Kelapangan Hati dan Pertolongan
صَفْحٌ وَمَعُونَةٌ
Syair · Abu al-Fath al-Busti, Qashidat ‘Unwan al-Hikam; edisi Abd al-Fattah Abu Ghuddah, Maktab al-Mathbu‘at al-Islamiyyah, 1984
وَكُنْ عَلَى الدَّهْرِ مِعْوَانًا لِذِي أَمَلٍ # يَرْجُو نَدَاكَ فَإِنَّ الْحُرَّ مِعْوَانٌ
وَاشْدُدْ يَدَيْكَ بِحَبْلِ اللَّهِ مُعْتَصِمًا # فَإِنَّهُ الرُّكْنُ إِنْ خَانَتْكَ أَرْكَانٌ
مَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يُحْمَدْ فِي عَوَاقِبِهِ # وَيَكْفِهِ شَرَّ مَنْ عَزُّوا وَمَنْ هَانُوا
Keluhuran budi tampak pada kemampuan memaafkan, membantu dan tetap berpegang kepada Allah. Kebaikan diwujudkan melalui hubungan yang menjaga hak sesama.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Bait 2: Sepanjang masa jadilah banyak menolong orang yang memiliki harapan dan mengharap kemurahanmu; orang mulia banyak menolong.
Bait 3: Eratkan kedua tanganmu pada tali Allah dengan berpegang teguh; Dialah sandaran jika sandaran lain mengecewakanmu.
Bait 4: Siapa bertakwa kepada Allah dipuji akibat tindakannya, dan Allah mencukupinya dari keburukan orang kuat maupun lemah.
Penjelasan / syarah
Nasihat bergerak dari memaafkan menuju membantu dan menjaga sandaran batin. حبل الله dan الركن membayangkan keteguhan melalui tali serta penopang. Memaafkan tidak menghapus hak memperbaiki kerugian atau melindungi korban; bantuan tidak mewajibkan memenuhi setiap permintaan.
KOSAKATA
عُرُوضِ — kemunculan
زَلَّتِهِ — kekeliruannya
مِعْوَانًا — banyak memberi pertolongan
نَدَاكَ — kemurahanmu
مُعْتَصِمًا — berpegang teguh
TARGET
Hafalkan seluruh petikan; jelaskan makna setiap bait, satu kiasan, dan satu penerapannya.
SUMBER DAN REDAKSI
Abu al-Fath al-Busti, Qashidat ‘Unwan al-Hikam; edisi Abd al-Fattah Abu Ghuddah, Maktab al-Mathbu‘at al-Islamiyyah, 1984
‘Unwan al-Hikam, bait 10–13, halaman 36.
https://usul.ai/fa/t/qasidat-cunwan-hukm
Petikan syair asli; judul, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Redaksi dicocokkan pada 14 Oktober 2026; status pengelola tetap perlu_verifikasi.
Pelajaran untuk santri
Latihan
2. Jelaskan pesan utama serta satu keindahan ungkapan dalam petikan.
3. Berikan contoh penerapan di pesantren, lalu sampaikan nasihat satu menit dengan satu bait dan penyebutan penyair.
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
2. Nasihat bergerak dari memaafkan menuju membantu dan menjaga sandaran batin. حبل الله dan الركن membayangkan keteguhan melalui tali serta penopang. Memaafkan tidak menghapus hak memperbaiki kerugian atau melindungi korban; bantuan tidak mewajibkan memenuhi setiap permintaan.
3. Dalam persahabatan santri, dengarkan pengakuan salah, sepakati perbaikan dan bantu teman kembali bertanggung jawab. Jangan mengungkit kesalahan yang sudah diselesaikan untuk mempermalukannya. Nilai ketepatan petikan, atribusi, penjelasan dan kelayakan tindakan; contoh lain yang beralasan dapat diterima.
Sumber & status penelaahan
Abu al-Fath al-Busti, Qashidat ‘Unwan al-Hikam; edisi Abd al-Fattah Abu Ghuddah, Maktab al-Mathbu‘at al-Islamiyyah, 1984
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.