Adab dalam majelis
أدب المجالسة
Syair
إِنْ أَنْتَ جَالَسْتَ الرِّجَالَ ذَوِي النُّهَى # فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالْكَمَالِ مُؤَدَّبًا
وَاسْمَعْ حَدِيثَهُمْ إِذَا هُمْ حَدَّثُوا # وَاجْعَلْ حَدِيثَكَ إِنْ نَطَقْتَ مُهَذَّبًا
وَاسْمَعْ حَدِيثَهُمْ إِذَا هُمْ حَدَّثُوا # وَاجْعَلْ حَدِيثَكَ إِنْ نَطَقْتَ مُهَذَّبًا
MAKNA INDONESIA
Majelis ilmu harus dihadiri dengan sopan, mau mendengar, dan berbicara secara terukur.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
إِنْ أَنْتَ جَالَسْتَ الرِّجَالَ — Jika engkau duduk bersama orang-orang
ذَوِي النُهَى — yang mempunyai akal bijaksana
فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالكَمَالِ مُؤَدَّبًا — maka duduklah bersama mereka dengan adab yang sempurna
وَاسْمَعْ حَدِيْثَهُمْ — dan dengarkanlah pembicaraan mereka
إِذَا هُمْ حَدَّثُوْا — ketika mereka berbicara
وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ — dan jadikanlah pembicaraanmu
إِنْ نَطَقْتَ — apabila engkau berbicara
مُهَذَّبًا — santun dan terdidik
ذَوِي النُهَى — yang mempunyai akal bijaksana
فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالكَمَالِ مُؤَدَّبًا — maka duduklah bersama mereka dengan adab yang sempurna
وَاسْمَعْ حَدِيْثَهُمْ — dan dengarkanlah pembicaraan mereka
إِذَا هُمْ حَدَّثُوْا — ketika mereka berbicara
وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ — dan jadikanlah pembicaraanmu
إِنْ نَطَقْتَ — apabila engkau berbicara
مُهَذَّبًا — santun dan terdidik
Penjelasan / syarah
Bait pertama menata sikap saat berada bersama orang bijaksana, sedangkan bait kedua menata hubungan antara mendengarkan dan berbicara. Menghormati majelis berarti menyimak saat orang lain menjelaskan dan menjaga ucapan ketika mendapat giliran.
ذَوِي النُّهَى berarti orang-orang yang mempunyai akal dan pertimbangan; النُّهَى bukan larangan dalam kalimat ini. مُؤَدَّبًا menjelaskan keadaan orang yang duduk, sementara مُهَذَّبًا menjelaskan sifat pembicaraannya. Pengulangan إِنْ dan إِذَا mengaitkan adab dengan keadaan konkret: ketika duduk bersama, ketika mendengar, dan ketika berbicara.
ذَوِي النُّهَى berarti orang-orang yang mempunyai akal dan pertimbangan; النُّهَى bukan larangan dalam kalimat ini. مُؤَدَّبًا menjelaskan keadaan orang yang duduk, sementara مُهَذَّبًا menjelaskan sifat pembicaraannya. Pengulangan إِنْ dan إِذَا mengaitkan adab dengan keadaan konkret: ketika duduk bersama, ketika mendengar, dan ketika berbicara.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
إِنْ أَنْتَ جَالَسْتَ الرِّجَالَ — If you sit with people
ذَوِي النُهَى — who has a wise mind
فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالكَمَالِ مُؤَدَّبًا — then sit with them with perfect etiquette
وَاسْمَعْ حَدِيْثَهُمْ — and listen to their conversation
إِذَا هُمْ حَدَّثُوْا — when they talk
وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ — and make it your talk
إِنْ نَطَقْتَ — when you speak
مُهَذَّبًا — polite and educated
ذَوِي النُهَى — who has a wise mind
فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالكَمَالِ مُؤَدَّبًا — then sit with them with perfect etiquette
وَاسْمَعْ حَدِيْثَهُمْ — and listen to their conversation
إِذَا هُمْ حَدَّثُوْا — when they talk
وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ — and make it your talk
إِنْ نَطَقْتَ — when you speak
مُهَذَّبًا — polite and educated
Terjemahan utuh
When you sit with people of understanding, sit among them with perfect courtesy. Listen when they speak, and when you speak, let your words be refined.
Pelajaran untuk santri
Di Ponpes TEMAS, adab menjadi ruh ilmu: menghormati pengasuh dan guru, menjaga sikap kepada teman, serta menempatkan akhlak di atas gengsi dan latar belakang.
Latihan
1. Bagaimana adab duduk bersama orang yang berakal menurut teks?
2. Apa yang dilakukan ketika mereka sedang berbicara?
3. Bagaimana menerapkan وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ إِنْ نَطَقْتَ مُهَذَّبًا dalam diskusi?
2. Apa yang dilakukan ketika mereka sedang berbicara?
3. Bagaimana menerapkan وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ إِنْ نَطَقْتَ مُهَذَّبًا dalam diskusi?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Duduk dengan sopan dan menjaga adab.
2. Mendengarkan pembicaraan mereka.
3. Contoh: memilih kata yang santun, tidak memotong pembicaraan, dan menyampaikan pendapat dengan tertib.
2. Mendengarkan pembicaraan mereka.
3. Contoh: memilih kata yang santun, tidak memotong pembicaraan, dan menyampaikan pendapat dengan tertib.
Sumber & status penelaahan
Pengarang / sumber belum dicantumkan. · halaman 159
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.