Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Al-Qira’ah Ar-Rasyidah
JILID 4 · BACAAN 52 DARI 60

ولئن شكرتم لأزيدنكم

AL-QIRA’AH AR-RASYIDAHArab & Indonesia · Inggris tersedia

BACA & HAYATIالنص العربي

مِمَّا يُرْوَى لِذَوِي الْأَفْئِدَةِ الْمُسْتَيْقِظَةِ مَا سُمِعَ فِي حَدِيثٍ عَنْ بَعْضِ عُظَمَاءِ أَهْلِ الْمَغْرِبِ، حِينَ تَمَّتْ نِعْمَتُهُ وَاتَّسَعَتْ بَسْطَتُهُ وَنَفَذَتْ فِي دَوْلَةِ مَخْدُومِهِ كَلِمَتُهُ، أَنَّهُ سُئِلَ يَوْمًا: مَا الَّذِي أَوْصَلَكَ إِلَى التَّقَرُّبِ مِنَ الْمَلِكِ حَتَّى أَلْحَقَكَ فِي إِحْسَانِهِ إِلَيْكَ بِخَوَاصِّ أَهْلِهِ؟ فَقَالَ مَا مَعْنَاهُ:

اِعْلَمْ أَنَّهُ لَمَّا أَمْحَلَ هَذَا الصُّقْعُ فِي تِلْكَ السَّنَةِ الَّتِي سَمِعْتَ بِهَا فِي عَامِ الْقَحْطِ، وَاضْطَرَبَ النَّاسُ وَاشْتَدَّتِ اللَّازِبَةُ، وَضَاقَ الْأَمْرُ وَكَثُرَ الْجُوعُ، وَاسْتَوَى فِي الشِّدَّةِ الْمُقِلُّ وَالْمُكْثِرُ، وَنَفِدَتْ ذَخَائِرُ الْأَغْنِيَاءِ، وَسَحَبَتِ الْمَنِيَّةُ ذَيْلَ الْهَلَاكِ عَلَى الضُّعَفَاءِ، بَقِيتُ أَنَا وَأَهْلِي أَيَّامًا فِي قَبْضَةِ الْجُوعِ وَالْحَاجَةِ وَالْقِلَّةِ. فَدَعَتِ الضَّرُورَةُ إِلَى أَنْ أَكْتُبَ إِلَى الْمَلِكِ وَرَقَةً لَطِيفَةً، وَكَانَ ذَا مَيْلٍ إِلَى الْفَضْلِ وَرِعَايَةٍ لِأَهْلِ الْعِلْمِ، وَبَعَثْتُ بِهَا إِلَيْهِ. وَمِمَّا قُلْتُهُ إِنَّهُ قَدْ عَرَضَتْ فَاقَةٌ أَنْطَقَتِ التَّعَفُّفَ عَلَى خِلَافِ الْعَادَةِ بِالْمَسْأَلَةِ، وَأَحْوَجَتْ أَهْلَ الصِّيَانَةِ إِلَى تَحَمُّلِ ذُلِّ الِابْتِذَالِ، وَقَدْ وَقَعَ فِي النَّفْسِ أَنَّ فِي رَأْفَةِ الْمَلِكِ مَا يَكْشِفُ ضُرًّا وَيَسْتَرِقُّ حُرًّا، وَيَسْتَوْجِبُ عَلَى الْأَبَدِ حَمْدًا وَشُكْرًا. وَخَتَمْتُهَا بِقَوْلِي:

فَامْنُنْ بِمَا يَفْنَى وَيُثْمِرُ دَائِمًا
حَمْدًا يَدُومُ عَلَى مَدَى الْأَيَّامِ

فَلَمَّا وَقَفَ عَلَيْهَا وَقَعَتْ مِنْهُ بِمَوْقِعٍ، فَأَرْسَلَ غُلَامًا عَلَى يَدِهِ مَا دَفَعَ الْحَاجَةَ. فَكَتَبْتُ عَلَى يَدِ الْغُلَامِ كِتَابَ شُكْرٍ، لَمَّا وَقَفَ عَلَيْهِ أَطْرَبَهُ وَقَالَ: هَذَا الرَّجُلُ أَهْلٌ لِلْإِحْسَانِ إِلَيْهِ، فَإِنَّهُ إِذَا كَانَ هَذَا شُكْرَهُ لِلْقَلِيلِ مِنْ بِرِّنَا فَكَيْفَ يَكُونُ إِذَا أَتْحَفْنَاهُ بِإِنْعَامِنَا وَأَلْحَقْنَاهُ بِخَوَاصِّنَا؟ فَاسْتَدْعَانِي وَخَصَّنِي بِلَطَائِفِ بِرِّهِ، وَفَعَلَ بِي مَا رَأَيْتَ بَعْضَ أَثَرِهِ. فَبَذَلْتُ لَهُ مَالِي وَسَعْيِي وَجُهْدِي مِنْ مُنَاصَحَتِهِ وَحَمْدِهِ وَشُكْرِهِ وَخِدْمَتِهِ. وَجَدِيرٌ بِمَنْ شَكَرَ أَنْ يَشْمَلَهُ الْمَزِيدُ، فَإِنَّ رَبَّ الْعِزَّةِ جَلَّتْ قُدْرَتُهُ، مَعَ اسْتِغْنَائِهِ عَنِ الْعِبَادِ وَلَا يَنْتَفِعُ بِكَثْرَةِ شُكْرِهِمْ وَلَا يَضُرُّهُ زِيَادَةُ كُفْرِهِمْ، قَدْ بَذَلَ الْمَزِيدَ لِمَنْ شَكَرَ، وَأَعَدَّ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ لِمَنْ كَفَرَ. فَقَالَ تَعَالَى: «وَلَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ». فَمَا ظَنُّكَ بِالْإِنْسَانِ الَّذِي يَسْتَمِيلُهُ نَشْرُ الشُّكْرِ وَيُطْرِبُهُ ذِكْرُ الْحَمْدِ.

