Ilmu yang Dibuktikan oleh Amal
عِلْمٌ يَصْدُقُهُ الْعَمَلُ
Syair · Abu Ishaq al-Ilbiri, Ta’iyyah; pembacaan edisi Amr ibn Haiman, 2022, bersumber pada Diwan al-Ilbiri
فَلَا تَأْمَنْ سُؤَالَ اللَّهِ عَنْهُ # بِتَوْبِيخٍ عَلِمْتَ فَهَلْ عَمِلْتَا
فَرَأْسُ الْعِلْمِ تَقْوَى اللَّهِ حَقًّا # وَلَيْسَ بِأَنْ يُقَالَ لَقَدْ رَأَسْتَا
وَضَافِي ثَوْبِكَ الْإِحْسَانُ لَا أَنْ # تُرَى ثَوْبَ الْإِسَاءَةِ قَدْ لَبِسْتَا
Pujian atas kepandaian perlu dijawab dengan amal. Tujuan ilmu adalah ketakwaan dan kebajikan, bukan sekadar gelar atau kedudukan.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Bait 2: jangan merasa aman dari pertanyaan Allah tentangnya, dengan teguran: engkau telah mengetahui, maka apakah engkau telah mengamalkan?
Bait 3: Puncak ilmu adalah sungguh-sungguh bertakwa kepada Allah, bukan supaya dikatakan bahwa engkau telah memimpin.
Bait 4: Pakaianmu yang sempurna ialah kebajikan, bukan engkau terlihat telah memakai pakaian keburukan.
Penjelasan / syarah
Bait pertama dan kedua merupakan satu hubungan syarat; jangan menghafal bait pertama saja. رأس / رأست mempermainkan kedekatan bunyi untuk membedakan inti ilmu dan keinginan memimpin. Kebaikan sebagai pakaian menggambarkan akhlak yang meliputi perilaku. Dialog “mengetahui, sudahkah beramal?” adalah ungkapan nasihat penyair, bukan lafaz hadis.
KOSAKATA
طُولَ بَاعٍ — keluasan kemampuan
سَبَقْتَ — engkau telah unggul
بِتَوْبِيخٍ — dengan teguran
رَأْسُ — puncak atau pokok
رَأَسْتَ — engkau menjadi pemimpin
ضَافِي — yang lengkap, panjang atau meliputi
TARGET
Hafalkan seluruh petikan; jelaskan makna setiap bait, satu kiasan, dan satu penerapannya.
SUMBER DAN REDAKSI
Abu Ishaq al-Ilbiri, Ta’iyyah; pembacaan edisi Amr ibn Haiman, 2022, bersumber pada Diwan al-Ilbiri
Ta’iyyah, bait 19–22 menurut edisi yang dicantumkan.
https://amribnhaiman.blogspot.com/2022/12/pdf.html?hl=ar
Petikan syair asli; judul, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Redaksi dicocokkan pada 14 Oktober 2026; status pengelola tetap perlu_verifikasi.
Pelajaran untuk santri
Latihan
2. Jelaskan pesan utama serta satu keindahan ungkapan dalam petikan.
3. Berikan contoh penerapan di pesantren, lalu sampaikan nasihat satu menit dengan satu bait dan penyebutan penyair.
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
2. Bait pertama dan kedua merupakan satu hubungan syarat; jangan menghafal bait pertama saja. رأس / رأست mempermainkan kedekatan bunyi untuk membedakan inti ilmu dan keinginan memimpin. Kebaikan sebagai pakaian menggambarkan akhlak yang meliputi perilaku. Dialog “mengetahui, sudahkah beramal?” adalah ungkapan nasihat penyair, bukan lafaz hadis.
3. Santri membuktikan ilmu kebersihan melalui piket yang tertib, ilmu bahasa melalui tutur yang santun, dan ilmu amanah melalui laporan yang benar. Nasihat tidak menyatakan orang yang belum berhasil “tidak layak hidup”. Nilai ketepatan petikan, atribusi, penjelasan dan kelayakan tindakan; contoh lain yang beralasan dapat diterima.
Sumber & status penelaahan
Abu Ishaq al-Ilbiri, Ta’iyyah; pembacaan edisi Amr ibn Haiman, 2022, bersumber pada Diwan al-Ilbiri
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.