Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Al-Qira’ah Ar-Rasyidah
JILID 2 · BACAAN 36 DARI 60

الطاووس

AL-QIRA’AH AR-RASYIDAHArab & Indonesia · Inggris tersedia

BACA & HAYATIالنص العربي
قَدْ أَظْهَرَ الطَّاوُسُ إِعْجَابَهُ، وَاخْتَالَ بَيْنَ الْوَرْدِ وَالْآسِ،

يَفْتِنُ النَّاظِرَ فِي شَكْلِهِ، بِحُسْنِ رِيشِ الذَّيْلِ وَالرَّأْسِ.

لَكِنَّ عُصْفُورًا تَصَدَّى لَهُ بِالذَّمِّ فِي صَحْبٍ وَجُلَّاسِ،

وَعَابَ مِنْهُ السَّاقَ فِي عُرْيِهَا، عَنْ ثَوْبِ رِيشٍ نَاعِمٍ كَاسِي.

فَقَامَ مِنْ حَوْلِهِمَا طَائِرٌ، يَرْمِيهِمَا بِالْمَنْطِقِ الْقَاسِي،

فَقَالَ كُلٌّ مِنْكُمَا مُعْجَبٌ، وَغَافِلٌ عَنْ عَيْبِهِ نَاسِي.

لَوْ نَظَرَ النَّاسُ إِلَى عَيْبِهِمْ، مَا عَابَ إِنْسَانٌ عَلَى النَّاسِ.

(الْعَرَبُ)
01Terjemahan maknaPahami isi bacaan dalam bahasa Indonesia
Merak memperlihatkan kekagumannya pada diri sendiri,
berjalan angkuh di antara bunga mawar dan tanaman murad.

Ia memukau siapa saja yang memperhatikan rupanya,
dengan keindahan bulu ekor dan kepalanya.

Namun, seekor burung pipit menghadangnya,
mencelanya di hadapan teman-teman dan burung-burung yang berkumpul.

Pipit itu mencela tungkai merak yang telanjang,
tanpa selimut bulu lembut yang menutupinya.

Lalu seekor burung di sekitar keduanya bangkit,
melontarkan perkataan keras kepada mereka berdua.

Katanya, “Kalian berdua sama-sama membanggakan diri,
lalai dan melupakan kekurangan sendiri.

Seandainya manusia memperhatikan kekurangannya sendiri,
niscaya tidak seorang pun sibuk mencela orang lain.”

Atribusi pada sumber: “Al-‘Arab” (orang-orang Arab).
02Arti kata & frasaIkuti makna sesuai urutan teks Arab

قَدْ أَظْهَرَ الطَّاوُسُ إِعْجَابَهُ، — Merak telah memperlihatkan kekagumannya pada diri sendiri,

وَاخْتَالَ بَيْنَ الْوَرْدِ وَالْآسِ، — dan berjalan angkuh di antara mawar dan murad.

يَفْتِنُ النَّاظِرَ فِي شَكْلِهِ، — Ia memukau orang yang memperhatikan rupanya,

بِحُسْنِ رِيشِ الذَّيْلِ وَالرَّأْسِ. — dengan keindahan bulu ekor dan kepala.

لَكِنَّ عُصْفُورًا تَصَدَّى لَهُ — Akan tetapi, seekor burung pipit menghadangnya,

بِالذَّمِّ فِي صَحْبٍ وَجُلَّاسِ، — dengan celaan di hadapan teman-teman dan para pendamping.

وَعَابَ مِنْهُ السَّاقَ فِي عُرْيِهَا، — Ia mencela tungkai merak yang telanjang,

عَنْ ثَوْبِ رِيشٍ نَاعِمٍ كَاسِي. — tanpa pakaian bulu lembut yang menyelimutinya.

فَقَامَ مِنْ حَوْلِهِمَا طَائِرٌ، — Lalu bangkitlah seekor burung dari sekitar keduanya,

يَرْمِيهِمَا بِالْمَنْطِقِ الْقَاسِي، — melontarkan ucapan keras kepada keduanya.

فَقَالَ كُلٌّ مِنْكُمَا مُعْجَبٌ، — Ia berkata: masing-masing kalian membanggakan diri,

وَغَافِلٌ عَنْ عَيْبِهِ نَاسِي. — dan lalai serta lupa akan kekurangannya sendiri.

لَوْ نَظَرَ النَّاسُ إِلَى عَيْبِهِمْ، — Seandainya manusia memperhatikan kekurangan mereka sendiri,

مَا عَابَ إِنْسَانٌ عَلَى النَّاسِ. — niscaya tidak seorang pun mencela manusia lainnya.

(الْعَرَبُ) — ("Al-‘Arab"; secara harfiah: orang-orang Arab)

03Penjelasan bacaanDalami isi, kosakata, dan pelajaran yang disampaikan
Syair ini mempertemukan dua kekeliruan: merak berbangga karena bulunya, sedangkan pipit merasa lebih baik dengan mencela tungkai merak. Burung ketiga menegur keduanya. Jadi, nasihat penutup tidak hanya ditujukan kepada orang yang pamer, tetapi juga kepada orang yang sibuk mencari kekurangan orang lain. Pengamatan terhadap kekurangan sendiri diharapkan menumbuhkan kerendahan hati.