(الْعِقْدُ الْفَرِيدُ لِلْمَلِكِ السَّعِيدِ)

01Terjemahan maknaPahami isi bacaan dalam bahasa Indonesia

Di antara kisah yang disampaikan kepada orang-orang berhati sadar ialah cerita tentang seorang tokoh besar dari negeri Magrib. Setelah nikmat yang diterimanya sempurna, kedudukannya meluas, dan perkataannya berpengaruh dalam pemerintahan penguasa yang dilayaninya, suatu hari ia ditanya, “Apa yang mengantarkanmu menjadi begitu dekat kepada raja sampai dalam kebaikannya kepadamu ia menyamakanmu dengan orang-orang dekat keluarganya?” Ia menjawab dengan makna sebagai berikut.

Ketahuilah, ketika daerah ini mengalami kekeringan pada tahun paceklik yang telah kaudengar, rakyat menjadi gelisah dan kesulitan semakin berat. Keadaan menyempit, kelaparan merebak, dan orang berkekurangan maupun orang kaya sama-sama mengalami kesusahan. Simpanan orang kaya habis; kematian menyeret ekor kebinasaan di atas orang-orang lemah. Aku dan keluargaku bertahan beberapa hari dalam cengkeraman lapar, kebutuhan, dan kekurangan. Keadaan terpaksa mendorongku menulis sepucuk surat yang halus kepada raja. Ia mencintai keutamaan dan memperhatikan orang berilmu. Kukirimkan surat itu kepadanya. Di antara yang kutulis ialah bahwa telah datang kemiskinan yang, di luar kebiasaan, membuat sikap menjaga diri harus berbicara meminta bantuan. Kemiskinan itu memaksa orang yang menjaga kehormatannya menanggung kehinaan karena harus merendahkan diri. Dalam hatiku ada keyakinan bahwa belas kasih raja dapat menghilangkan penderitaan, menundukkan hati orang merdeka, dan membuatnya layak menerima pujian serta terima kasih selamanya. Kututup surat itu dengan bait:

Berilah dengan sesuatu yang akan habis, tetapi terus membuahkan
pujian yang kekal sepanjang hari-hari.

Ketika raja membaca surat itu, isinya menyentuh hatinya. Ia mengirim seorang pelayan yang membawa sesuatu untuk mengatasi kebutuhan kami. Melalui pelayan itu kutulis surat terima kasih. Ketika membacanya, raja merasa gembira dan berkata, “Orang ini pantas menerima kebaikan. Jika beginilah terima kasihnya atas sedikit kebaikan kami, bagaimana jika kami memberinya anugerah dan memasukkannya ke dalam kelompok orang dekat kami?” Ia memanggilku, mengkhususkanku dengan berbagai kebaikannya yang halus, dan berbuat kepadaku seperti yang sebagian pengaruhnya telah kaulihat. Aku pun mempersembahkan harta, usaha, dan kesungguhanku untuk menasihatinya dengan tulus, memujinya, berterima kasih kepadanya, dan melayaninya. Orang yang bersyukur layak mendapat tambahan. Sesungguhnya Tuhan Yang Mahamulia—mahabesar kekuasaan-Nya—tidak membutuhkan hamba-hamba-Nya. Banyaknya syukur mereka tidak menambah manfaat bagi-Nya dan bertambahnya pengingkaran mereka tidak merugikan-Nya. Namun, Dia menjanjikan tambahan bagi yang bersyukur dan menyediakan azab berat bagi yang ingkar. Allah berfirman, “Jika kamu bersyukur, sungguh Aku akan menambah bagimu; dan jika kamu ingkar, sesungguhnya azab-Ku benar-benar berat.” Maka bagaimana pendapatmu tentang manusia, yang hatinya dapat ditarik oleh ungkapan terima kasih dan dibuat gembira oleh sebutan pujian?

(Al-‘Iqd al-Farid, karya Al-Malik as-Sa‘id)

02Arti kata & frasaIkuti makna sesuai urutan teks Arab

مِمَّا يُرْوَى لِذَوِي الْأَفْئِدَةِ الْمُسْتَيْقِظَةِ — di antara yang diriwayatkan bagi pemilik hati yang sadar

مَا سُمِعَ فِي حَدِيثٍ — ialah yang didengar dalam cerita

عَنْ بَعْضِ عُظَمَاءِ أَهْلِ الْمَغْرِبِ، — mengenai sebagian tokoh besar penduduk Magrib,

حِينَ تَمَّتْ نِعْمَتُهُ — ketika sempurna nikmatnya

وَاتَّسَعَتْ بَسْطَتُهُ — dan meluas kedudukan serta kelapangannya

وَنَفَذَتْ فِي دَوْلَةِ مَخْدُومِهِ كَلِمَتُهُ، — dan berpengaruh perkataannya dalam pemerintahan tuannya,

أَنَّهُ سُئِلَ يَوْمًا: — bahwa ia ditanya suatu hari:

مَا الَّذِي أَوْصَلَكَ — apakah yang mengantarkanmu

إِلَى التَّقَرُّبِ مِنَ الْمَلِكِ — kepada kedekatan dengan raja

حَتَّى أَلْحَقَكَ فِي إِحْسَانِهِ إِلَيْكَ — hingga ia menyertakanmu dalam kebaikannya kepadamu

بِخَوَاصِّ أَهْلِهِ؟ — bersama orang-orang dekat keluarganya?

فَقَالَ مَا مَعْنَاهُ: — maka ia mengatakan yang maknanya:

اِعْلَمْ أَنَّهُ لَمَّا أَمْحَلَ — ketahuilah bahwa ketika mengalami kekeringan

هَذَا الصُّقْعُ فِي تِلْكَ السَّنَةِ — daerah ini pada tahun itu

الَّتِي سَمِعْتَ بِهَا — yang telah engkau dengar mengenainya

فِي عَامِ الْقَحْطِ، — pada tahun paceklik,

وَاضْطَرَبَ النَّاسُ وَاشْتَدَّتِ اللَّازِبَةُ، — dan orang-orang gelisah serta kesulitan semakin berat,

وَضَاقَ الْأَمْرُ وَكَثُرَ الْجُوعُ، — dan keadaan menyempit serta kelaparan semakin banyak,

وَاسْتَوَى فِي الشِّدَّةِ — dan menjadi sama dalam kesusahan

الْمُقِلُّ وَالْمُكْثِرُ، — orang yang sedikit hartanya dan yang banyak hartanya,

وَنَفِدَتْ ذَخَائِرُ الْأَغْنِيَاءِ، — dan habislah simpanan orang-orang kaya,

وَسَحَبَتِ الْمَنِيَّةُ ذَيْلَ الْهَلَاكِ — dan kematian menyeret ekor kebinasaan

عَلَى الضُّعَفَاءِ، — di atas orang-orang lemah,

بَقِيتُ أَنَا وَأَهْلِي أَيَّامًا — aku dan keluargaku tinggal selama beberapa hari

فِي قَبْضَةِ الْجُوعِ وَالْحَاجَةِ وَالْقِلَّةِ. — dalam cengkeraman lapar, kebutuhan, dan kekurangan.

فَدَعَتِ الضَّرُورَةُ إِلَى أَنْ أَكْتُبَ — maka keadaan terpaksa mendorongku menulis

إِلَى الْمَلِكِ وَرَقَةً لَطِيفَةً، — kepada raja sepucuk surat yang halus,

وَكَانَ ذَا مَيْلٍ إِلَى الْفَضْلِ — dan ia mempunyai kecenderungan kepada keutamaan

وَرِعَايَةٍ لِأَهْلِ الْعِلْمِ، — serta perhatian kepada orang-orang berilmu,

وَبَعَثْتُ بِهَا إِلَيْهِ. — dan aku mengirimkannya kepadanya.

وَمِمَّا قُلْتُهُ — dan di antara yang kukatakan

إِنَّهُ قَدْ عَرَضَتْ فَاقَةٌ — ialah bahwa telah datang kemiskinan

أَنْطَقَتِ التَّعَفُّفَ عَلَى خِلَافِ الْعَادَةِ — yang membuat penjagaan diri berbicara di luar kebiasaan

بِالْمَسْأَلَةِ، — dengan meminta bantuan,

وَأَحْوَجَتْ أَهْلَ الصِّيَانَةِ — dan memaksa orang-orang yang menjaga kehormatan

إِلَى تَحَمُّلِ ذُلِّ الِابْتِذَالِ، — menanggung kehinaan merendahkan diri,

وَقَدْ وَقَعَ فِي النَّفْسِ — dan telah terlintas dalam jiwa

أَنَّ فِي رَأْفَةِ الْمَلِكِ — bahwa dalam belas kasih raja

مَا يَكْشِفُ ضُرًّا — ada yang menghilangkan penderitaan

وَيَسْتَرِقُّ حُرًّا، — dan memperhamba hati orang merdeka,

وَيَسْتَوْجِبُ عَلَى الْأَبَدِ — dan membuat layak menerima selamanya

حَمْدًا وَشُكْرًا. — pujian dan terima kasih.

