Mendidik agar Esok Bertumbuh
نُعَلِّمُ لِيُزْهِرَ الْغَدُ
Syair · Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
فَرُبَّ صَغِيرِ قَوْمٍ عَلَّمُوهُ # سَمَا وَحَمَى الْمُسَوَّمَةَ الْعِرَابَا
وَكَانَ لِقَوْمِهِ نَفْعًا وَفَخْرًا # وَلَوْ تَرَكُوهُ كَانَ أَذًى وَعَابَا
فَعَلِّمْ مَا اسْتَطَعْتَ لَعَلَّ جِيلًا # سَيَأْتِي يُحْدِثُ الْعَجَبَ الْعُجَابَا
وَلَا تُرْهِقْ شَبَابَ الْحَيِّ يَأْسًا # فَإِنَّ الْيَأْسَ يَخْتَرِمُ الشَّبَابَا
وَكَانَ لِقَوْمِهِ نَفْعًا وَفَخْرًا # وَلَوْ تَرَكُوهُ كَانَ أَذًى وَعَابَا
فَعَلِّمْ مَا اسْتَطَعْتَ لَعَلَّ جِيلًا # سَيَأْتِي يُحْدِثُ الْعَجَبَ الْعُجَابَا
وَلَا تُرْهِقْ شَبَابَ الْحَيِّ يَأْسًا # فَإِنَّ الْيَأْسَ يَخْتَرِمُ الشَّبَابَا
MAKNA INDONESIA
Pendidikan membuka kemungkinan besar bagi anak-anak. Berikan ilmu sesuai kemampuan dan tumbuhkan harapan; masa depan dapat membawa manfaat yang belum kita bayangkan.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
Bait 1: Betapa banyak anak kecil suatu kaum yang mereka didik, lalu ia menjadi luhur dan melindungi kuda-kuda Arab yang bertanda.
Bait 2: Ia menjadi manfaat dan kebanggaan bagi kaumnya; seandainya mereka membiarkannya, ia menjadi gangguan dan aib.
Bait 3: Maka ajarlah sejauh yang engkau mampu; mudah-mudahan generasi yang akan datang menghasilkan keajaiban yang sangat mengagumkan.
Bait 4: Jangan membebani pemuda lingkungan dengan keputusasaan, karena keputusasaan memutus dan membinasakan masa muda.
Bait 2: Ia menjadi manfaat dan kebanggaan bagi kaumnya; seandainya mereka membiarkannya, ia menjadi gangguan dan aib.
Bait 3: Maka ajarlah sejauh yang engkau mampu; mudah-mudahan generasi yang akan datang menghasilkan keajaiban yang sangat mengagumkan.
Bait 4: Jangan membebani pemuda lingkungan dengan keputusasaan, karena keputusasaan memutus dan membinasakan masa muda.
Penjelasan / syarah
Semester 2 • نُعَلِّمُ لِيُزْهِرَ الْغَدُ
PENJELASAN PENYUSUN
Bait pertama memakai gambaran kehormatan dan perlindungan kaum dalam lingkungan sastra lama, dengan kuda sebagai lambangnya. Inti petikan adalah tanggung jawab mendidik, bukan pelatihan perang. Pengandaian “jika dibiarkan menjadi gangguan” merupakan peringatan penyair tentang penelantaran pendidikan, bukan vonis bahwa setiap anak putus sekolah buruk. Mengajar sesuai kemampuan tetap memerlukan batas keahlian dan kesediaan merujuk kepada guru.
Keindahan bahasa: Peralihan صغير menuju جيل membesarkan cakrawala dari satu anak ke masa depan bersama. العجب العجاب memperkuat rasa takjub. Pertentangan harapan dalam لعل dengan اليأس menempatkan cara mendidik sebagai pokok pesan.
KOSAKATA
سَمَا — menjadi tinggi atau luhur
الْمُسَوَّمَةَ — yang diberi tanda; menerangkan kuda
الْعِرَابَ — kuda-kuda Arab murni dalam gambaran puisi
عَابًا — aib atau cela
تُرْهِقْ — membebani
يَخْتَرِمُ — memutus atau membinasakan
TARGET HAFALAN
4 bait utuh. Pelajari 1–2 bait per pertemuan, sambung keseluruhan, kemudian setorkan tanpa melihat teks. Baca kembali tujuh hari kemudian. Penguasaan mencakup lafaz, harakat yang mengubah makna, urutan bait, dan arti; bukan hanya irama.
TARGET PEMAHAMAN
1. Menjelaskan makna setiap bait dan sedikitnya lima kosakata/ungkapan.
2. Mengenali satu unsur keindahan bahasa serta membedakan kiasan dari makna harfiah.
3. Mengaitkan pesan dengan satu keputusan nyata dan mengutip dengan atribusi yang tepat.
SUMBER DAN REDAKSI
Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
ذكرى المولد; empat bait mulai فرب صغير قوم علموه sampai فإن اليأس يخترم الشبابا.
https://www.safahat.org/books/70706142/6/
Petikan syair asli; judul pelajaran, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan, contoh dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Empat bait bersambung. Syarah menerangkan gambaran kuda dan bahasa pengandaian agar tidak menjadi pelabelan anak.
Pencocokan sumber: 14 Oktober 2026. Judul, harakat tambahan, terjemahan, syarah, dan latihan adalah susunan pedagogis. Status aplikasi menunggu tinjauan pengelola.
MURAJAAH PENDAMPING
Pilih satu mahfudzah kelas 1–5 yang bertema serupa bersama guru. Bandingkan pesan dan bentuk ungkapannya; hafalan lama tidak dihitung sebagai materi baru kelas 6.
PENJELASAN PENYUSUN
Bait pertama memakai gambaran kehormatan dan perlindungan kaum dalam lingkungan sastra lama, dengan kuda sebagai lambangnya. Inti petikan adalah tanggung jawab mendidik, bukan pelatihan perang. Pengandaian “jika dibiarkan menjadi gangguan” merupakan peringatan penyair tentang penelantaran pendidikan, bukan vonis bahwa setiap anak putus sekolah buruk. Mengajar sesuai kemampuan tetap memerlukan batas keahlian dan kesediaan merujuk kepada guru.
Keindahan bahasa: Peralihan صغير menuju جيل membesarkan cakrawala dari satu anak ke masa depan bersama. العجب العجاب memperkuat rasa takjub. Pertentangan harapan dalam لعل dengan اليأس menempatkan cara mendidik sebagai pokok pesan.
KOSAKATA
سَمَا — menjadi tinggi atau luhur
الْمُسَوَّمَةَ — yang diberi tanda; menerangkan kuda
الْعِرَابَ — kuda-kuda Arab murni dalam gambaran puisi
عَابًا — aib atau cela
تُرْهِقْ — membebani
يَخْتَرِمُ — memutus atau membinasakan
TARGET HAFALAN
4 bait utuh. Pelajari 1–2 bait per pertemuan, sambung keseluruhan, kemudian setorkan tanpa melihat teks. Baca kembali tujuh hari kemudian. Penguasaan mencakup lafaz, harakat yang mengubah makna, urutan bait, dan arti; bukan hanya irama.
TARGET PEMAHAMAN
1. Menjelaskan makna setiap bait dan sedikitnya lima kosakata/ungkapan.
2. Mengenali satu unsur keindahan bahasa serta membedakan kiasan dari makna harfiah.
3. Mengaitkan pesan dengan satu keputusan nyata dan mengutip dengan atribusi yang tepat.
SUMBER DAN REDAKSI
Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
ذكرى المولد; empat bait mulai فرب صغير قوم علموه sampai فإن اليأس يخترم الشبابا.
https://www.safahat.org/books/70706142/6/
Petikan syair asli; judul pelajaran, tambahan harakat, terjemahan, penjelasan, contoh dan latihan disusun untuk TEMAS. Bukan hadis. Empat bait bersambung. Syarah menerangkan gambaran kuda dan bahasa pengandaian agar tidak menjadi pelabelan anak.
Pencocokan sumber: 14 Oktober 2026. Judul, harakat tambahan, terjemahan, syarah, dan latihan adalah susunan pedagogis. Status aplikasi menunggu tinjauan pengelola.
MURAJAAH PENDAMPING
Pilih satu mahfudzah kelas 1–5 yang bertema serupa bersama guru. Bandingkan pesan dan bentuk ungkapannya; hafalan lama tidak dihitung sebagai materi baru kelas 6.
Pelajaran untuk santri
Tugas penutup kelas 6: santri menyampaikan nasihat singkat, lalu membuat satu kegiatan pendampingan adik kelas yang dapat diteruskan pengurus berikutnya. Jelaskan batas kemampuan dan sumber materi. Jangan memakai bait ini untuk mempermalukan anak yang kesulitan belajar atau menjanjikan hasil yang tidak dapat dipastikan.
Latihan
1. Terjemahkan bait pertama per penggalan; jelaskan makna سَمَا dan الْمُسَوَّمَةَ dalam konteks.
2. Jelaskan satu keindahan ungkapan atau susunan bunyi dalam petikan ini. Apa hubungannya dengan pesan syair?
3. Adik kelas sering keliru membaca. Senior berkata, “Kamu tidak akan bisa.” Gunakan satu bait untuk memperbaiki cara mendampingi dan tentukan tindakan nyata.
4. Jelaskan hubungan pesan petikan ini dengan satu tanggung jawab santri menjelang lulus. Sebutkan satu penerapan dan satu penggunaan kutipan yang keliru.
5. Sampaikan nasihat 60–90 detik tentang “Mendidik agar Esok Bertumbuh”. Kutip sekurang-kurangnya satu bait utuh, sebutkan penyairnya, lalu berikan ajakan yang dapat dikerjakan.
2. Jelaskan satu keindahan ungkapan atau susunan bunyi dalam petikan ini. Apa hubungannya dengan pesan syair?
3. Adik kelas sering keliru membaca. Senior berkata, “Kamu tidak akan bisa.” Gunakan satu bait untuk memperbaiki cara mendampingi dan tentukan tindakan nyata.
4. Jelaskan hubungan pesan petikan ini dengan satu tanggung jawab santri menjelang lulus. Sebutkan satu penerapan dan satu penggunaan kutipan yang keliru.
5. Sampaikan nasihat 60–90 detik tentang “Mendidik agar Esok Bertumbuh”. Kutip sekurang-kurangnya satu bait utuh, sebutkan penyairnya, lalu berikan ajakan yang dapat dikerjakan.
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Bait 1: Betapa banyak anak kecil suatu kaum yang mereka didik, lalu ia menjadi luhur dan melindungi kuda-kuda Arab yang bertanda. Kosakata: سَمَا = menjadi tinggi atau luhur; الْمُسَوَّمَةَ = yang diberi tanda; menerangkan kuda.
2. Peralihan صغير menuju جيل membesarkan cakrawala dari satu anak ke masa depan bersama. العجب العجاب memperkuat rasa takjub. Pertentangan harapan dalam لعل dengan اليأس menempatkan cara mendidik sebagai pokok pesan.
3. Kutip ولا ترهق شباب الحي يأسا. Hentikan pelabelan, tentukan satu kesalahan yang dilatih, beri contoh bacaan, dan nilai kemajuan bertahap. Bila kesulitannya berlanjut, mintalah bantuan guru.
4. Tugas penutup kelas 6: santri menyampaikan nasihat singkat, lalu membuat satu kegiatan pendampingan adik kelas yang dapat diteruskan pengurus berikutnya. Jelaskan batas kemampuan dan sumber materi. Jangan memakai bait ini untuk mempermalukan anak yang kesulitan belajar atau menjanjikan hasil yang tidak dapat dipastikan. Batas penafsiran mengikuti penjelasan makna; jawaban dinilai dari kesesuaian alasan, bukan kesamaan kata.
5. Rubrik 0–2 untuk masing-masing: ketepatan lafaz; ketepatan makna; penyebutan sumber; kesesuaian contoh; kejelasan ajakan. Maksimum 10. Jangan memperkenalkan syair sebagai hadis. Santri boleh memilih bait yang paling sesuai, tanpa mengubah lafaz untuk mengejar rima.
2. Peralihan صغير menuju جيل membesarkan cakrawala dari satu anak ke masa depan bersama. العجب العجاب memperkuat rasa takjub. Pertentangan harapan dalam لعل dengan اليأس menempatkan cara mendidik sebagai pokok pesan.
3. Kutip ولا ترهق شباب الحي يأسا. Hentikan pelabelan, tentukan satu kesalahan yang dilatih, beri contoh bacaan, dan nilai kemajuan bertahap. Bila kesulitannya berlanjut, mintalah bantuan guru.
4. Tugas penutup kelas 6: santri menyampaikan nasihat singkat, lalu membuat satu kegiatan pendampingan adik kelas yang dapat diteruskan pengurus berikutnya. Jelaskan batas kemampuan dan sumber materi. Jangan memakai bait ini untuk mempermalukan anak yang kesulitan belajar atau menjanjikan hasil yang tidak dapat dipastikan. Batas penafsiran mengikuti penjelasan makna; jawaban dinilai dari kesesuaian alasan, bukan kesamaan kata.
5. Rubrik 0–2 untuk masing-masing: ketepatan lafaz; ketepatan makna; penyebutan sumber; kesesuaian contoh; kejelasan ajakan. Maksimum 10. Jangan memperkenalkan syair sebagai hadis. Santri boleh memilih bait yang paling sesuai, tanpa mengubah lafaz untuk mengejar rima.
Sumber & status penelaahan
Ahmad Syauqi, Al-Syawqiyyat
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.