Kesungguhan dan menjaga rencana
قال صَلاَحُ الدِيْنِ الصَفَدِي
Syair · Salahuddin al-Safadi
الْجَدُّ بِالْجِدِّ وَالْحِرْمَانُ بِالْكَسَلِ # فَانْصَبْ تُصِبْ عَنْ قَرِيبٍ غَايَةَ الْأَمَلِ
وَاصْبِرْ عَلَى كُلِّ مَا يَأْتِي الزَّمَانُ بِهِ # صَبْرَ الْحُسَامِ بِكَفِّ الدَّارِعِ الْبَطَلِ
وَإِنْ بُلِيتَ بِشَخْصٍ لَاخَلَاقَ لَهُ # فَكُنْ كَأَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ وَلَمْ يَقُلِ
وَلَا يَغُرَّنَّكَ مَنْ تَبْدُو بَشَاشَتُهُ # مِنْهُ إِلَيْكَ فَإِنَّ السُّمَّ فِي الدَّسَمِ
وَإِنْ أَرَدْتَ نَجَاحًا أَوْ بُلُوغَ مُنًى # فَاكْتُمْ أُمُورَكَ عَنْ حَافٍ وَمُنْتَعِلِ
وَاصْبِرْ عَلَى كُلِّ مَا يَأْتِي الزَّمَانُ بِهِ # صَبْرَ الْحُسَامِ بِكَفِّ الدَّارِعِ الْبَطَلِ
وَإِنْ بُلِيتَ بِشَخْصٍ لَاخَلَاقَ لَهُ # فَكُنْ كَأَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ وَلَمْ يَقُلِ
وَلَا يَغُرَّنَّكَ مَنْ تَبْدُو بَشَاشَتُهُ # مِنْهُ إِلَيْكَ فَإِنَّ السُّمَّ فِي الدَّسَمِ
وَإِنْ أَرَدْتَ نَجَاحًا أَوْ بُلُوغَ مُنًى # فَاكْتُمْ أُمُورَكَ عَنْ حَافٍ وَمُنْتَعِلِ
MAKNA INDONESIA
Kerja keras, sabar, tidak reaktif, kewaspadaan, dan menjaga rencana adalah keterampilan penting dalam organisasi.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
الجَدُّ بِالجِدِّ — Keberuntungan diraih dengan kesungguhan,
وَالحِرْمَانُ بِالكَسَلِ — dan kegagalan memperoleh harapan terjadi karena kemalasan;
فَانْصَبْ تُصِبْ عَنْ قَرِيْبٍ — maka berjerih payahlah, engkau akan segera mencapai
غَايَةَ الأَمَلِ — puncak harapan.
وَاصْبِرْ عَلَى كُلِّ مَا يَأْتِي الزَمَانُ بِهِ — Bersabarlah menghadapi segala yang dibawa oleh zaman,
صَبْرَ الحُسَـامِ بِكَفِّ الدَارِعِ البَطَلِ — seperti keteguhan pedang di genggaman pahlawan berbaju zirah.
وَإِنْ بُلِيْتَ بِشَخْصٍ لاَخَلاَقَ لَهُ — Jika engkau diuji dengan orang yang tidak memiliki bagian kebaikan,
فَكُنْ كَأَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ — maka bersikaplah seakan-akan engkau tidak mendengar,
وَلَمْ يَقُلِ — dan ia tidak berkata apa-apa.
وَلاَيَغُرَّنَّكَ مَنْ تَبْدُوْ بَشَاشَتُهُ مِنْهُ إِلَيْكَ — Janganlah tertipu oleh orang yang menunjukkan wajah ramah kepadamu,
فَإِنَّ السُمَّ فيِ الدَّسَمِ — sebab racun dapat berada dalam makanan berlemak.
وَإِنْ أَرَدْتَ نَجَـاحًا — Jika engkau menghendaki keberhasilan
أَوْ بُلُوْغَ مُنًى — atau tercapainya angan-angan,
فَاكْتُمْ أُمُوْرَكَ — maka simpanlah urusan-urusanmu
عَنْ حَـافٍ وَمُنْتَعِلِ — dari orang bertelanjang kaki maupun yang beralas kaki.
وَالحِرْمَانُ بِالكَسَلِ — dan kegagalan memperoleh harapan terjadi karena kemalasan;
فَانْصَبْ تُصِبْ عَنْ قَرِيْبٍ — maka berjerih payahlah, engkau akan segera mencapai
غَايَةَ الأَمَلِ — puncak harapan.
وَاصْبِرْ عَلَى كُلِّ مَا يَأْتِي الزَمَانُ بِهِ — Bersabarlah menghadapi segala yang dibawa oleh zaman,
صَبْرَ الحُسَـامِ بِكَفِّ الدَارِعِ البَطَلِ — seperti keteguhan pedang di genggaman pahlawan berbaju zirah.
وَإِنْ بُلِيْتَ بِشَخْصٍ لاَخَلاَقَ لَهُ — Jika engkau diuji dengan orang yang tidak memiliki bagian kebaikan,
فَكُنْ كَأَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ — maka bersikaplah seakan-akan engkau tidak mendengar,
وَلَمْ يَقُلِ — dan ia tidak berkata apa-apa.
وَلاَيَغُرَّنَّكَ مَنْ تَبْدُوْ بَشَاشَتُهُ مِنْهُ إِلَيْكَ — Janganlah tertipu oleh orang yang menunjukkan wajah ramah kepadamu,
فَإِنَّ السُمَّ فيِ الدَّسَمِ — sebab racun dapat berada dalam makanan berlemak.
وَإِنْ أَرَدْتَ نَجَـاحًا — Jika engkau menghendaki keberhasilan
أَوْ بُلُوْغَ مُنًى — atau tercapainya angan-angan,
فَاكْتُمْ أُمُوْرَكَ — maka simpanlah urusan-urusanmu
عَنْ حَـافٍ وَمُنْتَعِلِ — dari orang bertelanjang kaki maupun yang beralas kaki.
Penjelasan / syarah
Syair menghubungkan keberhasilan dengan kesungguhan, ketahanan menghadapi kesulitan, kemampuan tidak terpancing orang buruk, kewaspadaan terhadap keramahan yang menipu, dan kehati-hatian membuka rencana. Pedang di tangan pahlawan menjadi gambaran keteguhan ketika menghadapi tekanan. Racun dalam makanan yang tampak lezat mengingatkan bahwa penampilan menyenangkan belum cukup untuk memastikan niat baik.
الجَدُّ dengan fathah berarti keberuntungan atau bagian nasib baik, sedangkan الجِدِّ dengan kasrah berarti kesungguhan; kemiripan bunyi keduanya membentuk permainan kata yang hilang bila keduanya diterjemahkan “kesungguhan”. الحِرْمَانُ ialah tidak memperoleh sesuatu yang diharapkan. الحُسَامُ adalah pedang tajam dan الدَّارِعُ orang yang memakai zirah. لاَ خَلاَقَ لَهُ secara harfiah berarti tidak mempunyai bagian kebaikan, yang dalam konteks ini menggambarkan buruknya perangai.
حَافٍ وَمُنْتَعِلِ secara harfiah menyebut orang tanpa alas kaki dan orang beralas kaki; pasangan ini mencakup siapa saja, bukan dua kelompok yang harus dimusuhi. Penutup menasihati pembaca agar tidak mengumbar semua rencana. Kehati-hatian tersebut dapat dijalankan dengan memilih orang yang tepat untuk diajak bermusyawarah, sehingga menjaga rencana tidak harus berarti menolak seluruh bantuan atau nasihat.
الجَدُّ dengan fathah berarti keberuntungan atau bagian nasib baik, sedangkan الجِدِّ dengan kasrah berarti kesungguhan; kemiripan bunyi keduanya membentuk permainan kata yang hilang bila keduanya diterjemahkan “kesungguhan”. الحِرْمَانُ ialah tidak memperoleh sesuatu yang diharapkan. الحُسَامُ adalah pedang tajam dan الدَّارِعُ orang yang memakai zirah. لاَ خَلاَقَ لَهُ secara harfiah berarti tidak mempunyai bagian kebaikan, yang dalam konteks ini menggambarkan buruknya perangai.
حَافٍ وَمُنْتَعِلِ secara harfiah menyebut orang tanpa alas kaki dan orang beralas kaki; pasangan ini mencakup siapa saja, bukan dua kelompok yang harus dimusuhi. Penutup menasihati pembaca agar tidak mengumbar semua rencana. Kehati-hatian tersebut dapat dijalankan dengan memilih orang yang tepat untuk diajak bermusyawarah, sehingga menjaga rencana tidak harus berarti menolak seluruh bantuan atau nasihat.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
الجَدُّ بِالجِدِّ — Luck is achieved with sincerity,
وَالحِرْمَانُ بِالكَسَلِ — and failure to obtain hope occurs due to laziness;
فَانْصَبْ تُصِبْ عَنْ قَرِيْبٍ — then work hard, you will soon achieve
غَايَةَ الأَمَلِ — the pinnacle of hope.
وَاصْبِرْ عَلَى كُلِّ مَا يَأْتِي الزَمَانُ بِهِ — Be patient in facing everything that the times bring,
صَبْرَ الحُسَـامِ بِكَفِّ الدَارِعِ البَطَلِ — like the steadfastness of a sword in the grasp of a hero in armor.
وَإِنْ بُلِيْتَ بِشَخْصٍ لاَخَلاَقَ لَهُ — If you are tested with a person who has no share of goodness,
فَكُنْ كَأَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ — then act as if you didn't hear,
وَلَمْ يَقُلِ — and he didn't say anything.
وَلاَيَغُرَّنَّكَ مَنْ تَبْدُوْ بَشَاشَتُهُ مِنْهُ إِلَيْكَ — Don't be fooled by people who show you a friendly face,
فَإِنَّ السُمَّ فيِ الدَّسَمِ — because poison can be in fatty foods.
وَإِنْ أَرَدْتَ نَجَـاحًا — If you desire success
أَوْ بُلُوْغَ مُنًى — or the achievement of dreams,
فَاكْتُمْ أُمُوْرَكَ — then save your affairs
عَنْ حَـافٍ وَمُنْتَعِلِ — from both barefoot and barefoot people.
وَالحِرْمَانُ بِالكَسَلِ — and failure to obtain hope occurs due to laziness;
فَانْصَبْ تُصِبْ عَنْ قَرِيْبٍ — then work hard, you will soon achieve
غَايَةَ الأَمَلِ — the pinnacle of hope.
وَاصْبِرْ عَلَى كُلِّ مَا يَأْتِي الزَمَانُ بِهِ — Be patient in facing everything that the times bring,
صَبْرَ الحُسَـامِ بِكَفِّ الدَارِعِ البَطَلِ — like the steadfastness of a sword in the grasp of a hero in armor.
وَإِنْ بُلِيْتَ بِشَخْصٍ لاَخَلاَقَ لَهُ — If you are tested with a person who has no share of goodness,
فَكُنْ كَأَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ — then act as if you didn't hear,
وَلَمْ يَقُلِ — and he didn't say anything.
وَلاَيَغُرَّنَّكَ مَنْ تَبْدُوْ بَشَاشَتُهُ مِنْهُ إِلَيْكَ — Don't be fooled by people who show you a friendly face,
فَإِنَّ السُمَّ فيِ الدَّسَمِ — because poison can be in fatty foods.
وَإِنْ أَرَدْتَ نَجَـاحًا — If you desire success
أَوْ بُلُوْغَ مُنًى — or the achievement of dreams,
فَاكْتُمْ أُمُوْرَكَ — then save your affairs
عَنْ حَـافٍ وَمُنْتَعِلِ — from both barefoot and barefoot people.
Terjemahan utuh
Good fortune comes through diligence, and deprivation through laziness. Labour, and you will soon reach the goal you hope for. Bear whatever time brings with the steadfastness of a sword in the hand of an armoured hero. If you are tried by a person without decency, act as though you heard nothing and they said nothing. Do not be deceived by someone's smiling welcome, for poison may lie in rich food. If you seek success or the fulfilment of a wish, keep your affairs private from barefoot and shod alike.
Pelajaran untuk santri
Santri TEMAS dapat menerapkannya dengan berpikir sebelum bertindak, bermusyawarah, menimbang akibat, dan tidak mudah terpancing kabar atau emosi.
Latihan
1. Apa hubungan kesungguhan dan kemalasan dengan hasil pada bait pertama?
2. Apa sikap yang dianjurkan ketika menghadapi ucapan orang yang berperangai buruk?
3. Apa hubungan gambaran racun dalam makanan lezat dengan nasihat menjaga rencana?
2. Apa sikap yang dianjurkan ketika menghadapi ucapan orang yang berperangai buruk?
3. Apa hubungan gambaran racun dalam makanan lezat dengan nasihat menjaga rencana?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Kesungguhan dikaitkan dengan keberhasilan, sedangkan kemalasan dengan tidak tercapainya harapan.
2. Tidak reaktif, seolah tidak mendengar ucapan yang memancing keburukan.
3. Keduanya mengajarkan kewaspadaan: penampilan ramah belum tentu tulus, sehingga urusan penting tidak perlu disampaikan kepada semua orang.
2. Tidak reaktif, seolah tidak mendengar ucapan yang memancing keburukan.
3. Keduanya mengajarkan kewaspadaan: penampilan ramah belum tentu tulus, sehingga urusan penting tidak perlu disampaikan kepada semua orang.
Sumber & status penelaahan
Salahuddin al-Safadi · halaman 170
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.