وَخَتَمْتُهَا بِقَوْلِي: — dan kututup dengan ucapanku:

فَامْنُنْ بِمَا يَفْنَى — maka berilah dengan sesuatu yang habis

وَيُثْمِرُ دَائِمًا — dan yang terus membuahkan

حَمْدًا يَدُومُ عَلَى مَدَى الْأَيَّامِ — pujian yang bertahan sepanjang hari-hari

فَلَمَّا وَقَفَ عَلَيْهَا — maka ketika ia membaca surat itu

وَقَعَتْ مِنْهُ بِمَوْقِعٍ، — ia berkesan dalam dirinya,

فَأَرْسَلَ غُلَامًا — lalu ia mengirim seorang pelayan

عَلَى يَدِهِ مَا دَفَعَ الْحَاجَةَ. — melalui tangannya sesuatu yang menghalau kebutuhan.

فَكَتَبْتُ عَلَى يَدِ الْغُلَامِ — maka kutulis melalui tangan pelayan

كِتَابَ شُكْرٍ، — surat terima kasih,

لَمَّا وَقَفَ عَلَيْهِ أَطْرَبَهُ — ketika ia membacanya, surat itu menggembirakannya

وَقَالَ: هَذَا الرَّجُلُ — dan ia berkata: lelaki ini

أَهْلٌ لِلْإِحْسَانِ إِلَيْهِ، — layak untuk diberi kebaikan,

فَإِنَّهُ إِذَا كَانَ هَذَا شُكْرَهُ — maka jika inilah terima kasihnya

لِلْقَلِيلِ مِنْ بِرِّنَا — atas sedikit dari kebaikan kami

فَكَيْفَ يَكُونُ — maka bagaimana jadinya

إِذَا أَتْحَفْنَاهُ بِإِنْعَامِنَا — jika kami menghadiahinya anugerah kami

وَأَلْحَقْنَاهُ بِخَوَاصِّنَا؟ — dan menyertakannya dengan orang-orang dekat kami?

فَاسْتَدْعَانِي — maka ia memanggilku

وَخَصَّنِي بِلَطَائِفِ بِرِّهِ، — dan mengkhususkanku dengan kelembutan kebaikannya,

وَفَعَلَ بِي — dan berbuat kepadaku

مَا رَأَيْتَ بَعْضَ أَثَرِهِ. — sesuatu yang sebagian pengaruhnya telah engkau lihat.

فَبَذَلْتُ لَهُ مَالِي — maka aku mempersembahkan kepadanya hartaku

وَسَعْيِي وَجُهْدِي — serta usahaku dan kesungguhanku

مِنْ مُنَاصَحَتِهِ وَحَمْدِهِ — berupa ketulusan menasihati dan memujinya

وَشُكْرِهِ وَخِدْمَتِهِ. — serta berterima kasih dan melayaninya.

وَجَدِيرٌ بِمَنْ شَكَرَ — dan layak bagi orang yang bersyukur

أَنْ يَشْمَلَهُ الْمَزِيدُ، — agar tambahan meliputinya,

فَإِنَّ رَبَّ الْعِزَّةِ — sebab Tuhan Yang Mahamulia

جَلَّتْ قُدْرَتُهُ، — mahabesar kekuasaan-Nya,

مَعَ اسْتِغْنَائِهِ عَنِ الْعِبَادِ — dengan ketidakbutuhan-Nya kepada hamba-hamba

وَلَا يَنْتَفِعُ بِكَثْرَةِ شُكْرِهِمْ — dan Dia tidak mendapat manfaat dari banyaknya syukur mereka

وَلَا يَضُرُّهُ زِيَادَةُ كُفْرِهِمْ، — serta tambahan pengingkaran mereka tidak merugikan-Nya,

قَدْ بَذَلَ الْمَزِيدَ لِمَنْ شَكَرَ، — telah menjanjikan tambahan bagi yang bersyukur,

وَأَعَدَّ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ — dan menyediakan azab yang berat

لِمَنْ كَفَرَ. — bagi yang ingkar.

فَقَالَ تَعَالَى: — maka Yang Mahatinggi berfirman:

«وَلَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ — “Dan jika kalian bersyukur, sungguh Aku akan menambah bagi kalian

وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ — dan jika kalian ingkar

إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ». — sesungguhnya azab-Ku sungguh berat.”

فَمَا ظَنُّكَ بِالْإِنْسَانِ — maka bagaimana pendapatmu tentang manusia

الَّذِي يَسْتَمِيلُهُ نَشْرُ الشُّكْرِ — yang hatinya ditarik oleh penyampaian terima kasih

وَيُطْرِبُهُ ذِكْرُ الْحَمْدِ. — dan yang digembirakan oleh sebutan pujian.

(الْعِقْدُ الْفَرِيدُ لِلْمَلِكِ السَّعِيدِ) — (Al-‘Iqd al-Farid karya Al-Malik as-Sa‘id)

03Penjelasan bacaanDalami isi, kosakata, dan pelajaran yang disampaikan

Bacaan menjelaskan hubungan antara kebaikan dan syukur melalui kisah seorang tokoh yang pernah kelaparan. Ia memohon bantuan dengan bahasa yang menjaga martabat, kemudian membalas bantuan itu dengan surat terima kasih. Raja menilai ketulusan syukurnya sebagai tanda bahwa ia layak dipercaya. Penutup menghubungkan pengalaman manusia tersebut dengan janji Allah kepada orang yang bersyukur.

