Akhlak yang Meluruskan Diri
صَلَاحُ النَّفْسِ
Syair · Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
صَلَاحُ أَمْرِكَ لِلْأَخْلَاقِ مَرْجِعُهُ # فَقَوِّمِ النَّفْسَ بِالْأَخْلَاقِ تَسْتَقِمِ
وَالنَّفْسُ مِنْ خَيْرِهَا فِي خَيْرِ عَافِيَةٍ # وَالنَّفْسُ مِنْ شَرِّهَا فِي مَرْتَعٍ وَخِمِ
وَالنَّفْسُ مِنْ خَيْرِهَا فِي خَيْرِ عَافِيَةٍ # وَالنَّفْسُ مِنْ شَرِّهَا فِي مَرْتَعٍ وَخِمِ
MAKNA INDONESIA
Pembentukan akhlak memperbaiki kehidupan dari dalam. Kebiasaan baik menyehatkan pergaulan; kebiasaan buruk dapat tampak menyenangkan tetapi membawa akibat yang merusak.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Bait 1: Kebaikan urusanmu kembali kepada akhlak; luruskan jiwa dengan akhlak, niscaya ia lurus.
Bait 2: Jiwa berada dalam keadaan baik karena kebaikannya, dan karena keburukannya berada di padang yang buruk akibatnya.
Bait 2: Jiwa berada dalam keadaan baik karena kebaikannya, dan karena keburukannya berada di padang yang buruk akibatnya.
Penjelasan / syarah
PENJELASAN PENYUSUN
خير / شر membentuk pertentangan. النفس digambarkan berada di tempat yang menyehatkan atau padang yang berakibat buruk. Dua bait nasihat berdiri utuh; tidak memuat polemik aturan pakaian. Karya ini berbeda pengarang dan redaksi dari Burdah al-Bushiri yang diganti pada materi 18.
KOSAKATA
صَلَاحُ — kebaikan atau keteraturan
مَرْجِعُهُ — tempat kembali atau dasarnya
قَوِّمِ — luruskanlah
مَرْتَعٍ — tempat merumput; kiasan lingkungan perbuatan
وَخِمِ — buruk atau berat akibatnya
TARGET
Hafalkan seluruh petikan; jelaskan makna setiap bait, satu kiasan, dan satu penerapannya.
SUMBER DAN REDAKSI
Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
نهج البردة; dua bait mulai صلاح أمرك للأخلاق مرجعه. Ini karya Syauqi, bukan Burdah al-Bushiri.
https://www.safahat.org/books/70706142/40/
Petikan syair asli; judul, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Redaksi dicocokkan pada 14 Oktober 2026; status pengelola tetap perlu_verifikasi.
خير / شر membentuk pertentangan. النفس digambarkan berada di tempat yang menyehatkan atau padang yang berakibat buruk. Dua bait nasihat berdiri utuh; tidak memuat polemik aturan pakaian. Karya ini berbeda pengarang dan redaksi dari Burdah al-Bushiri yang diganti pada materi 18.
KOSAKATA
صَلَاحُ — kebaikan atau keteraturan
مَرْجِعُهُ — tempat kembali atau dasarnya
قَوِّمِ — luruskanlah
مَرْتَعٍ — tempat merumput; kiasan lingkungan perbuatan
وَخِمِ — buruk atau berat akibatnya
TARGET
Hafalkan seluruh petikan; jelaskan makna setiap bait, satu kiasan, dan satu penerapannya.
SUMBER DAN REDAKSI
Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
نهج البردة; dua bait mulai صلاح أمرك للأخلاق مرجعه. Ini karya Syauqi, bukan Burdah al-Bushiri.
https://www.safahat.org/books/70706142/40/
Petikan syair asli; judul, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Redaksi dicocokkan pada 14 Oktober 2026; status pengelola tetap perlu_verifikasi.
Pelajaran untuk santri
Santri menilai satu kebiasaan dari akibatnya terhadap amanah dan hubungan: misalnya kebiasaan menggunjing. Ganti dengan menyampaikan persoalan kepada pihak yang dapat membantu dan menjaga ucapan.
Latihan
1. Terjemahkan bait pertama per penggalan dan jelaskan dua kosakata penting.
2. Jelaskan pesan utama serta satu keindahan ungkapan dalam petikan.
3. Berikan contoh penerapan di pesantren, lalu sampaikan nasihat satu menit dengan satu bait dan penyebutan penyair.
2. Jelaskan pesan utama serta satu keindahan ungkapan dalam petikan.
3. Berikan contoh penerapan di pesantren, lalu sampaikan nasihat satu menit dengan satu bait dan penyebutan penyair.
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Bait 1: Kebaikan urusanmu kembali kepada akhlak; luruskan jiwa dengan akhlak, niscaya ia lurus. Kosakata: صَلَاحُ = kebaikan atau keteraturan; مَرْجِعُهُ = tempat kembali atau dasarnya.
2. خير / شر membentuk pertentangan. النفس digambarkan berada di tempat yang menyehatkan atau padang yang berakibat buruk. Dua bait nasihat berdiri utuh; tidak memuat polemik aturan pakaian. Karya ini berbeda pengarang dan redaksi dari Burdah al-Bushiri yang diganti pada materi 18.
3. Santri menilai satu kebiasaan dari akibatnya terhadap amanah dan hubungan: misalnya kebiasaan menggunjing. Ganti dengan menyampaikan persoalan kepada pihak yang dapat membantu dan menjaga ucapan. Nilai ketepatan petikan, atribusi, penjelasan dan kelayakan tindakan; contoh lain yang beralasan dapat diterima.
2. خير / شر membentuk pertentangan. النفس digambarkan berada di tempat yang menyehatkan atau padang yang berakibat buruk. Dua bait nasihat berdiri utuh; tidak memuat polemik aturan pakaian. Karya ini berbeda pengarang dan redaksi dari Burdah al-Bushiri yang diganti pada materi 18.
3. Santri menilai satu kebiasaan dari akibatnya terhadap amanah dan hubungan: misalnya kebiasaan menggunjing. Ganti dengan menyampaikan persoalan kepada pihak yang dapat membantu dan menjaga ucapan. Nilai ketepatan petikan, atribusi, penjelasan dan kelayakan tindakan; contoh lain yang beralasan dapat diterima.
Sumber & status penelaahan
Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.