَوْمِهِ يُسْتَغْنَ عَنْهُ وَيُذْمَمِ
وَمَنْ هَابَ أَسْبَابَ الْمَنَايَا يَنَلْنَهُ # وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَّمَاءِ بِسُلَّمِ
وَمَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِئٍ مِنْ خَلِيقَةٍ # وَإِنْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَّاسِ تُعْلَمِ
وَكَائِنْ تَرَى مِنْ صَامِتٍ لَكَ مُعْجِبٍ # زِيَادَتُهُ أَوْ نَقْصُهُ فِي التَّكَلُّمِ
لِسَانُ الْفَتَى نِصْفٌ وَنِصْفٌ فُؤَادُهُ # فَلَمْ يَبْقَ إِلَّا صُورَةُ اللَّحْمِ وَالدَّمِ
وَمَنْ هَابَ أَسْبَابَ الْمَنَايَا يَنَلْنَهُ # وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَّمَاءِ بِسُلَّمِ
وَمَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِئٍ مِنْ خَلِيقَةٍ # وَإِنْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَّاسِ تُعْلَمِ
وَكَائِنْ تَرَى مِنْ صَامِتٍ لَكَ مُعْجِبٍ # زِيَادَتُهُ أَوْ نَقْصُهُ فِي التَّكَلُّمِ
لِسَانُ الْفَتَى نِصْفٌ وَنِصْفٌ فُؤَادُهُ # فَلَمْ يَبْقَ إِلَّا صُورَةُ اللَّحْمِ وَالدَّمِ
MAKNA INDONESIA
Bagikan kelebihan, jangan hidup dikuasai takut, dan jaga hati serta ucapan karena keduanya memperlihatkan jati diri.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
وَمَنْ يَكُ ذَا فَضْلٍ — Siapa memiliki kelebihan,
فَيَبْخَلْ بِفَضْلِهِ عَلَـى قَوْمِهِ — tetapi kikir membagikan kelebihannya kepada kaumnya,
يُسْتَغْنَ عَنْهُ وَيُذْمَمِ — ia tidak lagi dibutuhkan dan akan dicela.
وَمَنْ هَابَ أَسْبَـابَ الْمَنَايَا — Siapa takut terhadap sebab-sebab kematian,
يَنَلْنَهُ — sebab-sebab itu tetap akan menjangkaunya,
وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَمَاءِ بِسُلَّمِ — meskipun ia menaiki jalan-jalan langit dengan tangga.
وَمَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِئٍ مِنْ خَلِيْقَةٍ — Apa pun tabiat yang terdapat pada seseorang,
وَإِنْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَاسِ — meskipun ia mengiranya tersembunyi dari orang-orang,
تُعْلَمِ — akan diketahui.
وَكَائِنْ تَرَى مِنْ صَامِتٍ لَكَ مُعْجِبٍ — Betapa banyak orang diam yang kauanggap mengagumkan,
زِيَادَتُهُ أَوْ نَقْصُهُ فيِ التَكَلُّمِ — kelebihan atau kekurangannya tampak ketika berbicara.
لِسَـانُ الفَتَى نِصْفٌ — Lidah seorang pemuda adalah separuh dirinya,
وَنِصْفٌ فُؤَادُهُ — dan separuhnya ialah hatinya;
فَلَمْ يَبْقَ إِلاَّ صُوْرَةُ اللَّحْمِ وَالدَمِ — maka yang tersisa hanyalah bentuk daging dan darah.
فَيَبْخَلْ بِفَضْلِهِ عَلَـى قَوْمِهِ — tetapi kikir membagikan kelebihannya kepada kaumnya,
يُسْتَغْنَ عَنْهُ وَيُذْمَمِ — ia tidak lagi dibutuhkan dan akan dicela.
وَمَنْ هَابَ أَسْبَـابَ الْمَنَايَا — Siapa takut terhadap sebab-sebab kematian,
يَنَلْنَهُ — sebab-sebab itu tetap akan menjangkaunya,
وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَمَاءِ بِسُلَّمِ — meskipun ia menaiki jalan-jalan langit dengan tangga.
وَمَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِئٍ مِنْ خَلِيْقَةٍ — Apa pun tabiat yang terdapat pada seseorang,
وَإِنْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَاسِ — meskipun ia mengiranya tersembunyi dari orang-orang,
تُعْلَمِ — akan diketahui.
وَكَائِنْ تَرَى مِنْ صَامِتٍ لَكَ مُعْجِبٍ — Betapa banyak orang diam yang kauanggap mengagumkan,
زِيَادَتُهُ أَوْ نَقْصُهُ فيِ التَكَلُّمِ — kelebihan atau kekurangannya tampak ketika berbicara.
لِسَـانُ الفَتَى نِصْفٌ — Lidah seorang pemuda adalah separuh dirinya,
وَنِصْفٌ فُؤَادُهُ — dan separuhnya ialah hatinya;
فَلَمْ يَبْقَ إِلاَّ صُوْرَةُ اللَّحْمِ وَالدَمِ — maka yang tersisa hanyalah bentuk daging dan darah.
Penjelasan / syarah
Lima bait membahas manfaat kelebihan yang dibagikan, ketidakmungkinan menghindari ajal, terbukanya watak, dan peran ucapan dalam memperlihatkan kualitas seseorang. Karena itu, syair tidak hanya berbicara tentang bahaya lidah. Orang yang menahan manfaat dari kaumnya kehilangan penghargaan, sedangkan penampilan diam yang mengagumkan belum cukup untuk menunjukkan isi pikiran.
فَضْلٌ dalam bait pembuka berarti kelebihan yang dapat diberikan; خَلِيقَةٌ berarti tabiat. Kata أَسْبَابَ memiliki konteks berbeda: sebab-sebab yang membawa kematian dan jalan atau sarana untuk mencapai langit. كَائِنْ pada bait keempat digunakan untuk menyatakan banyaknya kejadian, sepadan dengan كَأَيِّنْ atau كَمْ berita. Pembagian manusia menjadi lidah dan hati adalah kiasan: ucapan serta pikiran/perasaan membentuk nilai pribadi, bukan penjelasan anatomi. Bentuk “tetap akan menjangkaunya” menegaskan keterbatasan manusia, bukan anjuran mengabaikan tindakan pencegahan.
فَضْلٌ dalam bait pembuka berarti kelebihan yang dapat diberikan; خَلِيقَةٌ berarti tabiat. Kata أَسْبَابَ memiliki konteks berbeda: sebab-sebab yang membawa kematian dan jalan atau sarana untuk mencapai langit. كَائِنْ pada bait keempat digunakan untuk menyatakan banyaknya kejadian, sepadan dengan كَأَيِّنْ atau كَمْ berita. Pembagian manusia menjadi lidah dan hati adalah kiasan: ucapan serta pikiran/perasaan membentuk nilai pribadi, bukan penjelasan anatomi. Bentuk “tetap akan menjangkaunya” menegaskan keterbatasan manusia, bukan anjuran mengabaikan tindakan pencegahan.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
وَمَنْ يَكُ ذَا فَضْلٍ — Who has the advantage,
فَيَبْخَلْ بِفَضْلِهِ عَلَـى قَوْمِهِ — but the miser shares his surplus with his people,
يُسْتَغْنَ عَنْهُ وَيُذْمَمِ — it is no longer needed and will be discredited.
وَمَنْ هَابَ أَسْبَـابَ الْمَنَايَا — Who fears the causes of death,
يَنَلْنَهُ — those causes will still reach him,
وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَمَاءِ بِسُلَّمِ — although he ascends the heavenly paths by ladder.
وَمَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِئٍ مِنْ خَلِيْقَةٍ — Whatever character a person has,
وَإِنْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَاسِ — even though he thought it was hidden from people,
تُعْلَمِ — will be known.
وَكَائِنْ تَرَى مِنْ صَامِتٍ لَكَ مُعْجِبٍ — How many silent people you find admirable,
زِيَادَتُهُ أَوْ نَقْصُهُ فيِ التَكَلُّمِ — the advantages or disadvantages are visible when speaking.
لِسَـانُ الفَتَى نِصْفٌ — A young man's tongue is half of him,
وَنِصْفٌ فُؤَادُهُ — and half of it is his heart;
فَلَمْ يَبْقَ إِلاَّ صُوْرَةُ اللَّحْمِ وَالدَمِ — then all that remains is the form of flesh and blood.
فَيَبْخَلْ بِفَضْلِهِ عَلَـى قَوْمِهِ — but the miser shares his surplus with his people,
يُسْتَغْنَ عَنْهُ وَيُذْمَمِ — it is no longer needed and will be discredited.
وَمَنْ هَابَ أَسْبَـابَ الْمَنَايَا — Who fears the causes of death,
يَنَلْنَهُ — those causes will still reach him,
وَإِنْ يَرْقَ أَسْبَابَ السَمَاءِ بِسُلَّمِ — although he ascends the heavenly paths by ladder.
وَمَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِئٍ مِنْ خَلِيْقَةٍ — Whatever character a person has,
وَإِنْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَاسِ — even though he thought it was hidden from people,
تُعْلَمِ — will be known.
وَكَائِنْ تَرَى مِنْ صَامِتٍ لَكَ مُعْجِبٍ — How many silent people you find admirable,
زِيَادَتُهُ أَوْ نَقْصُهُ فيِ التَكَلُّمِ — the advantages or disadvantages are visible when speaking.
لِسَـانُ الفَتَى نِصْفٌ — A young man's tongue is half of him,
وَنِصْفٌ فُؤَادُهُ — and half of it is his heart;
فَلَمْ يَبْقَ إِلاَّ صُوْرَةُ اللَّحْمِ وَالدَمِ — then all that remains is the form of flesh and blood.
Terjemahan utuh
One who has bounty but withholds it from their people will be dispensed with and blamed. Whoever fears the causes of death will still be reached by them, even if they climb towards heaven on a ladder. Whatever trait a person possesses will become known, even if they imagine it hidden. Many a silent person impresses you, but speech reveals their greater or lesser worth. Half a person is their tongue and half their heart; what remains is only the form of flesh and blood.
Pelajaran untuk santri
Di lingkungan Ponpes TEMAS yang komunal, menjaga ucapan mencegah ghibah, ejekan, pertengkaran, dan perundungan; sekaligus melatih santri berbicara jujur, santun, dan bermanfaat.
Latihan
1. Apa akibat menahan kelebihan dari masyarakat menurut bait pertama?
2. Apa yang dikatakan teks tentang watak yang disangka tersembunyi?
3. Apa hubungan ucapan dan hati dengan jati diri menurut dua bait terakhir?
2. Apa yang dikatakan teks tentang watak yang disangka tersembunyi?
3. Apa hubungan ucapan dan hati dengan jati diri menurut dua bait terakhir?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Orang tersebut dapat ditinggalkan dan dicela.
2. Pada akhirnya watak itu dapat diketahui orang lain.
3. Ucapan memperlihatkan kelebihan atau kekurangan, dan bersama hati menjadi unsur utama nilai seseorang.
2. Pada akhirnya watak itu dapat diketahui orang lain.
3. Ucapan memperlihatkan kelebihan atau kekurangan, dan bersama hati menjadi unsur utama nilai seseorang.
Sumber & status penelaahan
Zuhair bin Abi Sulma · halaman 169
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.