Masa menanam dan menjaga nikmat
المقتطفات 1
Syair
إِنْ أَنْتَ لَمْ تَزْرَعْ وَأَبْصَرْتَ حَاصِدًا # نَدِمْتَ عَلَى التَّفْرِيطِ فِي زَمَنِ الْبَذْرِ
وَإِذَا كُنْتَ فِي نِعْمَةٍ فَارْعَهَا # فَإِنَّ الْمَعَاصِيَ تُزِيلُ النِّعَمَ
وَإِذَا كُنْتَ فِي نِعْمَةٍ فَارْعَهَا # فَإِنَّ الْمَعَاصِيَ تُزِيلُ النِّعَمَ
MAKNA INDONESIA
Gunakan masa belajar untuk menanam amal dan jaga nikmat dengan ketaatan.
Arti & penjelasan
Arti harfiah Ikuti susunan kata dalam teks
إِنْ أَنْتَ لَمْ تَزْرَعْ — Jika engkau tidak menanam
وَأَبْصَرْتَ حَاصِدًا — lalu melihat orang menuai
نَدِمْتَ عَلَى التَفْرِيْطِ — engkau menyesali kelalaian
فيِ زَمَنِ البَذْرِ — pada masa menabur benih
وَإِذَا كُنْتَ فيِ نِعْمةٍ — dan apabila engkau berada dalam kenikmatan
فَارْعَهَـا — maka peliharalah nikmat itu
فَإِنَّ الْمَعَاصِيَ تُزِيْلُ النِعـَمَ — karena maksiat menghilangkan nikmat-nikmat
وَأَبْصَرْتَ حَاصِدًا — lalu melihat orang menuai
نَدِمْتَ عَلَى التَفْرِيْطِ — engkau menyesali kelalaian
فيِ زَمَنِ البَذْرِ — pada masa menabur benih
وَإِذَا كُنْتَ فيِ نِعْمةٍ — dan apabila engkau berada dalam kenikmatan
فَارْعَهَـا — maka peliharalah nikmat itu
فَإِنَّ الْمَعَاصِيَ تُزِيْلُ النِعـَمَ — karena maksiat menghilangkan nikmat-nikmat
Penjelasan / syarah
Bait pertama mengibaratkan persiapan sebagai menanam dan hasil sebagai panen: kesempatan yang disia-siakan baru terasa ketika orang lain memperoleh hasil. Bait kedua beralih kepada kewajiban merawat nikmat dan menghindari tindakan yang merusaknya. Keduanya dipertemukan oleh tanggung jawab memakai kesempatan dengan baik.
التَّفْرِيْطُ berarti kelalaian atau menyia-nyiakan kewajiban, الْبَذْرُ ialah penaburan benih, dan فَارْعَهَا berarti peliharalah atau jagalah nikmat tersebut. Kalimat tentang maksiat merupakan peringatan moral kepada diri sendiri, bukan alasan memastikan bahwa setiap orang yang kehilangan nikmat sedang dihukum karena dosa tertentu. Dua bait ini dijelaskan sebagai rangkaian dalam data tanpa menetapkan keduanya berasal dari satu penyair.
التَّفْرِيْطُ berarti kelalaian atau menyia-nyiakan kewajiban, الْبَذْرُ ialah penaburan benih, dan فَارْعَهَا berarti peliharalah atau jagalah nikmat tersebut. Kalimat tentang maksiat merupakan peringatan moral kepada diri sendiri, bukan alasan memastikan bahwa setiap orang yang kehilangan nikmat sedang dihukum karena dosa tertentu. Dua bait ini dijelaskan sebagai rangkaian dalam data tanpa menetapkan keduanya berasal dari satu penyair.
Bahasa Inggris Harfiah & terjemahan utuh
Draf Inggris · perlu ditinjau
Arti kata / frasa
إِنْ أَنْتَ لَمْ تَزْرَعْ — If you don't plant
وَأَبْصَرْتَ حَاصِدًا — then saw people reap
نَدِمْتَ عَلَى التَفْرِيْطِ — you regret the negligence
فيِ زَمَنِ البَذْرِ — at the time of sowing the seeds
وَإِذَا كُنْتَ فيِ نِعْمةٍ — and when you are in pleasure
فَارْعَهَـا — then keep that blessing
فَإِنَّ الْمَعَاصِيَ تُزِيْلُ النِعـَمَ — because immorality takes away blessings
وَأَبْصَرْتَ حَاصِدًا — then saw people reap
نَدِمْتَ عَلَى التَفْرِيْطِ — you regret the negligence
فيِ زَمَنِ البَذْرِ — at the time of sowing the seeds
وَإِذَا كُنْتَ فيِ نِعْمةٍ — and when you are in pleasure
فَارْعَهَـا — then keep that blessing
فَإِنَّ الْمَعَاصِيَ تُزِيْلُ النِعـَمَ — because immorality takes away blessings
Terjemahan utuh
If you have not sown and then see someone harvesting, you will regret your neglect during the sowing season. When you enjoy a blessing, take care of it, for acts of disobedience cause blessings to disappear.
Pelajaran untuk santri
Di Ponpes TEMAS, pesan ini dapat menjadi bahan muhasabah setelah mengaji atau sebelum tidur agar santri mengenali kekurangan dan memperbaikinya secara bertahap.
Latihan
1. Mengapa orang yang tidak menanam menyesal ketika melihat orang lain memanen?
2. Apa yang diperintahkan ketika seseorang berada dalam kenikmatan?
3. Apa hubungan menanam dan menjaga nikmat dengan kehidupan pelajar?
2. Apa yang diperintahkan ketika seseorang berada dalam kenikmatan?
3. Apa hubungan menanam dan menjaga nikmat dengan kehidupan pelajar?
Pedoman jawaban Buka setelah mencoba sendiri
1. Karena ia telah menyia-nyiakan masa menabur benih.
2. Menjaga nikmat tersebut.
3. Contoh: menggunakan masa belajar untuk membangun kemampuan dan menjaga kesempatan belajar dengan perilaku yang baik.
2. Menjaga nikmat tersebut.
3. Contoh: menggunakan masa belajar untuk membangun kemampuan dan menjaga kesempatan belajar dengan perilaku yang baik.
Sumber & status penelaahan
Pengarang / sumber belum dicantumkan. · halaman 161
Sumber masih memerlukan penelaahan. Koreksi dan rujukan pembaca sangat membantu.