الصُّقْع adalah daerah, أَمْحَلَ berarti mengalami kekeringan atau paceklik, dan اللَّازِبَة adalah kesulitan berat yang melekat. Pasangan الْمُقِلّ وَالْمُكْثِر menunjukkan bahwa bencana menimpa orang miskin maupun kaya. يَسْتَرِقُّ حُرًّا secara harfiah berarti menjadikan orang merdeka seperti hamba; di sini maksudnya kebaikan menundukkan hati melalui rasa terima kasih, bukan perbudakan secara hukum.

Kalimat سَحَبَتِ الْمَنِيَّةُ ذَيْلَ الْهَلَاكِ mempersonifikasikan kematian sebagai sosok yang menyeret ekor kebinasaan. Dalam bait فَامْنُنْ بِمَا يَفْنَى, benda yang akan habis dipertentangkan dengan pujian yang bertahan. Hubungan pertentangan itu memperkuat ajakan untuk memberi.

Pada لَأَزِيدَنَّكُمْ terdapat lam dan nun penegas yang menguatkan janji. Pesan moralnya bukan menjilat demi keuntungan, melainkan mengenali bantuan, mengungkapkan penghargaan, dan membalas kepercayaan melalui nasihat serta pelayanan yang tulus. Atribusi judul kitab pada akhir bacaan mengikuti sumber buku ini.

04Latihan pemahamanCoba jawab sebelum membuka pedoman

LOTS · 1–5

  1. مِنْ أَيِّ بِلَادٍ كَانَ الرَّجُلُ الَّذِي رَوَى الْقِصَّةَ؟

  2. مَا الْأَزْمَةُ الَّتِي أَصَابَتْ بِلَادَهُ؟

  3. إِلَى مَنْ كَتَبَ الرَّجُلُ طَلَبًا لِلْمُسَاعَدَةِ؟

  4. مَنْ حَمَلَ مَا دَفَعَ حَاجَةَ الرَّجُلِ؟

  5. مَاذَا أَرْسَلَ الرَّجُلُ بَعْدَ وُصُولِ الْمُسَاعَدَةِ؟

MOTS · 6–10

  1. مَا الَّذِي اضْطَرَّ الرَّجُلَ إِلَى الْكِتَابَةِ إِلَى الْمَلِكِ؟

  2. لِمَاذَا رَأَى الْمَلِكُ أَنَّ الرَّجُلَ أَهْلٌ لِمَزِيدٍ مِنَ الْإِحْسَانِ؟

  3. مَا الْفَرْقُ بَيْنَ مَقْصِدِ الرِّسَالَةِ الْأُولَى وَمَقْصِدِ الثَّانِيَةِ؟

  4. كَيْفَ انْتَقَلَ شُكْرُ الرَّجُلِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَى الْعَمَلِ؟

  5. مَا الْمُقَابَلَةُ فِي الْبَيْتِ بَيْنَ الْمَالِ وَالْحَمْدِ؟

HOTS · 11–15

  1. هَلْ يَكُونُ الشُّكْرُ صَادِقًا إِذَا كَانَ صَاحِبُهُ لَا يُرِيدُ إِلَّا مَالًا آخَرَ؟ عَلِّلْ.

  2. سَاعَدَكَ زَمِيلٌ فِي الدِّرَاسَةِ؛ كَيْفَ تَشْكُرُهُ بِقَوْلٍ وَعَمَلٍ؟

  3. اُكْتُبْ رِسَالَةَ شُكْرٍ قَصِيرَةً لِمَنْ أَعَانَ أُسْرَةً مُحْتَاجَةً؟

  4. هَلْ يَمْنَعُنَا شُكْرُ شَخْصٍ مِنْ نُصْحِهِ إِذَا أَخْطَأَ؟ اسْتَعِنْ بِسُلُوكِ الرَّجُلِ.

  5. اِقْتَرِحْ نَشَاطًا صَفِّيًّا يُحَوِّلُ الشُّكْرَ إِلَى عَمَلٍ نَافِعٍ، وَبَيِّنْ فَائِدَتَهُ؟

Lihat pedoman jawaban

LOTS · 1–5

  1. كَانَ مِنْ أَهْلِ الْمَغْرِبِ.

  2. أَصَابَهَا الْقَحْطُ وَالْجُوعُ.

  3. كَتَبَ إِلَى الْمَلِكِ.

  4. حَمَلَهُ غُلَامٌ أَرْسَلَهُ الْمَلِكُ.

  5. أَرْسَلَ كِتَابَ شُكْرٍ.

MOTS · 6–10

  1. اشْتَدَّ الْجُوعُ وَالْحَاجَةُ بِهِ وَبِأَهْلِهِ فِي عَامِ الْقَحْطِ، فَطَلَبَ مُسَاعَدَةَ الْمَلِكِ.

  2. لِأَنَّ كِتَابَ شُكْرِهِ أَظْهَرَ عِظَمَ شُكْرِهِ عَلَى الْقَلِيلِ مِنَ الْبِرِّ.

  3. الْأُولَى لِطَلَبِ الْعَوْنِ، وَالثَّانِيَةُ لِلتَّعْبِيرِ عَنِ الشُّكْرِ بَعْدَ الْعَوْنِ.

  4. كَتَبَ شُكْرَهُ أَوَّلًا، ثُمَّ بَذَلَ مَالَهُ وَجُهْدَهُ فِي النُّصْحِ وَالْخِدْمَةِ.

  5. الْمَالُ يُنْفَقُ وَيَنْفَدُ، أَمَّا حَمْدُ الْإِحْسَانِ فَقَدْ يَبْقَى زَمَنًا طَوِيلًا.

HOTS · 11–15

  1. لَا يَكْفِي ذَلِكَ لِلصِّدْقِ؛ فَالشُّكْرُ الصَّادِقُ يَعْتَرِفُ بِالْمَعْرُوفِ وَإِنْ لَمْ يَأْتِ بَعْدَهُ عَطَاءٌ.

  2. مِثَالٌ: أَقُولُ لَهُ: جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا، وَأُسَاعِدُهُ إِذَا احْتَاجَ إِلَى عَوْنِي.

  3. مِثَالٌ: شُكْرًا لَكَ عَلَى عَوْنِكَ. لَقَدْ خَفَّفْتَ حُزْنَ الْأُسْرَةِ، وَأَدْخَلْتَ عَلَيْهَا السُّرُورَ.

  4. لَا؛ فَقَدْ جَمَعَ الرَّجُلُ بَيْنَ الشُّكْرِ وَالنُّصْحِ، وَالنَّصِيحَةُ الصَّادِقَةُ مِنَ الْوَفَاءِ.

  5. مِثَالٌ: نُسَاعِدُ فِي تَرْتِيبِ مَكْتَبَةِ الْمَدْرَسَةِ شُكْرًا لِمَنْ يَخْدُمُونَنَا؛ فَنَرُدُّ الْمَعْرُوفَ بِعَمَلٍ نَافِعٍ.

ENBahasa InggrisArti kata & terjemahan utuh

Draf Inggris · perlu ditinjau

Terjemahan utuh

Among the stories told to conscious people is the story of a great figure from the land of the Maghrib. After the favors he received were complete, his position expanded, and his words influential in the government of the ruler he served, one day he was asked, "What brought you to become so close to the king that in his kindness to you he equated you with those close to his family?" He answered with the following meaning.

You know, when this region experienced drought in the lean year you have heard about, the people became restless and the difficulties became even greater. Conditions narrowed, hunger spread, and poor and rich people alike experienced hardship. The savings of the rich run out; death drags its tail of destruction over the weak. My family and I endured several days in the grip of hunger, need and want. Circumstances forced me to write a gentle letter to the king. He loves virtue and pays attention to knowledgeable people. I sent the letter to him. Among what I wrote was that there had come a poverty which, out of the ordinary, made self-preservation necessary to speak for help. Poverty forces people who maintain their honor to endure the humiliation of having to humble themselves. In my heart is the belief that the king's mercy can relieve suffering, subdue the heart of a free man, and make him worthy of eternal praise and gratitude. I closed the letter with the following verse:

Give with something that will run out, but continues to produce
eternal praise throughout the days.

When the king read the letter, its contents touched his heart. He sent a waiter who brought something to address our needs. Through the servant I wrote a letter of thanks. When he read it, the king was delighted and said, "This man deserves kindness. If this is how he thanks us for our little kindness, how about we grant him a boon and include him in the group of those close to us?" He called me, singled me out with his various subtle kindnesses, and did to me such as some of his effects you have seen. I also offered my wealth, effort and sincerity to advise him sincerely, praise him, thank him and serve him. Grateful people deserve more. Indeed, the Most Glorious God—His mighty power—does not need His servants. The increase in their gratitude does not increase His benefit and the increase in their denial does not harm Him. However, He promises additions for those who are grateful and provides heavy punishment for those who disbelieve. Allah says, "If you are grateful, I will truly increase it for you; and if you disobey, truly My punishment will be truly severe." So what do you think of humans, whose hearts can be attracted by expressions of gratitude and made happy by words of praise?

(Al-‘Iqd al-Farid, by Al-Malik as-Sa‘id)

Arti kata / frasa

مِمَّا يُرْوَى لِذَوِي الْأَفْئِدَةِ الْمُسْتَيْقِظَةِ — among those narrated for the possessor of a conscious heart

مَا سُمِعَ فِي حَدِيثٍ — is what is heard in the story

عَنْ بَعْضِ عُظَمَاءِ أَهْلِ الْمَغْرِبِ، — regarding some of the major figures of the Maghrib population,

حِينَ تَمَّتْ نِعْمَتُهُ — when it is perfectly delicious

وَاتَّسَعَتْ بَسْطَتُهُ — and expands its position and spaciousness

وَنَفَذَتْ فِي دَوْلَةِ مَخْدُومِهِ كَلِمَتُهُ، — and the influence of his words in the reign of his master,

أَنَّهُ سُئِلَ يَوْمًا: — that he was asked one day:

مَا الَّذِي أَوْصَلَكَ — what brought you

إِلَى التَّقَرُّبِ مِنَ الْمَلِكِ — to closeness to the king

حَتَّى أَلْحَقَكَ فِي إِحْسَانِهِ إِلَيْكَ — until he includes you in his kindness to you

بِخَوَاصِّ أَهْلِهِ؟ — with people close to his family?

فَقَالَ مَا مَعْنَاهُ: — then he said the meaning:

اِعْلَمْ أَنَّهُ لَمَّا أَمْحَلَ — know that when experiencing a drought

هَذَا الصُّقْعُ فِي تِلْكَ السَّنَةِ — this area in that year

الَّتِي سَمِعْتَ بِهَا — that you have heard about

فِي عَامِ الْقَحْطِ، — in a lean year,

وَاضْطَرَبَ النَّاسُ وَاشْتَدَّتِ اللَّازِبَةُ، — and the people are restless and the difficulties are getting worse,

وَضَاقَ الْأَمْرُ وَكَثُرَ الْجُوعُ، — and cramped conditions and increasing hunger,

وَاسْتَوَى فِي الشِّدَّةِ — and be equal in distress

الْمُقِلُّ وَالْمُكْثِرُ، — those who have little wealth and those who have much wealth,

وَنَفِدَتْ ذَخَائِرُ الْأَغْنِيَاءِ، — and the savings of the rich ran out,

وَسَحَبَتِ الْمَنِيَّةُ ذَيْلَ الْهَلَاكِ — and death drags the tail of destruction

عَلَى الضُّعَفَاءِ، — above the weak,

بَقِيتُ أَنَا وَأَهْلِي أَيَّامًا — my family and I stayed for a few days

فِي قَبْضَةِ الْجُوعِ وَالْحَاجَةِ وَالْقِلَّةِ. — in the grip of hunger, need, and want.

فَدَعَتِ الضَّرُورَةُ إِلَى أَنْ أَكْتُبَ — then circumstances forced me to write

إِلَى الْمَلِكِ وَرَقَةً لَطِيفَةً، — to the king a fine letter,

وَكَانَ ذَا مَيْلٍ إِلَى الْفَضْلِ — and he has a tendency towards virtue

وَرِعَايَةٍ لِأَهْلِ الْعِلْمِ، — as well as attention to people of knowledge,

وَبَعَثْتُ بِهَا إِلَيْهِ. — and I sent it to him.

وَمِمَّا قُلْتُهُ — and between what I said

إِنَّهُ قَدْ عَرَضَتْ فَاقَةٌ — is that poverty has come

أَنْطَقَتِ التَّعَفُّفَ عَلَى خِلَافِ الْعَادَةِ — which makes self-preservation speaking out of the ordinary

بِالْمَسْأَلَةِ، — by asking for help,

وَأَحْوَجَتْ أَهْلَ الصِّيَانَةِ — and force those who guard honor

إِلَى تَحَمُّلِ ذُلِّ الِابْتِذَالِ، — endure the humiliation of self-abasement,

وَقَدْ وَقَعَ فِي النَّفْسِ — and has crossed into the soul

أَنَّ فِي رَأْفَةِ الْمَلِكِ — that in the king's mercy

مَا يَكْشِفُ ضُرًّا — there is something that removes suffering

وَيَسْتَرِقُّ حُرًّا، — and enslave the hearts of the free,

وَيَسْتَوْجِبُ عَلَى الْأَبَدِ — and make it worth receiving forever

حَمْدًا وَشُكْرًا. — kudos and thanks.

وَخَتَمْتُهَا بِقَوْلِي: — and I close with my words:

فَامْنُنْ بِمَا يَفْنَى — then give it with something that runs out

وَيُثْمِرُ دَائِمًا — and which continues to bear fruit

حَمْدًا يَدُومُ عَلَى مَدَى الْأَيَّامِ — praise that lasts all the days

فَلَمَّا وَقَفَ عَلَيْهَا — then when he read the letter

وَقَعَتْ مِنْهُ بِمَوْقِعٍ، — it made an impression on him,

فَأَرْسَلَ غُلَامًا — then he sent a servant

عَلَى يَدِهِ مَا دَفَعَ الْحَاجَةَ. — through his hands something that dispels need.

فَكَتَبْتُ عَلَى يَدِ الْغُلَامِ — then I wrote it through the servant's hand

كِتَابَ شُكْرٍ، — thank you letter,

لَمَّا وَقَفَ عَلَيْهِ أَطْرَبَهُ — when he read it, the letter delighted him

وَقَالَ: هَذَا الرَّجُلُ — and he said: this man

أَهْلٌ لِلْإِحْسَانِ إِلَيْهِ، — worthy of kindness,

فَإِنَّهُ إِذَا كَانَ هَذَا شُكْرَهُ — then if this is the thanks

لِلْقَلِيلِ مِنْ بِرِّنَا — for a little of our kindness

فَكَيْفَ يَكُونُ — then how will it be

إِذَا أَتْحَفْنَاهُ بِإِنْعَامِنَا — if we grant him our grace

وَأَلْحَقْنَاهُ بِخَوَاصِّنَا؟ — and include them with those close to us?

فَاسْتَدْعَانِي — then he called me

وَخَصَّنِي بِلَطَائِفِ بِرِّهِ، — and singled me out with the tenderness of his kindness,

وَفَعَلَ بِي — and did to me

مَا رَأَيْتَ بَعْضَ أَثَرِهِ. — something you have seen some of the effects of.

فَبَذَلْتُ لَهُ مَالِي — so I offered him my treasure

وَسَعْيِي وَجُهْدِي — as well as my efforts and my sincerity

مِنْ مُنَاصَحَتِهِ وَحَمْدِهِ — in the form of sincerity in advising and praising him

وَشُكْرِهِ وَخِدْمَتِهِ. — and thanked and served him.

وَجَدِيرٌ بِمَنْ شَكَرَ — and worthy of a grateful person

أَنْ يَشْمَلَهُ الْمَزِيدُ، — to additionally include it,

فَإِنَّ رَبَّ الْعِزَّةِ — because God is the Most Glorious

جَلَّتْ قُدْرَتُهُ، — great is His power,

مَعَ اسْتِغْنَائِهِ عَنِ الْعِبَادِ — with His lack of need for servants

وَلَا يَنْتَفِعُ بِكَثْرَةِ شُكْرِهِمْ — and He did not benefit from their many thanksgivings

وَلَا يَضُرُّهُ زِيَادَةُ كُفْرِهِمْ، — and their additional denial did not harm Him,

قَدْ بَذَلَ الْمَزِيدَ لِمَنْ شَكَرَ، — has promised additions to the grateful,

وَأَعَدَّ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ — and prepares a severe punishment

لِمَنْ كَفَرَ. — for those who deny it.

فَقَالَ تَعَالَى: — then the Most High said:

«وَلَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ — “And if you are grateful, truly I will give you more

وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ — and if you deny it

إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ». — verily My punishment is truly severe.”

فَمَا ظَنُّكَ بِالْإِنْسَانِ — then what do you think about humans

الَّذِي يَسْتَمِيلُهُ نَشْرُ الشُّكْرِ — whose heart was tugged by the delivery of thanks

وَيُطْرِبُهُ ذِكْرُ الْحَمْدِ. — and who are excited by mentions of praise.

(الْعِقْدُ الْفَرِيدُ لِلْمَلِكِ السَّعِيدِ) — (Al-‘Iqd al-Farid by Al-Malik as-Sa‘id)

Teks sumberBaca redaksi sumber yang tersimpan dalam koleksi

مما يروى لذوي الأفئدة المستيقظة ما سمع في حديث عن بعض عظماء أهل المغرب، حين تمت نعمته واتسعت بسطته ونفذت في دولة مخدومه كلمته، أنه سئل يوما: ما الذي أوصلك إلى التقرب من الملك حتى ألحقك في إحسانه إليك بخواص أهله؟ فقال ما معناه:

اعلم أنه لما أمحل هذا الصقع في تلك السنة التي سمعت بها في عام القحط، واضطرب الناس واشتدت اللازبة، وضاق الأمر وكثر الجوع، واستوى في الشدة المقل والمكثر، ونفدت ذخائر الأغنياء، وسحبت المنية ذيل الهلاك على الضعفاء، بقيت أنا وأهلي أياما في قبضة الجوع والحاجة والقلة. فدعت الضرورة إلى أن أكتب إلى الملك ورقة لطيفة، وكان ذا ميل إلى الفضل ورعاية لأهل العلم، وبعثت بها إليه. ومما قلته إنه قد عرضت فاقة أنطقت التعفف على خلاف العادة بالمسألة، وأحوجت أهل الصيانة إلى تحمل ذل الابتذال، وقد وقع في النفس أن في رأفة الملك ما يكشف ضرا ويسترق حرا، ويستوجب على الأبد حمدا وشكرا. وختمتها بقولي:

فامنن بما يفنى ويثمر دائما
حمدا يدوم على مدى الأيام

فلما وقف عليها وقعت منه بموقع، فأرسل غلاما على يده ما دفع الحاجة. فكتبت على يد الغلام كتاب شكر، لما وقف عليه أطربه وقال: هذا الرجل أهل للإحسان إليه، فإنه إذا كان هذا شكره للقليل من برنا فكيف يكون إذا أتحفناه بإنعامنا وألحقناه بخواصنا؟ فاستدعاني وخصني بلطائف بره، وفعل بي ما رأيت بعض أثره. فبذلت له مالي وسعيي وجهدي من مناصحته وحمده وشكره وخدمته. وجدير بمن شكر أن يشمله المزيد، فإن رب العزة جلت قدرته، مع استغنائه عن العباد ولا ينتفع بكثرة شكرهم ولا يضره زيادة كفرهم، قد بذل المزيد لمن شكر، وأعد العذاب الشديد لمن كفر. فقال تعالى: «ولئن شكرتم لأزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي لشديد». فما ظنك بالإنسان الذي يستميله نشر الشكر ويطربه ذكر الحمد.

(العقد الفريد للملك السعيد)

AL-QIRA’AH AR-RASYIDAH

Bagian bacaan

Catat bacaanmu

Al-Qira’ah Ar-Rasyidah · Jilid 4 · Bacaan 52 · ولئن شكرتم لأزيدنكم

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Al-Qira’ah Ar-Rasyidah · Jilid 4 · Bacaan 52 · ولئن شكرتم لأزيدنكم

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan