Lima bentuk mudhari‘
الأفعال الخمسة
Menentukan rafa‘, nashab, dan jazm pada af‘al khamsah melalui tetap atau hilangnya nun.
Bekal sebelum membaca
Tanda mudhari‘, huruf lam, dan perbedaan nun niswah dengan nun rafa‘.
Buka pengantar dasar ↗01 Baca matannya
وَاجْعَلْ لِنَحْوِ يَفْعَلَانِ النُّونَا
رَفْعًا وَتَدْعِينَ وَتَسْأَلُونَا
Terjemahan maksud
Jadikan tetapnya nun sebagai tanda rafa‘ pada bentuk seperti yaf‘alani, tad‘ina, dan tas’aluna.
وَحَذْفَهَا لِلْجَزْمِ وَالنَّصْبِ سِمَهْ
كَلَمْ تَكُونِي لِتَرُومِي مَظْلَمَهْ
Terjemahan maksud
Penghapusan nun menjadi tanda jazm dan nashab, seperti dalam “lam takuni litarumi mazhlamah”.
02 Kosakata kunci
Pilihan istilah dan frasa penting pada pelajaran ini.
- النُّونَا
- nun; alif akhir mengikuti nazam
- حَذْفَهَا
- penghapusannya
- سِمَهْ
- tanda
- مَظْلَمَهْ
- kezaliman
03 Pahami kaidahnya
Lima pola, banyak kata kerja
Af‘al khamsah ialah mudhari‘ yang bersambung alif dua, waw jamak, atau ya lawan bicara perempuan. Lima polanya: يَفْعَلَانِ، تَفْعَلَانِ، يَفْعَلُونَ، تَفْعَلُونَ، تَفْعَلِينَ. “Lima” menunjuk pola, bukan hanya lima kosakata. يَكْتُبُونَ dan يَدْرُسُونَ sama-sama termasuk di dalamnya.
Nun menandai rafa‘
Jika tidak ada amil nashab atau jazm, nun tetap: أَنْتُمْ تَكْتُبُونَ. Jika dimasuki lan, nun hilang: لَنْ تَكْتُبُوا. Jika dimasuki lam, nun juga hilang: لَمْ تَكْتُبُوا. Bentuk akhirnya sama-sama kehilangan nun, tetapi keadaan i‘rabnya berbeda menurut amil: lan menashabkan dan lam menjazmkan.
Dhamir pelaku tetap dikenali
Waw pada تَكْتُبُوا adalah dhamir fa‘il. Alif sesudah waw pada ejaan ini merupakan alif pembeda yang tidak dibaca dan bukan tanda nashab. Pada تَكْتُبِي, ya adalah dhamir mukhathabah. Nun yang dihapus bukan pelakunya, melainkan tanda rafa‘. Perbedaan ini mencegah tercampurnya nun af‘al khamsah dengan nun niswah.
Pendalaman & batas penerapan
Nun pada tatsniyah fi‘il dan nun pada tatsniyah isim tidak memiliki fungsi tanda i‘rab yang sama. يَكْتُبَانِ marfu‘ dengan tetapnya nun; طَالِبَانِ marfu‘ dengan alif. Kesamaan bunyi akhir tidak menyamakan analisis.
04 Uraikan kalimatnya
أَنْتُمْ تَكْتُبُونَ
Kalian menulis.
Lihat analisis i‘rab
أَنْتُمْ: mubtada. تَكْتُبُونَ: mudhari‘ marfu‘ dengan tetapnya nun; waw adalah fa‘il. Jumlah fi‘liyah menjadi khabar.
لَنْ تَكْتُبِي
Engkau perempuan tidak akan menulis.
Lihat analisis i‘rab
لَنْ: huruf nashab. تَكْتُبِي: mudhari‘ manshub dengan penghapusan nun; ya adalah dhamir fa‘il.
05 Uji pemahamanmu
Coba jawab dengan alasan sebelum membuka pembahasan.
Ubah تَكْتُبُونَ setelah لم.
Buka pembahasan
لَمْ تَكْتُبُوا: majzum dengan penghapusan nun.
Apa fa‘il pada تَكْتُبِينَ?
Buka pembahasan
Ya mukhathabah; nun adalah tanda rafa‘.
Mengapa لن تكتبا dan لم تكتبا sama-sama tanpa nun?
Buka pembahasan
Keduanya menuntut penghapusan nun, tetapi yang pertama manshub dan yang kedua majzum.
Kemajuan tersimpan di perangkat ini.
Rujukan pelajaran
Syarah Ibnu Aqil · jilid 1 · halaman 78–79 ↗
Tautan membuka awal rentang pembahasan. Catatan kaki dalam edisi ini dapat berasal dari penyunting; uraian pelajaran disusun kembali dalam bahasa Indonesia.