Tawaduk ketika berkedudukan
التواضع 1
Syair
تَوَاضَعْ إِذَا مَا نِلْتَ فِي النَّاسِ رِفْعَةً # فَإِنَّ رَفِيعَ الْقَوْمِ مَنْ يَتَوَاضَعُ
تَوَاضَعْ إِذَا مَا كَانَ قَدْرُكَ عَالِيًا # فَإِنَّ اتِّضَاعَ الْمَرْءِ مِنْ شِيَمِ الْعَقْلِ
تَوَاضَعْ إِذَا مَا كَانَ قَدْرُكَ عَالِيًا # فَإِنَّ اتِّضَاعَ الْمَرْءِ مِنْ شِيَمِ الْعَقْلِ
MAKNA INDONESIA
Semakin tinggi ilmu atau jabatan, semakin besar tuntutan untuk tawaduk.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
تَوَاضَعْ — Rendahkanlah hati
إِذَا مَا نِلْتَ — apabila engkau memperoleh
فيِ النَاسِ رِفْعَةً — kedudukan tinggi di tengah manusia
فَإِنَّ رَفِيْعَ القَوْمِ — karena orang yang luhur dalam kaumnya
مَنْ يَتَوَاضَعُ — ialah orang yang rendah hati
تَوَاضَعْ — Rendahkanlah hati
إِذَا مَا كَانَ قَدْرُكَ عَالِيًا — apabila kedudukanmu telah tinggi
فَإِنَّ اتِّضَاعَ الْمَرْءِ — karena kerendahan hati seseorang
مِنْ شِيَمِ العَقْلِ — termasuk perangai orang berakal
إِذَا مَا نِلْتَ — apabila engkau memperoleh
فيِ النَاسِ رِفْعَةً — kedudukan tinggi di tengah manusia
فَإِنَّ رَفِيْعَ القَوْمِ — karena orang yang luhur dalam kaumnya
مَنْ يَتَوَاضَعُ — ialah orang yang rendah hati
تَوَاضَعْ — Rendahkanlah hati
إِذَا مَا كَانَ قَدْرُكَ عَالِيًا — apabila kedudukanmu telah tinggi
فَإِنَّ اتِّضَاعَ الْمَرْءِ — karena kerendahan hati seseorang
مِنْ شِيَمِ العَقْلِ — termasuk perangai orang berakal
Penjelasan / syarah
Kedudukan yang tinggi tidak dijadikan alasan untuk berjarak atau meremehkan orang lain. Pengulangan تَوَاضَعْ menguatkan tuntutan agar kemajuan dalam kedudukan disertai kemampuan menjaga sikap. Kemuliaan dipandang lebih utuh apabila orang tetap mudah menerima nasihat dan menghargai sesama.
رِفْعَةٌ dan قَدْرٌ عَالٍ menunjuk kedudukan atau penghargaan, sedangkan اتِّضَاعُ الْمَرْءِ di sini berarti kerendahan hati, bukan merendahkan martabat diri. شِيَمٌ adalah bentuk jamak bagi sifat atau perangai. Susunan فَإِنَّ memberi alasan mengapa orang yang berkedudukan tinggi tetap perlu tawaduk.
رِفْعَةٌ dan قَدْرٌ عَالٍ menunjuk kedudukan atau penghargaan, sedangkan اتِّضَاعُ الْمَرْءِ di sini berarti kerendahan hati, bukan merendahkan martabat diri. شِيَمٌ adalah bentuk jamak bagi sifat atau perangai. Susunan فَإِنَّ memberi alasan mengapa orang yang berkedudukan tinggi tetap perlu tawaduk.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
تَوَاضَعْ — Be humble
إِذَا مَا نِلْتَ — if you get
فيِ النَاسِ رِفْعَةً — high position among humans
فَإِنَّ رَفِيْعَ القَوْمِ — because he is a noble person in his people
مَنْ يَتَوَاضَعُ — is a humble person
تَوَاضَعْ — Be humble
إِذَا مَا كَانَ قَدْرُكَ عَالِيًا — if your position is high
فَإِنَّ اتِّضَاعَ الْمَرْءِ — because of one's humility
مِنْ شِيَمِ العَقْلِ — includes the behavior of a rational person
إِذَا مَا نِلْتَ — if you get
فيِ النَاسِ رِفْعَةً — high position among humans
فَإِنَّ رَفِيْعَ القَوْمِ — because he is a noble person in his people
مَنْ يَتَوَاضَعُ — is a humble person
تَوَاضَعْ — Be humble
إِذَا مَا كَانَ قَدْرُكَ عَالِيًا — if your position is high
فَإِنَّ اتِّضَاعَ الْمَرْءِ — because of one's humility
مِنْ شِيَمِ العَقْلِ — includes the behavior of a rational person
Terjemahan utuh
Be humble when you gain a high position among people, for the truly elevated person is one who is humble. Be humble when your standing is high, for humility is a mark of sound understanding.
Pelajaran untuk santri
Pesan ini menjaga santri TEMAS dari ujub karena ilmu, prestasi, nasab, atau jabatan, serta menumbuhkan kesiapan menerima koreksi.
Latihan
1. Kapan seseorang khususnya diperintahkan bersikap tawaduk dalam syair?
2. Siapa yang disebut benar-benar tinggi kedudukannya?
3. Apa contoh tawaduk setelah mendapat prestasi?
2. Siapa yang disebut benar-benar tinggi kedudukannya?
3. Apa contoh tawaduk setelah mendapat prestasi?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Ketika mendapat kedudukan tinggi di tengah masyarakat.
2. Orang yang tetap rendah hati.
3. Contoh: bersyukur, menghargai bantuan orang lain, dan tetap bersedia belajar dari teman.
2. Orang yang tetap rendah hati.
3. Contoh: bersyukur, menghargai bantuan orang lain, dan tetap bersedia belajar dari teman.
Sumber & status penelaahan
Pengarang / sumber belum dicantumkan. · halaman 160
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.