Kata اخْتَالَ berarti berjalan atau bersikap angkuh. الْآسُ ialah tanaman murad atau myrtle, disebut bersama mawar sebagai latar taman. تَصَدَّى لَهُ bermakna menghadang atau tampil menentangnya; pada syair ini caranya ialah mencela. Ungkapan يَرْمِيهِمَا بِالْمَنْطِقِ الْقَاسِي menggunakan gambaran “melempari” untuk ucapan keras, bukan melempar benda. عُرْيُ السَّاقِ berarti tungkai yang tidak ditutupi bulu.

Akhiran ـهُمَا dalam حَوْلِهِمَا dan يَرْمِيهِمَا menunjuk dua tokoh, merak dan pipit. Susunan كُلٌّ مِنْكُمَا menilai masing-masing dari dua pihak. Kalimat لَوْ نَظَرَ ... مَا عَابَ menyatakan keadaan pengandaian beserta akibatnya: seandainya orang mengamati aibnya sendiri, ia tidak akan mencela orang lain. Bentuk akhir كَاسِي dan نَاسِي dipertahankan mengikuti bunyi sajak sumber. Atribusi الْعَرَبُ dicantumkan sebagaimana cetakan, tanpa menetapkan nama penyair yang tidak disebutkan.
04Latihan pemahamanCoba jawab sebelum membuka pedoman

LOTS · 1–5

  1. بِمَاذَا كَانَ الطَّاوُوسُ يُعْجِبُ النَّاظِرِينَ؟

  2. مَاذَا عَابَ الْعُصْفُورُ عَلَى الطَّاوُوسِ؟

  3. مَا نَصِيحَةُ الطَّائِرِ الْآخَرِ لَهُمَا؟

  4. أَيْنَ اخْتَالَ الطَّاوُوسُ؟

  5. مَنْ وَجَّهَ اللَّوْمَ إِلَى الطَّاوُوسِ وَالْعُصْفُورِ مَعًا؟

MOTS · 6–10

  1. مَا مَعْنَى «اخْتَالَ»؟

  2. مَا مَعْنَى «غَافِلٌ عَنْ عَيْبِهِ»؟

  3. مَا الْفَرْقُ بَيْنَ تَصَرُّفِ الطَّاوُوسِ وَتَصَرُّفِ الْعُصْفُورِ قَبْلَ تَدَخُّلِ الطَّائِرِ الْآخَرِ؟

  4. لِمَاذَا انْتَقَدَ الطَّائِرُ الطَّاوُوسَ مَعَ أَنَّ رِيشَهُ جَمِيلٌ؟

  5. مَا الْمُرَادُ بِوَصْفِ الرِّيشِ بِأَنَّهُ ثَوْبٌ كَاسٍ لِلسَّاقِ؟

HOTS · 11–12

  1. مَا الْفَرْقُ بَيْنَ النَّصِيحَةِ وَالسُّخْرِيَةِ مِنْ شَكْلِ الْآخَرِ؟

  2. مَاذَا تَقُولُ لِزَمِيلٍ يَسْخَرُ مِنْ شَكْلِ زَمِيلِهِ؟ عَلِّلْ نَصِيحَتَكَ؟

Lihat pedoman jawaban

LOTS · 1–5

  1. كَانَ يُعْجِبُهُمْ بِجَمَالِ ذَيْلِهِ وَرَأْسِهِ.

  2. عَابَ عَلَيْهِ سَاقَيْهِ الْخَالِيَتَيْنِ مِنَ الرِّيشِ.

  3. نَصَحَهُمَا بِالنَّظَرِ إِلَى عُيُوبِهِمَا قَبْلَ عَيْبِ غَيْرِهِمَا.

  4. اخْتَالَ بَيْنَ الْوَرْدِ وَالْآسِ.

  5. وَجَّهَهُ طَائِرٌ آخَرُ.

MOTS · 6–10

  1. مَعْنَاهُ تَبَخْتَرَ إِعْجَابًا بِنَفْسِهِ.

  2. مَعْنَاهُ لَا يَنْتَبِهُ إِلَى نَقْصِهِ.

  3. تَبَاهَى الطَّاوُوسُ بِجَمَالِهِ، وَعَابَ الْعُصْفُورُ سَاقَهُ أَمَامَ الْجَالِسِينَ.

  4. لِأَنَّ إِعْجَابَهُ بِنَفْسِهِ أَنْسَاهُ عَيْبَهُ.

  5. الْمُرَادُ أَنَّ الرِّيشَ يُغَطِّي كَالثَّوْبِ، وَلَكِنَّ سَاقَ الطَّاوُوسِ بِلَا هَذَا الْغِطَاءِ فِي الْوَصْفِ.

HOTS · 11–12

  1. مِثَالٌ: النَّصِيحَةُ تُسَاعِدُهُ بِأَدَبٍ، وَالسُّخْرِيَةُ تُؤْذِيهِ؛ لِذَلِكَ لَا أُقَلِّدُ ذَمَّ الْعُصْفُورِ.

  2. مِثَالٌ: لِنَتْرُكِ السُّخْرِيَةَ وَنُصْلِحْ أَخْلَاقَنَا؛ فَلِكُلِّ إِنْسَانٍ نَقْصٌ وَلَا يَصِحُّ إِيذَاءُ غَيْرِهِ.

ENBahasa InggrisArti kata & terjemahan utuh

Draf Inggris · perlu ditinjau

Terjemahan utuh

Peacock shows his admiration for himself,
striding proudly among the roses and myrtle plants.

He amazes anyone who pays attention to his appearance,
with the beauty of its tail and head feathers.

However, a sparrow intercepted him,
denounced him in front of his friends and the assembled birds.

The sparrow taunted the peacock's bare limbs,
without a soft fur blanket covering it.

Then a bird around the two rose,
said harsh words to both of them.

He said, "You both are proud of yourself,
negligent and forgetting one's own shortcomings.

If man were to pay attention to his own shortcomings,
surely no one is busy criticizing others.”

Attribution to source: “Al-‘Arab” (the Arabs).

Arti kata / frasa

قَدْ أَظْهَرَ الطَّاوُسُ إِعْجَابَهُ، — Peacock has shown his admiration for himself,

وَاخْتَالَ بَيْنَ الْوَرْدِ وَالْآسِ، — and walks proudly among the roses and myrtles.

يَفْتِنُ النَّاظِرَ فِي شَكْلِهِ، — He amazes those who pay attention to his appearance,

بِحُسْنِ رِيشِ الذَّيْلِ وَالرَّأْسِ. — with beautiful tail and head feathers.

لَكِنَّ عُصْفُورًا تَصَدَّى لَهُ — However, a sparrow intercepted him,

بِالذَّمِّ فِي صَحْبٍ وَجُلَّاسِ، — with reproaches in the presence of friends and companions.

وَعَابَ مِنْهُ السَّاقَ فِي عُرْيِهَا، — He denounces the peacock's bare limbs,

عَنْ ثَوْبِ رِيشٍ نَاعِمٍ كَاسِي. — without the soft fur covering him.

فَقَامَ مِنْ حَوْلِهِمَا طَائِرٌ، — Then a bird rose from around the two of them,

يَرْمِيهِمَا بِالْمَنْطِقِ الْقَاسِي، — made harsh remarks to the two of them.

فَقَالَ كُلٌّ مِنْكُمَا مُعْجَبٌ، — He said: each of you boasts,

وَغَافِلٌ عَنْ عَيْبِهِ نَاسِي. — and neglect and forget his own shortcomings.

لَوْ نَظَرَ النَّاسُ إِلَى عَيْبِهِمْ، — If humans were to pay attention to their own shortcomings,

مَا عَابَ إِنْسَانٌ عَلَى النَّاسِ. — surely no one criticizes another human being.

(الْعَرَبُ) — ("Al-‘Arab"; literally: the Arabs)

Teks sumberBaca redaksi sumber yang tersimpan dalam koleksi
قَدْ أَظْهَرَ الطَّاوُسُ إِعْجَابَهُ، وَاخْتَالَ بَيْنَ الْوَرْدِ وَالْآسِ،

يَفْتِنُ النَّاظِرَ فِي شَكْلِهِ، بِحُسْنِ رِيشِ الذَّيْلِ وَالرَّأْسِ.

لَكِنَّ عُصْفُورًا تَصَدَّى لَهُ بِالذَّمِّ فِي صَحْبٍ وَجُلَّاسِ،

وَعَابَ مِنْهُ السَّاقَ فِي عُرْيِهَا، عَنْ ثَوْبِ رِيشٍ نَاعِمٍ كَاسِي.

فَقَامَ مِنْ حَوْلِهِمَا طَائِرٌ، يَرْمِيهِمَا بِالْمَنْطِقِ الْقَاسِي،

فَقَالَ كُلٌّ مِنْكُمَا مُعْجَبٌ، وَغَافِلٌ عَنْ عَيْبِهِ نَاسِي.

لَوْ نَظَرَ النَّاسُ إِلَى عَيْبِهِمْ، مَا عَابَ إِنْسَانٌ عَلَى النَّاسِ.

(الْعَرَبُ)
AL-QIRA’AH AR-RASYIDAH

Bagian bacaan

Catat bacaanmu

Al-Qira’ah Ar-Rasyidah · Jilid 2 · Bacaan 36 · الطاووس

Tersimpan di perangkat ini. Masuk agar progres dapat dibuka di perangkat lain.
Masuk untuk sinkronisasi

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Al-Qira’ah Ar-Rasyidah · Jilid 2 · Bacaan 36 · الطاووس

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan