Lewati navigasi
Pustaka TEMAS / Huruf, madhi, mudhari‘, dan amar · Alfiyah — Syarah Pembelajaran
Koleksi belajar
NAHWU & SHARAF · EDISI AWAL

Alfiyah Syarah Pembelajaran

Pahami kaidahnya. Uraikan kalimatnya.

71 bait20 pelajaran60 latihan
ألفيةابن مالك

Edisi awal: mukadimah dan tiga bab pertama, bait 1–71. Bab al-‘Alam dan bagian sesudahnya belum dimasukkan.

PELAJARAN 4 DARI 20 · BAIT 12–14

Huruf, madhi, mudhari‘, dan amar

تمييز الحرف وأنواع الفعل

Membedakan fi‘il amar dari isim fi‘il serta menguji tanda mudhari‘ dan madhi.

Bekal sebelum membaca

Pelajaran 3: tanda isim dan tanda fi‘il.

Buka pengantar dasar ↗

01 Baca matannya

سِوَاهُمَا الْحَرْفُ كَهَلْ وَفِي وَلَمْ

فِعْلٌ مُضَارِعٌ يَلِي لَمْ كَيَشَمْ

Terjemahan maksud

Selain keduanya ialah huruf, seperti hal, fi, dan lam. Fi‘il mudhari‘ dapat mengikuti lam, seperti yasyam.

وَمَاضِيَ الْأَفْعَالِ بِالتَّا مِزْ وَسِمْ

بِالنُّونِ فِعْلَ الْأَمْرِ إِنْ أَمْرٌ فُهِمْ

Terjemahan maksud

Bedakan fi‘il madhi dengan ta; tandai fi‘il amar dengan nun apabila makna perintah dipahami darinya.

وَالْأَمْرُ إِنْ لَمْ يَكُ لِلنُّونِ مَحَلْ

فِيهِ هُوَ اسْمٌ نَحْوُ صَهْ وَحَيَّهَلْ

Terjemahan maksud

Ungkapan bermakna perintah yang tidak dapat menerima nun tersebut tergolong isim, seperti shah dan hayyahal.

02 Kosakata kunci

Pilihan istilah dan frasa penting pada pelajaran ini.

سِوَاهُمَا
selain keduanya
مِزْ
bedakanlah
سِمْ
tandailah
صَهْ
diamlah

03 Pahami kaidahnya

Huruf sebagai kategori kata

Huruf di sini adalah kata tugas yang maknanya terkait dengan kata lain, seperti فِي, هَلْ, dan لَمْ. Ia bukan sekadar huruf abjad. Huruf tidak menerima tanda isim maupun tanda fi‘il. Sebelum menentukannya, perhatikan konteks: satu bentuk tulisan dapat digunakan dengan fungsi berbeda dalam susunan yang berbeda.

Mudhari‘ dan madhi

Mudhari‘ dapat dimasuki lam, seperti لَمْ يَكْتُبْ. Ini pengujian terhadap kata kerjanya, bukan syarat bahwa lam harus selalu hadir. Madhi dikenali melalui penerimaannya terhadap ta pelaku atau ta ta’nits. Contoh كَتَبَ dapat menjadi كَتَبْتُ dan كَتَبَتْ. Tidak semua kata yang diawali ya adalah mudhari‘; nama يَحْيَى, misalnya, adalah isim ketika dipakai sebagai nama seseorang.

Dua syarat mengenali amar

Fi‘il amar menunjukkan tuntutan melakukan sesuatu dan dapat menerima nun taukid sesuai kaidahnya. اُكْتُبْ menunjukkan perintah dan dapat menjadi اُكْتُبَنَّ. Sebaliknya صَهْ bermakna “diamlah”, tetapi tidak menerima nun taukid seperti fi‘il amar; ia termasuk isim fi‘il. Makna perintah saja belum cukup untuk menyebut suatu kata fi‘il amar.

Pendalaman & batas penerapan

Bentuk يَشَمْ dalam nazam adalah contoh untuk pengujian dengan lam. Untuk latihan awal kita memakai يَكْتُبْ yang lebih mudah dikenali. Isim fi‘il mempunyai pembahasan tersendiri di bagian lanjut Alfiyah; pada tahap ini cukup pahami alasan ia tidak diklasifikasikan sebagai fi‘il amar.

04 Uraikan kalimatnya

لَمْ يَكْتُبْ زَيْدٌ

Zaid tidak menulis.

Lihat analisis i‘rab

لَمْ: huruf penafian dan jazm yang mengalihkan waktu makna ke masa lampau. يَكْتُبْ: mudhari‘ majzum dengan sukun. زَيْدٌ: fa‘il marfu‘.

صَهْ

Diamlah.

Lihat analisis i‘rab

Isim fi‘il amar mabni pada sukun, dengan fa‘il tersembunyi أَنْتَ. Dalam analisis yang digunakan di sini, isim fi‘il tidak mempunyai kedudukan i‘rab.

05 Uji pemahamanmu

Coba jawab dengan alasan sebelum membuka pembahasan.

  1. Mengapa يَكْتُبُ adalah mudhari‘?

    Buka pembahasan

    Salah satu tandanya dapat mengikuti lam: لَمْ يَكْتُبْ.

  2. Apakah صَهْ fi‘il amar?

    Buka pembahasan

    Bukan. Ia isim fi‘il amar: bermakna perintah tetapi tidak menerima nun taukid sebagaimana fi‘il amar.

  3. Apakah huruf pada bab ini berarti alif-ba-ta?

    Buka pembahasan

    Bukan. Yang dimaksud huruf ma‘ani atau kata tugas seperti fi dan lam.

Rujukan pelajaran

Syarah Ibnu Aqil · jilid 1 · halaman 23–27 ↗

Tautan membuka awal rentang pembahasan. Catatan kaki dalam edisi ini dapat berasal dari penyunting; uraian pelajaran disusun kembali dalam bahasa Indonesia.

Buka halaman matan pembanding ↗

Asal naskah dan catatan penyusunan

BERSAMA MENYEMPURNAKAN PUSTAKA

Catatan & masukan pembaca

Ada yang perlu diperbaiki? Bantu kami melalui koreksi, saran, atau rujukan.

Untuk Alfiyah — Syarah Pembelajaran · Pelajaran 4 · Huruf, madhi, mudhari‘, dan amarEdisi awal · revisi 1

Masuk dengan Google agar nama terisi otomatis dan masukan terhubung ke riwayat serta penilaian poin kontribusi.

Beri masukan Nama wajib diisi · tanpa daftar akun
Kutip teks yang ingin dikoreksi opsional
Tambahkan usulan perbaikan & rujukan opsional

Masukan ditelaah pengelola sebelum ditampilkan. Nama yang diisi ikut tampil jika masukan diterbitkan.

Catatan yang telah ditinjau 0

Belum ada catatan yang ditampilkan untuk bagian ini. Masukan Anda tetap dapat dikirim kepada pengelola.

Beri masukan