Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Jamak mudzakkar salim dan mulhaq · Alfiyah — Syarah Pembelajaran
Koleksi belajar
NAHWU & SHARAF · EDISI AWAL

Alfiyah Syarah Pembelajaran

Pahami kaidahnya. Uraikan kalimatnya.

71 bait20 pelajaran60 latihan
ألفيةابن مالك

Edisi awal: mukadimah dan tiga bab pertama, bait 1–71. Bab al-‘Alam dan bagian sesudahnya belum dimasukkan.

PELAJARAN 10 DARI 20 · BAIT 35–40

Jamak mudzakkar salim dan mulhaq

جمع المذكر السالم وملحقاته

Membaca tanda i‘rab jamak salim, mengenali mulhaq, dan membedakan nun jamak dari nun mutsanna.

Bekal sebelum membaca

Pelajaran 9: alif/ya mutsanna dan fungsi nun.

Buka pengantar dasar ↗

01 Baca matannya

وَارْفَعْ بِوَاوٍ وَبِيَا اجْرُرْ وَانْصِبِ

سَالِمَ جَمْعِ عَامِرٍ وَمُذْنِبِ

Terjemahan maksud

Rafa‘kan dengan waw, serta jarkan dan nashabkan dengan ya, bentuk jamak salim dari ‘Amir dan mudznib—

وَشِبْهِ ذَيْنِ وَبِهِ عِشْرُونَا

وَبَابُهُ أُلْحِقَ وَالْأَهْلُونَا

Terjemahan maksud

—serta kata sejenis keduanya. ‘Isyruna dan kelompoknya, serta ahluna, diikutkan pada i‘rab ini.

أُولُو وَعَالَمُونَ عِلِّيُّونَا

وَأَرَضُونَ شَذَّ وَالسِّنُونَا

Terjemahan maksud

Demikian pula ulu, ‘alamuna, dan ‘illiyyuna; aradhuna menyimpang dari pola biasa, juga sinuna—

وَبَابُهُ وَمِثْلَ حِينٍ قَدْ يَرِدْ

ذَا الْبَابُ وَهْوَ عِنْدَ قَوْمٍ يَطَّرِدْ

Terjemahan maksud

—dan kelompoknya. Kelompok terakhir ini terkadang dipakai seperti hin; sebagian ahli bahasa memperluas pemakaian itu.

وَنُونَ مَجْمُوعٍ وَمَا بِهِ الْتَحَقْ

فَافْتَحْ وَقَلَّ مَنْ بِكَسْرِهِ نَطَقْ

Terjemahan maksud

Bacalah nun jamak dan bentuk yang diikutkan kepadanya dengan fathah; pembacaan dengan kasrah sedikit.

وَنُونُ مَا ثُنِّيَ وَالْمُلْحَقِ بِهْ

بِعَكْسِ ذَاكَ اسْتَعْمَلُوهُ فَانْتَبِهْ

Terjemahan maksud

Nun mutsanna dan bentuk yang diikutkan kepadanya dipakai dengan kebalikan ketentuan itu; perhatikanlah.

02 Kosakata kunci

Pilihan istilah dan frasa penting pada pelajaran ini.

سَالِمَ جَمْعِ
jamak yang mempertahankan bentuk tunggal
أُلْحِقَ
diikutkan
أُولُو
para pemilik
السِّنُونَا
tahun-tahun; alif akhir untuk nazam

03 Pahami kaidahnya

Waw atau ya sesuai kedudukan

Jamak mudzakkar salim seperti مُعَلِّمُونَ dirafa‘kan dengan waw; nashab dan jar memakai ya: مُعَلِّمِينَ. Bentuk tunggalnya tetap dikenali. Contoh عامر pada nazam mewakili nama laki-laki berakal, sedangkan مذنب mewakili sifat. Pembentukan jamak ini mempunyai syarat; tidak semua isim cukup ditambahi -un.

Mulhaq mengikuti i‘rab, bukan seluruh syarat bentuk

Bilangan puluhan, أَهْلُونَ, أُولُو, عَالَمُونَ, عِلِّيُّونَ, أَرَضُونَ, dan سِنُونَ disebut dalam nazam. Mereka mengikuti i‘rab jamak ini walaupun tidak memenuhi seluruh syarat jamak salim yang biasa. Ulu bermakna para pemilik. Sinun berarti tahun-tahun; sebagian penggunaan kelompok ini mengikuti pola lain yang dicatat pada bait 38.

Harakat nun membantu membaca

Nun jamak salim pada pola utama dibaca fathah: مُعَلِّمُونَ dan مُعَلِّمِينَ. Nun mutsanna dibaca kasrah: مُعَلِّمَانِ dan مُعَلِّمَيْنِ. Nazam mencatat pemakaian lain yang sedikit; gunakan pola utama dahulu. Dalam idhafah, nun kedua kelompok dibuang, seperti مُعَلِّمُو الْمَدْرَسَةِ. Huruf waw tetap menjadi tanda rafa‘.

Pendalaman & batas penerapan

Pada pemakaian سنين seperti حين, i‘rab dapat berada pada nun dan ya tetap. Ibnu Aqil membahas batas perluasan pemakaian itu. Pembacaan teks yang mengikuti bahasa tersebut tidak boleh dikoreksi hanya karena berbeda dari pola latihan utama.

04 Uraikan kalimatnya

حَضَرَ الْمُعَلِّمُونَ

Para guru laki-laki hadir.

Lihat analisis i‘rab

الْمُعَلِّمُونَ: fa‘il marfu‘ dengan waw karena jamak mudzakkar salim. Nun berfathah.

مَرَرْتُ بِالْمُعَلِّمِينَ

Aku melewati para guru laki-laki.

Lihat analisis i‘rab

الْمُعَلِّمِينَ: majrur dengan ya; mim sebelum ya berkasrah dan nun berfathah. Ini berbeda dari الْمُعَلِّمَيْنِ, “dua guru”.

05 Uji pemahamanmu

Coba jawab dengan alasan sebelum membuka pembahasan.

  1. Apa tanda nashab مُعَلِّمِينَ?

    Buka pembahasan

    Ya, karena jamak mudzakkar salim; bukan fathah pada nun.

  2. Apa beda مُعَلِّمَيْنِ dan مُعَلِّمِينَ?

    Buka pembahasan

    Yang pertama dua guru: ya didahului fathah, nun kasrah. Yang kedua para guru: ya didahului kasrah, nun fathah.

  3. Mengapa عشرون disebut mulhaq?

    Buka pembahasan

    Ia mengikuti tanda i‘rab jamak mudzakkar salim, tetapi bukan jamak teratur dari satu kata tunggal yang memenuhi syarat pembentukannya.

Rujukan pelajaran

Syarah Ibnu Aqil · jilid 1 · halaman 59–72 ↗

Tautan membuka awal rentang pembahasan. Catatan kaki dalam edisi ini dapat berasal dari penyunting; uraian pelajaran disusun kembali dalam bahasa Indonesia.

Buka halaman matan pembanding ↗

Asal naskah dan catatan penyusunan

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Alfiyah — Syarah Pembelajaran · Pelajaran 10 · Jamak mudzakkar salim dan mulhaqEdisi awal · revisi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan