Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Mahfudzat
TINGKAT 4 / MATERI 6Pergaulan

Harga diri dalam pergaulan

فيِ عِزَّةِ النَفْسِ

Syair · Imam al-Syafii (nisbah dalam dokumen)

BACA & HAFALKAN
وَعَيْنُ الرِّضَا عَنْ كُلِّ عَيْبٍ كَلِيلَةٌ # كَمَا أَنَّ عَيْنَ السُّخْطِ تُبْدِي الْمَسَاوِيَا
وَلَسْتُ بِهَيَّابٍ لِمَنْ لَا يَهَابُنِي # وَلَسْتُ أَرَى لِلْمَرْءِ مَا لَا يَرَى لِيَا
فَإِنْ تَدْنُ مِنِّي تَدْنُ مِنْكَ مَوَدَّتِي # وَإِنْ تَنْأَ عَنِّي تَلْقَنِي عَنْكَ نَائِيَا
كِلَانَا غَنِيٌّ عَنْ أَخِيهِ حَيَاتَهُ # وَنَحْنُ إِذَا مِتْنَا أَشَدُّ تَغَانِيَا
MAKNA INDONESIA

Kasih dan benci memengaruhi penilaian; jaga harga diri dan hubungan yang saling menghormati tanpa bergantung secara tidak sehat.

PAHAMI KALIMATNYA

Arti & penjelasan

Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
وَعَيْنُ الرِّضَا عَنْ كُلِّ عَيْبٍ كَلِيْلَةٌ — Mata keridaan tumpul terhadap setiap kekurangan,
كَمَا أَنَّ عَيْنَ السُخْطِ تُبْدِي الْمَسَاوِيَا — sebagaimana mata kebencian menampakkan keburukan.
وَلَسْتُ بِهَيَّـابٍ لِمَنْ لاَ يَهَابُنِي — Aku bukan orang yang segan kepada orang yang tidak segan kepadaku,
وَلَسْتُ أَرَى لِلْمَرْءِ مَا لاَ يَرَى لِيَـا — dan aku tidak mengakui bagi seseorang apa yang tidak ia akui bagiku.
فَإِنْ تَدْنُ مِنِّيْ — Jika engkau mendekat kepadaku,
تَدْنُ مِنْكَ مَوَدَّتِي — kasih sayangku akan mendekat kepadamu;
وَإِنْ تَنْأَ عَنِّيْ — dan jika engkau menjauh dariku,
تَلْقَنِيْ عَنْكَ نَائِيَا — engkau akan mendapatiku menjauh darimu.
كِلاَنَا غَنِيٌّ عَنْ أَخِيْهِ حَيَاتَهُ — Masing-masing dari kita tidak bergantung pada yang lain sepanjang hidupnya,
وَنَحْنُ إِذَا مِتْنَا أَشَدُّ تَغَانِيَـا — dan ketika mati, kita lebih tidak saling membutuhkan.
Penjelasan / syarah
Bait pertama menunjukkan bahwa perasaan memengaruhi penilaian: orang yang disukai tampak memiliki sedikit cacat, sedangkan orang yang dibenci mudah tampak buruk. Bait-bait berikutnya memakai suara “aku” untuk menyatakan hubungan yang menghendaki penghargaan timbal balik. Kedekatan dibalas kedekatan, sedangkan jarak diterima dengan menjaga kemandirian.

كَلِيلَةٌ berarti tumpul atau lemah melihat, bukan sama sekali tidak memiliki mata. هَيَّابٍ menunjukkan sifat sangat gentar atau segan. تَدْنُ dan تَنْأَ berarti mendekat dan menjauh; pertentangan keduanya memperjelas pilihan sikap pembicara. تَغَانِيًا berarti saling merasa tidak membutuhkan. Penutup memakai kenyataan perpisahan karena kematian untuk merelatifkan ketergantungan, bukan untuk menolak semua tolong-menolong. Pernyataan “aku tidak mengakui… apa yang tidak ia akui bagiku” menyangkut timbal balik penghargaan, bukan tuntutan atas nama orang lain.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh

Draf Inggris · perlu ditinjau

Arti kata / frasa

وَعَيْنُ الرِّضَا عَنْ كُلِّ عَيْبٍ كَلِيْلَةٌ — Eyes of dull contentment towards every deficiency,
كَمَا أَنَّ عَيْنَ السُخْطِ تُبْدِي الْمَسَاوِيَا — as the eyes of hatred reveal ugliness.
وَلَسْتُ بِهَيَّـابٍ لِمَنْ لاَ يَهَابُنِي — I am not a person who is reluctant to people who are not reluctant to me,
وَلَسْتُ أَرَى لِلْمَرْءِ مَا لاَ يَرَى لِيَـا — and I do not acknowledge to a man what he does not acknowledge to me.
فَإِنْ تَدْنُ مِنِّيْ — If you draw near to me,
تَدْنُ مِنْكَ مَوَدَّتِي — my affection will draw near to you;
وَإِنْ تَنْأَ عَنِّيْ — and if you walk away from me,
تَلْقَنِيْ عَنْكَ نَائِيَا — you will find me far away from you.
كِلاَنَا غَنِيٌّ عَنْ أَخِيْهِ حَيَاتَهُ — Each of us is independent of the others throughout his life,
وَنَحْنُ إِذَا مِتْنَا أَشَدُّ تَغَانِيَـا — and when we die, we need each other less.

Terjemahan utuh

The eye of affection is dull to every fault, just as the eye of resentment reveals shortcomings. I do not stand in awe of one who has no regard for me, nor grant someone a consideration they will not grant me. If you draw near to me, my affection draws near to you; if you distance yourself, you will find me distant too. Each of us can live without the other, and after death we will be even less in need of one another.
BAWA KE KESEHARIAN

Pelajaran untuk santri

Pesan ini relevan untuk membangun ukhuwah kamar dan kelas di Ponpes TEMAS: memilih teman baik, saling menasihati, setia saat sulit, dan tetap menghargai kekurangan sesama.
UJI PEMAHAMAN

Latihan

1. Bagaimana rasa suka dan rasa marah memengaruhi penilaian pada bait pertama?

2. Pola hubungan seperti apa yang digambarkan penutur pada bait ketiga?

3. Apa pelajaran untuk menilai teman secara lebih adil?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Rasa suka cenderung menutupi kekurangan, sedangkan rasa marah cenderung menonjolkannya.

2. Kedekatan dibalas dengan kasih, sedangkan jarak dibalas dengan menjaga jarak.

3. Contoh: memeriksa perilakunya berdasarkan kenyataan dan tidak membiarkan rasa suka atau marah menjadi satu-satunya ukuran.
Sumber & status penelaahan

Imam al-Syafii (nisbah dalam dokumen) · halaman 169

Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Mahfudzat · Tingkat 4 · Materi 6 · Harga diri dalam pergaulan

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan