Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Al-Qira’ah Ar-Rasyidah
JILID 3 · BACAAN 56 DARI 60

القاضي والأمير

AL-QIRA’AH AR-RASYIDAHArab & Indonesia · Inggris tersedia

BACA & HAYATIالنص العربي
كَانَ الْأَمِيرُ هِنْرِي بْنُ هِنْرِي الرَّابِعِ مَلِكِ الْإِنْكِلِيزِ فِي الزَّمَانِ الْمَاضِي شَدِيدَ الِانْهِمَاكِ فِي الْمَلَاهِي وَالْعَرْبَدَةِ، وَلَهُ نُدَمَانُ عَلَى شَاكِلَتِهِ لَا يُفَارِقُهُمْ وَلَا يُفَارِقُونَهُ. وَقَدْ أَقْلَقُوا رَاحَةَ النَّاسِ بِهَيَاجِهِمْ حَتَّى قُبِضَ عَلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ وَسِيقَ إِلَى الْمُحَاكَمَةِ. وَلَمَّا نَظَرَ الْقَاضِي الدَّعْوَى حَكَمَ عَلَى الْجَانِي بِالْحَبْسِ، فَقَامَ الْأَمِيرُ غَاضِبًا وَسْطَ الْمَجْلِسِ وَنَهَرَ الْقَاضِيَ قَائِلًا: «أَيُّهَا الشَّيْخُ، أَهَكَذَا تُعَامِلُ رَفِيقَ الْأَمِيرِ وَلِيِّ عَهْدِ الْمَمْلَكَةِ؟» فَلَمْ يَلْتَفِتْ إِلَيْهِ الْقَاضِي، بَلْ أَمَرَ بِإِيدَاعِ الْجَانِي السِّجْنَ، فَاشْتَدَّ غَيْظُ الْأَمِيرِ وَهَجَمَ عَلَى الْقَاضِي وَلَطَمَهُ عَلَى وَجْهِهِ.
فَأَمَرَ الْقَاضِي بِحَبْسِ الْأَمِيرِ نَفْسِهِ وَقَالَ: «إِنِّي لَمْ أَفْعَلْ هَذَا انْتِقَامًا لِمَا لَحِقَنِي مِنَ الْأَذَى، وَلَكِنْ صَوْنًا لِلْقَضَاءِ مِنَ الْإِهَانَةِ». وَلَمَّا سَمِعَ الْمَلِكُ بِالْخَبَرِ قَالَ: «الْحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ فِي أُمَّتِي مَنْ يُقِيمُ الْعَدْلَ حَتَّى عَلَى أَكْبَرِ الْكُبَرَاءِ».
وَبَعْدَ سِنِينَ تَوَلَّى هَذَا الْأَمِيرُ الْمُلْكَ بَعْدَ مَوْتِ أَبِيهِ، فَقَصَدَهُ النَّاسُ أَفْوَاجًا يُهَنِّئُونَهُ، وَفِي جُمْلَتِهِمْ ذَلِكَ الْقَاضِي الَّذِي ظَنَّ أَنَّهُ لَا بُدَّ مَعْزُولٌ مِنْ مَنْصِبِهِ. فَلَمَّا دَخَلَ قَامَ الْمَلِكُ إِلَيْهِ وَصَافَحَهُ وَقَالَ لَهُ: «أَيُّهَا الْقَاضِي الْجَلِيلُ، لَقَدْ وَعَظْتَنِي أَحْسَنَ عِظَةٍ بِمَا عَامَلْتَنِي بِهِ أَيَّامَ طَيْشِي، وَمَا دَامَ فِي أُمَّتِي رِجَالٌ مِثْلُكَ فَهِيَ فِي أَعْلَى عِلِّيِّينَ».
01Terjemahan maknaPahami isi bacaan dalam bahasa Indonesia
Pada masa lampau, Pangeran Henry, putra Henry IV, raja Inggris, sangat gemar bersenang-senang dan membuat keributan. Ia mempunyai teman-teman minum yang serupa kelakuannya; mereka selalu bersama. Keributan mereka mengganggu ketenteraman masyarakat hingga salah seorang di antara mereka ditangkap dan dibawa ke pengadilan. Ketika hakim memeriksa perkaranya, ia menjatuhkan hukuman penjara kepada pelaku. Pangeran pun berdiri dengan marah di tengah persidangan dan membentak hakim, “Wahai orang tua, beginikah engkau memperlakukan sahabat pangeran, putra mahkota kerajaan?” Hakim tidak menghiraukannya dan tetap memerintahkan agar pelaku dimasukkan ke penjara. Kemarahan pangeran memuncak; ia menyerang hakim dan menampar wajahnya.
Hakim memerintahkan agar pangeran sendiri dipenjara, lalu berkata, “Aku melakukan ini bukan untuk membalas perlakuan menyakitkan yang kuterima, melainkan untuk menjaga pengadilan dari penghinaan.” Ketika raja mendengar kabar itu, ia berkata, “Segala puji bagi Allah yang menjadikan di tengah bangsaku seseorang yang menegakkan keadilan, bahkan terhadap pembesar tertinggi.”
Bertahun-tahun kemudian, pangeran itu menjadi raja setelah ayahnya wafat. Orang-orang datang berombongan untuk mengucapkan selamat, termasuk hakim tadi yang menyangka dirinya pasti akan diberhentikan dari jabatannya. Ketika hakim masuk, raja berdiri menyambutnya, menjabat tangannya, dan berkata, “Wahai hakim yang mulia, engkau telah memberiku pelajaran terbaik melalui perlakuanmu kepadaku pada masa kecerobohanku. Selama bangsaku memiliki orang-orang sepertimu, bangsaku berada pada kedudukan yang sangat tinggi.”
02Arti kata & frasaIkuti makna sesuai urutan teks Arab

كَانَ الْأَمِيرُ هِنْرِي — Dahulu Pangeran Henry

بْنُ هِنْرِي الرَّابِعِ — putra Henry Keempat

مَلِكِ الْإِنْكِلِيزِ — raja Inggris

فِي الزَّمَانِ الْمَاضِي — pada masa lampau

شَدِيدَ الِانْهِمَاكِ — sangat tenggelam

فِي الْمَلَاهِي وَالْعَرْبَدَةِ، — dalam hiburan dan keributan karena mabuk

وَلَهُ نُدَمَانُ عَلَى شَاكِلَتِهِ — dan ia mempunyai teman-teman minum yang serupa perangainya

لَا يُفَارِقُهُمْ وَلَا يُفَارِقُونَهُ. — ia tidak berpisah dari mereka dan mereka tidak berpisah darinya

وَقَدْ أَقْلَقُوا رَاحَةَ النَّاسِ — Dan mereka telah mengganggu ketenteraman orang-orang

بِهَيَاجِهِمْ — dengan kegaduhan mereka

حَتَّى قُبِضَ عَلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ — hingga salah seorang di antara mereka ditangkap

وَسِيقَ إِلَى الْمُحَاكَمَةِ. — dan dibawa ke pengadilan

وَلَمَّا نَظَرَ الْقَاضِي الدَّعْوَى — Dan ketika hakim memeriksa perkara itu

حَكَمَ عَلَى الْجَانِي بِالْحَبْسِ، — ia menjatuhkan hukuman penjara kepada pelaku

فَقَامَ الْأَمِيرُ غَاضِبًا — Maka pangeran berdiri dengan marah

وَسْطَ الْمَجْلِسِ — di tengah persidangan

وَنَهَرَ الْقَاضِيَ قَائِلًا: « — dan membentak hakim seraya berkata

أَيُّهَا الشَّيْخُ، — Wahai orang tua

أَهَكَذَا تُعَامِلُ رَفِيقَ الْأَمِيرِ — beginikah engkau memperlakukan teman sang pangeran

وَلِيِّ عَهْدِ الْمَمْلَكَةِ؟» — putra mahkota kerajaan?

فَلَمْ يَلْتَفِتْ إِلَيْهِ الْقَاضِي، — Tetapi hakim tidak menghiraukannya

بَلْ أَمَرَ بِإِيدَاعِ الْجَانِي السِّجْنَ، — bahkan memerintahkan agar pelaku dimasukkan ke penjara

فَاشْتَدَّ غَيْظُ الْأَمِيرِ — Maka kemurkaan pangeran semakin besar

وَهَجَمَ عَلَى الْقَاضِي — dan ia menyerang hakim

وَلَطَمَهُ عَلَى وَجْهِهِ. — serta menampar wajahnya

فَأَمَرَ الْقَاضِي — Maka hakim memerintahkan

بِحَبْسِ الْأَمِيرِ نَفْسِهِ — pemenjaraan sang pangeran sendiri

وَقَالَ: «إِنِّي لَمْ أَفْعَلْ هَذَا — dan berkata: Sesungguhnya aku tidak melakukan ini

انْتِقَامًا لِمَا لَحِقَنِي — sebagai pembalasan atas apa yang menimpaku

مِنَ الْأَذَى، — berupa gangguan dan penghinaan

وَلَكِنْ صَوْنًا لِلْقَضَاءِ — melainkan demi menjaga peradilan

مِنَ الْإِهَانَةِ». — dari penghinaan

وَلَمَّا سَمِعَ الْمَلِكُ بِالْخَبَرِ — Dan ketika raja mendengar berita itu

قَالَ: «الْحَمْدُ للهِ — ia berkata: Segala puji bagi Allah

الَّذِي جَعَلَ فِي أُمَّتِي — yang menjadikan di antara rakyatku

مَنْ يُقِيمُ الْعَدْلَ — seseorang yang menegakkan keadilan

حَتَّى عَلَى أَكْبَرِ الْكُبَرَاءِ». — bahkan terhadap pembesar yang paling tinggi

وَبَعْدَ سِنِينَ — Dan setelah beberapa tahun

تَوَلَّى هَذَا الْأَمِيرُ الْمُلْكَ — pangeran ini memegang kekuasaan kerajaan

بَعْدَ مَوْتِ أَبِيهِ، — sesudah ayahnya meninggal

فَقَصَدَهُ النَّاسُ أَفْوَاجًا — Maka orang-orang mendatanginya berkelompok-kelompok

يُهَنِّئُونَهُ، — untuk memberinya ucapan selamat

وَفِي جُمْلَتِهِمْ ذَلِكَ الْقَاضِي — dan di antara mereka terdapat hakim itu

الَّذِي ظَنَّ أَنَّهُ لَا بُدَّ — yang mengira bahwa ia pasti

مَعْزُولٌ مِنْ مَنْصِبِهِ. — dipecat dari jabatannya

فَلَمَّا دَخَلَ — Maka ketika ia masuk

قَامَ الْمَلِكُ إِلَيْهِ وَصَافَحَهُ — raja bangkit menyambutnya dan menjabat tangannya

وَقَالَ لَهُ: « — dan berkata kepadanya

أَيُّهَا الْقَاضِي الْجَلِيلُ، — Wahai hakim yang mulia

لَقَدْ وَعَظْتَنِي أَحْسَنَ عِظَةٍ — sungguh engkau telah memberiku nasihat yang terbaik

بِمَا عَامَلْتَنِي بِهِ — melalui perlakuanmu kepadaku

أَيَّامَ طَيْشِي، — pada masa kecerobohanku

وَمَا دَامَ فِي أُمَّتِي — dan selama masih ada di antara rakyatku

رِجَالٌ مِثْلُكَ — orang-orang sepertimu

فَهِيَ فِي أَعْلَى عِلِّيِّينَ». — maka bangsa ini berada di tempat yang setinggi-tingginya

03Penjelasan bacaanDalami isi, kosakata, dan pelajaran yang disampaikan
Ringkasan: Hakim berani menegakkan hukum kepada putra mahkota, dan sang pangeran kelak menghargai tindakan tersebut.

Penjelasan: Wibawa hukum bergantung pada kesetaraan di hadapannya. Hukuman yang adil dapat menjadi pendidikan; pemimpin yang matang tidak membalas hakim, tetapi mengakui manfaat tegurannya.
04Latihan pemahamanCoba jawab sebelum membuka pedoman

(١) كيف كانت حياة الأمير وأصحابه قبل المحاكمة؟ (٢) لماذا حكم القاضي بحبس أحد رفاق الأمير؟ (٣) كيف حاول الأمير التأثير في القاضي، وكيف تصرف القاضي؟ (٤) لماذا أمر القاضي بحبس الأمير بعد اعتدائه عليه؟ (٥) ما موقف الملك من حكم القاضي على ابنه؟ (٦) كيف عامل الأمير القاضي بعدما صار ملكا؟ (٧) كيف تبين القصة أهمية استقلال القضاء والمساواة أمامه؟

Lihat pedoman jawaban

إجابات استرشادية، ويقبل التعبير الصحيح بالمعنى، وتقبل في أسئلة الرأي إجابات أخرى معللة: (١) كان الأمير ورفاقه يكثرون من اللهو والعربدة ويقلقون راحة الناس. (٢) حبسه بعد النظر في الدعوى التي أقيمت عليه بسبب فعله. (٣) احتج بمكانة رفيقه وصلته بولي العهد، لكن القاضي لم يغير الحكم وأمر بتنفيذه. (٤) أراد صون القضاء من الإهانة، ولم يجعل الأمر انتقاما شخصيا كما صرح. (٥) حمد الله على وجود من يقيم العدل حتى على كبار الناس. (٦) صافحه وأكرمه وأقر بأنه تعلم من موقفه درسا نافعا أيام طيشه. (٧) تبين أن القضاء لا يستقيم إذا تغير حكمه تبعا لقوة المتهم أو قربه من الحاكم، وأن حماية العدل مصلحة للجميع.

ENBahasa InggrisArti kata & terjemahan utuh

Draf Inggris · perlu ditinjau

Terjemahan utuh

In the past, Prince Henry, son of Henry the Fourth, the king of England in ancient times was deeply immersed in entertainment and commotion due to drunkenness and he had drinking companions who were similar in temperament, he did not part from them and they did not part from him. And they disturbed the peace of the people with their noise until one of them was arrested and brought to justice. And when the judge examined the case he sentenced the perpetrator to prison. Then the prince stood up angrily in the middle of the court and shouted at the judge and said, O old man, is this how you treat the prince's friend, the crown prince of the kingdom? But the judge ignored him and even ordered that the perpetrator be put in prison. So the prince's anger grew and he attacked the judge and slapped him in the face. So the judge ordered the prince himself to be imprisoned and said: In fact, I did not do this in revenge for what happened to me in the form of harassment and insult but to protect the judiciary from insult. And when the king heard the news he said: Praise be to Allah who has made among my people someone who upholds justice even against the highest officials. And after several years this prince assumed royal power after his father died. So people came to him in groups to congratulate him and among them was the judge who thought that he would definitely be dismissed from his position. So when he entered the king got up to greet him and shook his hand and said to him, O noble judge, you have indeed given me the best advice through your treatment of me during my carelessness and as long as there are people like you among my people, this nation will be in the highest place.

Arti kata / frasa

كَانَ الْأَمِيرُ هِنْرِي — Formerly Prince Henry

بْنُ هِنْرِي الرَّابِعِ — son of Henry the Fourth

مَلِكِ الْإِنْكِلِيزِ — king of England

فِي الزَّمَانِ الْمَاضِي — in the past

شَدِيدَ الِانْهِمَاكِ — is very sinking

فِي الْمَلَاهِي وَالْعَرْبَدَةِ، — in drunken amusement and commotion

وَلَهُ نُدَمَانُ عَلَى شَاكِلَتِهِ — and he had drinking friends who were similar in temperament

لَا يُفَارِقُهُمْ وَلَا يُفَارِقُونَهُ. — he did not separate from them and they did not separate from him

وَقَدْ أَقْلَقُوا رَاحَةَ النَّاسِ — And they have disturbed the peace of the people

بِهَيَاجِهِمْ — with their noise

حَتَّى قُبِضَ عَلَى وَاحِدٍ مِنْهُمْ — until one of them was arrested

وَسِيقَ إِلَى الْمُحَاكَمَةِ. — and taken to court

وَلَمَّا نَظَرَ الْقَاضِي الدَّعْوَى — And when the judge heard the case

حَكَمَ عَلَى الْجَانِي بِالْحَبْسِ، — he sentenced the perpetrator to prison

فَقَامَ الْأَمِيرُ غَاضِبًا — Then the prince stood up angrily

وَسْطَ الْمَجْلِسِ — in the middle of the trial

وَنَهَرَ الْقَاضِيَ قَائِلًا: « — and shouted at the judge as he said

أَيُّهَا الشَّيْخُ، — O old man

أَهَكَذَا تُعَامِلُ رَفِيقَ الْأَمِيرِ — this is how you treat the prince's friend

وَلِيِّ عَهْدِ الْمَمْلَكَةِ؟» — the crown prince of the kingdom?

فَلَمْ يَلْتَفِتْ إِلَيْهِ الْقَاضِي، — But the judge ignored him

بَلْ أَمَرَ بِإِيدَاعِ الْجَانِي السِّجْنَ، — even ordered that the perpetrator be sent to prison

فَاشْتَدَّ غَيْظُ الْأَمِيرِ — So the prince's wrath grew greater

وَهَجَمَ عَلَى الْقَاضِي — and he attacked the judge

وَلَطَمَهُ عَلَى وَجْهِهِ. — and slapped him in the face

فَأَمَرَ الْقَاضِي — So the judge ordered

بِحَبْسِ الْأَمِيرِ نَفْسِهِ — the prince's own imprisonment

وَقَالَ: «إِنِّي لَمْ أَفْعَلْ هَذَا — and said: Verily I did not do this

انْتِقَامًا لِمَا لَحِقَنِي — in revenge for what happened to me

مِنَ الْأَذَى، — in the form of harassment and insults

وَلَكِنْ صَوْنًا لِلْقَضَاءِ — but for the sake of preserving justice

مِنَ الْإِهَانَةِ». — of insults

وَلَمَّا سَمِعَ الْمَلِكُ بِالْخَبَرِ — And when the king heard the news

قَالَ: «الْحَمْدُ للهِ — he said: Praise be to Allah

الَّذِي جَعَلَ فِي أُمَّتِي — who made among my people

مَنْ يُقِيمُ الْعَدْلَ — someone who upholds justice

حَتَّى عَلَى أَكْبَرِ الْكُبَرَاءِ». — even against the highest dignitaries

وَبَعْدَ سِنِينَ — And after a few years

تَوَلَّى هَذَا الْأَمِيرُ الْمُلْكَ — This prince held royal power

بَعْدَ مَوْتِ أَبِيهِ، — after his father died

فَقَصَدَهُ النَّاسُ أَفْوَاجًا — So people came to him in groups

يُهَنِّئُونَهُ، — to congratulate him

وَفِي جُمْلَتِهِمْ ذَلِكَ الْقَاضِي — and among them was the judge

الَّذِي ظَنَّ أَنَّهُ لَا بُدَّ — who thought that he was certain

مَعْزُولٌ مِنْ مَنْصِبِهِ. — dismissed from office

فَلَمَّا دَخَلَ — So when he entered

قَامَ الْمَلِكُ إِلَيْهِ وَصَافَحَهُ — the king rose to greet him and shook his hand

وَقَالَ لَهُ: « — and said to him

أَيُّهَا الْقَاضِي الْجَلِيلُ، — O noble judge

لَقَدْ وَعَظْتَنِي أَحْسَنَ عِظَةٍ — really you have given me the best advice

بِمَا عَامَلْتَنِي بِهِ — through your treatment of me

أَيَّامَ طَيْشِي، — in my time of carelessness

وَمَا دَامَ فِي أُمَّتِي — and as long as there are among my people

رِجَالٌ مِثْلُكَ — people like you

فَهِيَ فِي أَعْلَى عِلِّيِّينَ». — then this nation is in the highest place

Teks sumberBaca redaksi sumber yang tersimpan dalam koleksi
كان الأمير هنري بن هنري الرابع ملك الإنكليز في الزمان الماضي شديد الانهماك في الملاهي والعربدة، وله ندمان على شاكلته لا يفارقهم ولا يفارقونه. وقد أقلقوا راحة الناس بهياجهم حتى قبض على واحد منهم وسيق إلى المحاكمة. ولما نظر القاضي الدعوى حكم على الجاني بالحبس، فقام الأمير غاضبا وسط المجلس ونهر القاضي قائلا: «أيها الشيخ، أهكذا تعامل رفيق الأمير ولي عهد المملكة؟» فلم يلتفت إليه القاضي، بل أمر بإيداع الجاني السجن، فاشتد غيظ الأمير وهجم على القاضي ولطمه على وجهه.
فأمر القاضي بحبس الأمير نفسه وقال: «إني لم أفعل هذا انتقاما لما لحقني من الأذى، ولكن صونا للقضاء من الإهانة». ولما سمع الملك بالخبر قال: «الحمد لله الذي جعل في أمتي من يقيم العدل حتى على أكبر الكبراء».
وبعد سنين تولى هذا الأمير الملك بعد موت أبيه، فقصده الناس أفواجا يهنئونه، وفي جملتهم ذلك القاضي الذي ظن أنه لا بد معزول من منصبه. فلما دخل قام الملك إليه وصافحه وقال له: «أيها القاضي الجليل، لقد وعظتني أحسن عظة بما عاملتني به أيام طيشي، وما دام في أمتي رجال مثلك فهي في أعلى عليين».
AL-QIRA’AH AR-RASYIDAH

Bagian bacaan

Catat bacaanmu

Al-Qira’ah Ar-Rasyidah · Jilid 3 · Bacaan 56 · القاضي والأمير

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Al-Qira’ah Ar-Rasyidah · Jilid 3 · Bacaan 56 · القاضي والأمير

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan