Materi Muthalaah
Ekspor DOCX 0 dipilih
| ID | No. | Semester / bagian | Maudhu | Isi | Diperbarui | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 288 | 31 | Semester 2 · Bagian 2 | الْبَقَرَةُ وَالْجَامُوسُ Aktif Sapi dan Kerbau |
27-09-2026 15:06 | |||
| 289 | 32 | Semester 2 · Bagian 2 | الْبَابُ الْمَفْتُوحُ Aktif Pintu yang Terbuka |
27-09-2026 15:06 | |||
| 290 | 33 | Semester 2 · Bagian 2 | النَّحْلُ Aktif Lebah |
27-09-2026 15:06 | |||
| 291 | 34 | Semester 2 · Bagian 2 | الْأَرْنَبُ وَالسُّلَحْفَاةُ Aktif Kelinci dan Kura-kura |
27-09-2026 15:06 | |||
| 292 | 35 | Semester 2 · Bagian 2 | الْعُصْفُورُ وَعُشُّهُ Aktif Burung dan Sarangnya |
27-09-2026 15:06 | |||
| 293 | 36 | Semester 2 · Bagian 2 | الْقِطُّ وَالْفَأْرُ Aktif Kucing dan Tikus |
27-09-2026 15:06 | |||
| 294 | 37 | Semester 2 · Bagian 2 | وَقْتُ الدِّرَاسَةِ Aktif Waktu Belajar |
27-09-2026 15:06 | |||
| 295 | 38 | Semester 2 · Bagian 2 | الْوَعْدُ Aktif Janji |
27-09-2026 15:06 | |||
| 296 | 39 | Semester 2 · Bagian 2 | النَّظَافَةُ Aktif Kebersihan |
27-09-2026 15:06 | |||
| 297 | 40 | Semester 2 · Bagian 2 | الْحِمَارُ وَالْحِصَانُ Aktif Keledai dan Kuda |
27-09-2026 15:06 |
فِي الْمَزْرَعَةِ بَقَرَةٌ وَجَامُوسٌ. تَأْكُلُ الْبَقَرَةُ الْعُشْبَ، وَنَأْخُذُ مِنْهَا الْحَلِيبَ.
الْجَامُوسُ حَيَوَانٌ كَبِيرٌ وَقَوِيٌّ. يَأْكُلُ الْعُشْبَ أَيْضًا، وَيُسَاعِدُ الْفَلَّاحَ فِي بَعْضِ الْمَزَارِعِ. يَضَعُ الْفَلَّاحُ الْمَاءَ لِحَيَوَانَاتِهِ، وَيَعْتَنِي بِهَا.
فِي الْمَزْرَعَةِ بَقَرَةٌ وَجَامُوسٌ. تَأْكُلُ الْبَقَرَةُ الْعُشْبَ، وَنَأْخُذُ مِنْهَا الْحَلِيبَ.
الْجَامُوسُ حَيَوَانٌ كَبِيرٌ وَقَوِيٌّ. يَأْكُلُ الْعُشْبَ أَيْضًا، وَيُسَاعِدُ الْفَلَّاحَ فِي بَعْضِ الْمَزَارِعِ. يَضَعُ الْفَلَّاحُ الْمَاءَ لِحَيَوَانَاتِهِ، وَيَعْتَنِي بِهَا.
Di peternakan ada sapi dan kerbau. Sapi makan rumput dan kita memperoleh susu darinya.
Kerbau adalah hewan besar dan kuat. Kerbau juga makan rumput serta membantu petani di sebagian lahan pertanian. Petani menyediakan air bagi hewan-hewannya dan merawatnya.
فِي الْمَزْرَعَةِ بَقَرَةٌ وَجَامُوسٌ. تَأْكُلُ الْبَقَرَةُ الْعُشْبَ، وَنَأْخُذُ مِنْهَا الْحَلِيبَ.
Di peternakan ada sapi dan kerbau. Sapi makan rumput dan kita memperoleh susu darinya.
الْجَامُوسُ حَيَوَانٌ كَبِيرٌ وَقَوِيٌّ. يَأْكُلُ الْعُشْبَ أَيْضًا، وَيُسَاعِدُ الْفَلَّاحَ فِي بَعْضِ الْمَزَارِعِ. يَضَعُ الْفَلَّاحُ الْمَاءَ لِحَيَوَانَاتِهِ، وَيَعْتَنِي بِهَا.
Kerbau adalah hewan besar dan kuat. Kerbau juga makan rumput serta membantu petani di sebagian lahan pertanian. Petani menyediakan air bagi hewan-hewannya dan merawatnya.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 31
Jenis bacaan: hafalan tematik / bacaan deskriptif.
Tujuan bacaan
Kenalkan hewan pertanian, makanan, dan manfaat yang umum. Keterangan kerbau membantu petani dibatasi pada sebagian lahan, bukan semua praktik pertanian.
Kosakata
- بَقَرَةٌ — sapi betina
- جَامُوسٌ — kerbau
- مَزْرَعَةٌ — lahan pertanian atau peternakan
- يَعْتَنِي — merawat
Pahami isi sebelum menghafal. Latih nama, urutan, atau pola kalimat dalam bagian pendek, lalu gunakan pada benda dan kegiatan yang dikenal santri.
مَاذَا تَأْكُلُ الْبَقَرَةُ؟
مَاذَا نَأْخُذُ مِنَ الْبَقَرَةِ؟
مَنْ يَعْتَنِي بِالْحَيَوَانَاتِ فِي الْمَزْرَعَةِ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
تَأْكُلُ الْعُشْبَ.
نَأْخُذُ مِنْهَا الْحَلِيبَ.
الْفَلَّاحُ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
تَأْكُلُ الْعُشْبَ.
نَأْخُذُ مِنْهَا الْحَلِيبَ.
الْفَلَّاحُ.
أَعْطَى عُمَرُ الدَّجَاجَةَ طَعَامًا، ثُمَّ ذَهَبَ يَلْعَبُ. تَرَكَ بَابَ بَيْتِهَا مَفْتُوحًا، فَخَرَجَتْ.
رَجَعَ، فَلَمْ يَجِدْهَا. بَحَثَ عَنْهَا، فَوَجَدَهَا فِي الْحَدِيقَةِ.
أَعَادَهَا إِلَى بَيْتِهَا، وَأَغْلَقَ الْبَابَ. قَالَ: «أُغْلِقُ الْبَابَ أَوَّلًا، ثُمَّ أَلْعَبُ».
أَعْطَى عُمَرُ الدَّجَاجَةَ طَعَامًا، ثُمَّ ذَهَبَ يَلْعَبُ. تَرَكَ بَابَ بَيْتِهَا مَفْتُوحًا، فَخَرَجَتْ.
رَجَعَ، فَلَمْ يَجِدْهَا. بَحَثَ عَنْهَا، فَوَجَدَهَا فِي الْحَدِيقَةِ.
أَعَادَهَا إِلَى بَيْتِهَا، وَأَغْلَقَ الْبَابَ. قَالَ: «أُغْلِقُ الْبَابَ أَوَّلًا، ثُمَّ أَلْعَبُ».
Umar memberi ayam makanan, lalu pergi bermain. Ia meninggalkan pintu kandang terbuka sehingga ayam keluar.
Ia kembali dan tidak menemukan ayam itu. Ia mencarinya dan menemukannya di kebun.
Ia mengembalikannya ke kandang dan menutup pintu. Ia berkata, “Aku menutup pintu dahulu, kemudian bermain.”
أَعْطَى عُمَرُ الدَّجَاجَةَ طَعَامًا، ثُمَّ ذَهَبَ يَلْعَبُ. تَرَكَ بَابَ بَيْتِهَا مَفْتُوحًا، فَخَرَجَتْ.
Umar memberi ayam makanan, lalu pergi bermain. Ia meninggalkan pintu kandang terbuka sehingga ayam keluar.
رَجَعَ، فَلَمْ يَجِدْهَا. بَحَثَ عَنْهَا، فَوَجَدَهَا فِي الْحَدِيقَةِ.
Ia kembali dan tidak menemukan ayam itu. Ia mencarinya dan menemukannya di kebun.
أَعَادَهَا إِلَى بَيْتِهَا، وَأَغْلَقَ الْبَابَ. قَالَ: «أُغْلِقُ الْبَابَ أَوَّلًا، ثُمَّ أَلْعَبُ».
Ia mengembalikannya ke kandang dan menutup pintu. Ia berkata, “Aku menutup pintu dahulu, kemudian bermain.”
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 32
Jenis bacaan: cerita kehidupan.
Tujuan bacaan
Kelalaian menutup pintu menyebabkan ayam keluar. Umar memperbaiki akibatnya dan menentukan kebiasaan baru: menyelesaikan tugas sebelum bermain.
Kosakata
- مَفْتُوحٌ — terbuka
- بَحَثَ — mencari
- أَعَادَ — mengembalikan
- أَوَّلًا — terlebih dahulu
Ikuti kejadian, tindakan tokoh, dan akibatnya. Minta santri menceritakan kembali dengan kalimat sederhana. Hafalan tetap disertai pemahaman isi.
لِمَاذَا خَرَجَتِ الدَّجَاجَةُ؟
أَيْنَ وَجَدَهَا عُمَرُ؟
مَاذَا فَعَلَ بَعْدَ أَنْ أَعَادَهَا؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
لِأَنَّ عُمَرَ تَرَكَ الْبَابَ مَفْتُوحًا.
فِي الْحَدِيقَةِ.
أَغْلَقَ الْبَابَ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
لِأَنَّ عُمَرَ تَرَكَ الْبَابَ مَفْتُوحًا.
فِي الْحَدِيقَةِ.
أَغْلَقَ الْبَابَ.
يَعِيشُ النَّحْلُ فِي خَلِيَّةٍ. تَطِيرُ النَّحْلَةُ إِلَى الزُّهُورِ، وَتَجْمَعُ مِنْهَا الرَّحِيقَ.
تَرْجِعُ إِلَى الْخَلِيَّةِ، وَيَصْنَعُ النَّحْلُ الْعَسَلَ. نَأْكُلُ الْعَسَلَ، وَهُوَ حُلْوٌ. نَنْظُرُ إِلَى النَّحْلِ مِنْ بَعِيدٍ، وَلَا نَعْبَثُ بِخَلِيَّتِهِ.
يَعِيشُ النَّحْلُ فِي خَلِيَّةٍ. تَطِيرُ النَّحْلَةُ إِلَى الزُّهُورِ، وَتَجْمَعُ مِنْهَا الرَّحِيقَ.
تَرْجِعُ إِلَى الْخَلِيَّةِ، وَيَصْنَعُ النَّحْلُ الْعَسَلَ. نَأْكُلُ الْعَسَلَ، وَهُوَ حُلْوٌ. نَنْظُرُ إِلَى النَّحْلِ مِنْ بَعِيدٍ، وَلَا نَعْبَثُ بِخَلِيَّتِهِ.
Lebah hidup di sarang. Seekor lebah terbang ke bunga-bunga dan mengumpulkan nektar darinya.
Lebah kembali ke sarang dan lebah-lebah membuat madu. Kita makan madu yang rasanya manis. Kita melihat lebah dari jauh dan tidak mengusik sarangnya.
يَعِيشُ النَّحْلُ فِي خَلِيَّةٍ. تَطِيرُ النَّحْلَةُ إِلَى الزُّهُورِ، وَتَجْمَعُ مِنْهَا الرَّحِيقَ.
Lebah hidup di sarang. Seekor lebah terbang ke bunga-bunga dan mengumpulkan nektar darinya.
تَرْجِعُ إِلَى الْخَلِيَّةِ، وَيَصْنَعُ النَّحْلُ الْعَسَلَ. نَأْكُلُ الْعَسَلَ، وَهُوَ حُلْوٌ. نَنْظُرُ إِلَى النَّحْلِ مِنْ بَعِيدٍ، وَلَا نَعْبَثُ بِخَلِيَّتِهِ.
Lebah kembali ke sarang dan lebah-lebah membuat madu. Kita makan madu yang rasanya manis. Kita melihat lebah dari jauh dan tidak mengusik sarangnya.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 33
Jenis bacaan: hafalan tematik / bacaan deskriptif.
Tujuan bacaan
Bedakan nektar yang dikumpulkan dari bunga dan madu yang dibuat lebah. Teks deskriptif disusun baru dan tidak mengulang percakapan anak-lebah di Qiraah Rasyidah.
Kosakata
- خَلِيَّةٌ — sarang lebah
- رَحِيقٌ — nektar
- عَسَلٌ — madu
- نَعْبَثُ — kita mengusik atau mempermainkan
Pahami isi sebelum menghafal. Latih nama, urutan, atau pola kalimat dalam bagian pendek, lalu gunakan pada benda dan kegiatan yang dikenal santri.
أَيْنَ يَعِيشُ النَّحْلُ؟
مَاذَا تَجْمَعُ النَّحْلَةُ مِنَ الزُّهُورِ؟
مَا طَعْمُ الْعَسَلِ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
فِي خَلِيَّةٍ.
تَجْمَعُ الرَّحِيقَ.
هُوَ حُلْوٌ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
فِي خَلِيَّةٍ.
تَجْمَعُ الرَّحِيقَ.
هُوَ حُلْوٌ.
قَالَ أَرْنَبٌ لِسُلَحْفَاةٍ: «نَتَسَابَقُ إِلَى تِلْكَ الشَّجَرَةِ». جَرَى الْأَرْنَبُ، وَمَشَتِ السُّلَحْفَاةُ.
قَالَ الْأَرْنَبُ: «السُّلَحْفَاةُ بَعِيدَةٌ. أَنَامُ قَلِيلًا». نَامَ، وَالسُّلَحْفَاةُ تَمْشِي.
وَصَلَتْ إِلَى الشَّجَرَةِ. اسْتَيْقَظَ الْأَرْنَبُ، فَرَآهَا هُنَاكَ. قَالَتْ: «أَنَا وَصَلْتُ أَوَّلًا!».
نَدِمَ الْأَرْنَبُ عَلَى نَوْمِهِ.
قَالَ أَرْنَبٌ لِسُلَحْفَاةٍ: «نَتَسَابَقُ إِلَى تِلْكَ الشَّجَرَةِ». جَرَى الْأَرْنَبُ، وَمَشَتِ السُّلَحْفَاةُ.
قَالَ الْأَرْنَبُ: «السُّلَحْفَاةُ بَعِيدَةٌ. أَنَامُ قَلِيلًا». نَامَ، وَالسُّلَحْفَاةُ تَمْشِي.
وَصَلَتْ إِلَى الشَّجَرَةِ. اسْتَيْقَظَ الْأَرْنَبُ، فَرَآهَا هُنَاكَ. قَالَتْ: «أَنَا وَصَلْتُ أَوَّلًا!».
نَدِمَ الْأَرْنَبُ عَلَى نَوْمِهِ.
Kelinci berkata kepada kura-kura, “Kita berlomba menuju pohon itu.” Kelinci berlari dan kura-kura berjalan.
Kelinci berkata, “Kura-kura masih jauh. Aku tidur sebentar.” Ia tidur, sementara kura-kura terus berjalan.
Kura-kura tiba di pohon. Kelinci bangun dan melihatnya di sana. Kura-kura berkata, “Aku sampai lebih dahulu!”
Kelinci menyesali tidurnya.
قَالَ أَرْنَبٌ لِسُلَحْفَاةٍ: «نَتَسَابَقُ إِلَى تِلْكَ الشَّجَرَةِ». جَرَى الْأَرْنَبُ، وَمَشَتِ السُّلَحْفَاةُ.
Kelinci berkata kepada kura-kura, “Kita berlomba menuju pohon itu.” Kelinci berlari dan kura-kura berjalan.
قَالَ الْأَرْنَبُ: «السُّلَحْفَاةُ بَعِيدَةٌ. أَنَامُ قَلِيلًا». نَامَ، وَالسُّلَحْفَاةُ تَمْشِي.
Kelinci berkata, “Kura-kura masih jauh. Aku tidur sebentar.” Ia tidur, sementara kura-kura terus berjalan.
وَصَلَتْ إِلَى الشَّجَرَةِ. اسْتَيْقَظَ الْأَرْنَبُ، فَرَآهَا هُنَاكَ. قَالَتْ: «أَنَا وَصَلْتُ أَوَّلًا!».
Kura-kura tiba di pohon. Kelinci bangun dan melihatnya di sana. Kura-kura berkata, “Aku sampai lebih dahulu!”
نَدِمَ الْأَرْنَبُ عَلَى نَوْمِهِ.
Kelinci menyesali tidurnya.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 34
Jenis bacaan: dongeng hewan.
Tujuan bacaan
Kelinci menganggap jarak yang sudah ditempuh cukup untuk menang, lalu berhenti berusaha. Kura-kura terus berjalan. Kosakata gerak mengulang bacaan nomor 22.
Kosakata
- نَتَسَابَقُ — kita berlomba
- اسْتَيْقَظَ — bangun
- وَصَلَ — sampai
- نَدِمَ — menyesal
Ikuti kejadian, tindakan tokoh, dan akibatnya. Minta santri menceritakan kembali dengan kalimat sederhana. Hafalan tetap disertai pemahaman isi.
Dalam dongeng ini hewan bertindak seperti manusia.
إِلَى أَيْنَ يَتَسَابَقُ الْأَرْنَبُ وَالسُّلَحْفَاةُ؟
مَاذَا فَعَلَ الْأَرْنَبُ فِي الطَّرِيقِ؟
مَنْ وَصَلَ أَوَّلًا؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
إِلَى الشَّجَرَةِ.
نَامَ.
السُّلَحْفَاةُ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
إِلَى الشَّجَرَةِ.
نَامَ.
السُّلَحْفَاةُ.
لِلْعُصْفُورِ مِنْقَارٌ وَجَنَاحَانِ وَرِيشٌ. يَأْكُلُ الْحَبَّ، وَيَشْرَبُ الْمَاءَ.
عَلَى الشَّجَرَةِ عُشٌّ صَغِيرٌ، وَفِيهِ بَيْضٌ. تَجْلِسُ الْأُمُّ عَلَى الْبَيْضِ. نُرَاقِبُ الْعُشَّ مِنْ بَعِيدٍ، وَنَتْرُكُ الْبَيْضَ فِي مَكَانِهِ.
لِلْعُصْفُورِ مِنْقَارٌ وَجَنَاحَانِ وَرِيشٌ. يَأْكُلُ الْحَبَّ، وَيَشْرَبُ الْمَاءَ.
عَلَى الشَّجَرَةِ عُشٌّ صَغِيرٌ، وَفِيهِ بَيْضٌ. تَجْلِسُ الْأُمُّ عَلَى الْبَيْضِ. نُرَاقِبُ الْعُشَّ مِنْ بَعِيدٍ، وَنَتْرُكُ الْبَيْضَ فِي مَكَانِهِ.
Burung mempunyai paruh, dua sayap, dan bulu. Ia makan biji-bijian dan minum air.
Di pohon ada sarang kecil berisi telur. Induk duduk mengerami telur. Kita mengamati sarang dari jauh dan membiarkan telur di tempatnya.
لِلْعُصْفُورِ مِنْقَارٌ وَجَنَاحَانِ وَرِيشٌ. يَأْكُلُ الْحَبَّ، وَيَشْرَبُ الْمَاءَ.
Burung mempunyai paruh, dua sayap, dan bulu. Ia makan biji-bijian dan minum air.
عَلَى الشَّجَرَةِ عُشٌّ صَغِيرٌ، وَفِيهِ بَيْضٌ. تَجْلِسُ الْأُمُّ عَلَى الْبَيْضِ. نُرَاقِبُ الْعُشَّ مِنْ بَعِيدٍ، وَنَتْرُكُ الْبَيْضَ فِي مَكَانِهِ.
Di pohon ada sarang kecil berisi telur. Induk duduk mengerami telur. Kita mengamati sarang dari jauh dan membiarkan telur di tempatnya.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 35
Jenis bacaan: hafalan tematik / bacaan deskriptif.
Tujuan bacaan
Hafalkan bagian tubuh burung dan isi sarangnya. Bacaan merupakan deskripsi baru, bukan pengulangan kisah melepaskan burung atau anak yang mengambil sarang dalam Qiraah Rasyidah.
Kosakata
- مِنْقَارٌ — paruh
- رِيشٌ — bulu burung
- عُشٌّ — sarang
- نُرَاقِبُ — kita mengamati
Pahami isi sebelum menghafal. Latih nama, urutan, atau pola kalimat dalam bagian pendek, lalu gunakan pada benda dan kegiatan yang dikenal santri.
مَاذَا لِلْعُصْفُورِ؟
أَيْنَ الْعُشُّ؟
مَاذَا نَتْرُكُ فِي مَكَانِهِ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
لَهُ مِنْقَارٌ وَجَنَاحَانِ وَرِيشٌ.
عَلَى الشَّجَرَةِ.
نَتْرُكُ الْبَيْضَ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
لَهُ مِنْقَارٌ وَجَنَاحَانِ وَرِيشٌ.
عَلَى الشَّجَرَةِ.
نَتْرُكُ الْبَيْضَ.
أَغْلَقَ قِطٌّ عَيْنَيْهِ عِنْدَ بَابِ جُحْرٍ، وَلَمْ يَتَحَرَّكْ. أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ الْفَأْرَ.
نَظَرَ الْفَأْرُ، وَقَالَ: «هَلْ مَاتَ الْقِطُّ؟». تَحَرَّكَ ذَيْلُ الْقِطِّ قَلِيلًا.
قَالَ الْفَأْرُ: «ذَيْلُكَ يَتَحَرَّكُ! لَنْ أَخْرُجَ». بَقِيَ فِي جُحْرِهِ، وَذَهَبَ الْقِطُّ جَائِعًا.
أَغْلَقَ قِطٌّ عَيْنَيْهِ عِنْدَ بَابِ جُحْرٍ، وَلَمْ يَتَحَرَّكْ. أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ الْفَأْرَ.
نَظَرَ الْفَأْرُ، وَقَالَ: «هَلْ مَاتَ الْقِطُّ؟». تَحَرَّكَ ذَيْلُ الْقِطِّ قَلِيلًا.
قَالَ الْفَأْرُ: «ذَيْلُكَ يَتَحَرَّكُ! لَنْ أَخْرُجَ». بَقِيَ فِي جُحْرِهِ، وَذَهَبَ الْقِطُّ جَائِعًا.
Kucing memejamkan kedua matanya di pintu liang dan tidak bergerak. Ia ingin memakan tikus.
Tikus melihat dan berkata, “Apakah kucing sudah mati?” Ekor kucing bergerak sedikit.
Tikus berkata, “Ekormu bergerak! Aku tidak akan keluar.” Ia tetap di liangnya dan kucing pergi dalam keadaan lapar.
أَغْلَقَ قِطٌّ عَيْنَيْهِ عِنْدَ بَابِ جُحْرٍ، وَلَمْ يَتَحَرَّكْ. أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ الْفَأْرَ.
Kucing memejamkan kedua matanya di pintu liang dan tidak bergerak. Ia ingin memakan tikus.
نَظَرَ الْفَأْرُ، وَقَالَ: «هَلْ مَاتَ الْقِطُّ؟». تَحَرَّكَ ذَيْلُ الْقِطِّ قَلِيلًا.
Tikus melihat dan berkata, “Apakah kucing sudah mati?” Ekor kucing bergerak sedikit.
قَالَ الْفَأْرُ: «ذَيْلُكَ يَتَحَرَّكُ! لَنْ أَخْرُجَ». بَقِيَ فِي جُحْرِهِ، وَذَهَبَ الْقِطُّ جَائِعًا.
Tikus berkata, “Ekormu bergerak! Aku tidak akan keluar.” Ia tetap di liangnya dan kucing pergi dalam keadaan lapar.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 36
Jenis bacaan: dongeng hewan.
Tujuan bacaan
Tikus mengamati bukti sebelum bertindak. Gerak ekor membongkar tipuan. Teks menyebut niat kucing agar pembaca tidak hanya menebak alasan ia berdiam diri.
Kosakata
- جُحْرٌ — liang
- ذَيْلٌ — ekor
- يَتَحَرَّكُ — bergerak
- لَنْ أَخْرُجَ — aku tidak akan keluar
Ikuti kejadian, tindakan tokoh, dan akibatnya. Minta santri menceritakan kembali dengan kalimat sederhana. Hafalan tetap disertai pemahaman isi.
Dalam dongeng ini hewan bertindak seperti manusia.
مَاذَا أَغْلَقَ الْقِطُّ؟
مَاذَا تَحَرَّكَ؟
هَلْ خَرَجَ الْفَأْرُ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
أَغْلَقَ عَيْنَيْهِ.
ذَيْلُ الْقِطِّ.
لَا، بَقِيَ فِي جُحْرِهِ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
أَغْلَقَ عَيْنَيْهِ.
ذَيْلُ الْقِطِّ.
لَا، بَقِيَ فِي جُحْرِهِ.
أُجَهِّزُ كِتَابِي وَدَفْتَرِي قَبْلَ الدَّرْسِ. أَجْلِسُ بِهُدُوءٍ، وَأَسْتَمِعُ إِلَى الْمُعَلِّمِ.
أَقْرَأُ بِصَوْتٍ وَاضِحٍ، وَأَكْتُبُ بِخَطٍّ حَسَنٍ. إِذَا لَمْ أَفْهَمْ كَلِمَةً سَأَلْتُ عَنْهَا. بَعْدَ الدَّرْسِ أُرَاجِعُ مَا قَرَأْتُ، ثُمَّ أَسْتَرِيحُ.
أُجَهِّزُ كِتَابِي وَدَفْتَرِي قَبْلَ الدَّرْسِ. أَجْلِسُ بِهُدُوءٍ، وَأَسْتَمِعُ إِلَى الْمُعَلِّمِ.
أَقْرَأُ بِصَوْتٍ وَاضِحٍ، وَأَكْتُبُ بِخَطٍّ حَسَنٍ. إِذَا لَمْ أَفْهَمْ كَلِمَةً سَأَلْتُ عَنْهَا. بَعْدَ الدَّرْسِ أُرَاجِعُ مَا قَرَأْتُ، ثُمَّ أَسْتَرِيحُ.
Aku menyiapkan buku bacaan dan buku tulis sebelum pelajaran. Aku duduk dengan tenang dan mendengarkan guru.
Aku membaca dengan suara jelas dan menulis dengan tulisan yang baik. Jika tidak memahami sebuah kata, aku menanyakannya. Sesudah pelajaran, aku mengulang yang telah kubaca, kemudian beristirahat.
أُجَهِّزُ كِتَابِي وَدَفْتَرِي قَبْلَ الدَّرْسِ. أَجْلِسُ بِهُدُوءٍ، وَأَسْتَمِعُ إِلَى الْمُعَلِّمِ.
Aku menyiapkan buku bacaan dan buku tulis sebelum pelajaran. Aku duduk dengan tenang dan mendengarkan guru.
أَقْرَأُ بِصَوْتٍ وَاضِحٍ، وَأَكْتُبُ بِخَطٍّ حَسَنٍ. إِذَا لَمْ أَفْهَمْ كَلِمَةً سَأَلْتُ عَنْهَا. بَعْدَ الدَّرْسِ أُرَاجِعُ مَا قَرَأْتُ، ثُمَّ أَسْتَرِيحُ.
Aku membaca dengan suara jelas dan menulis dengan tulisan yang baik. Jika tidak memahami sebuah kata, aku menanyakannya. Sesudah pelajaran, aku mengulang yang telah kubaca, kemudian beristirahat.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 37
Jenis bacaan: hafalan tematik / bacaan deskriptif.
Tujuan bacaan
Gabungkan kosakata belajar yang sudah dikenal dalam urutan kegiatan. Hafalan perlu disertai pemahaman: santri boleh bertanya saat menemui kata yang belum dimengerti.
Kosakata
- أُجَهِّزُ — aku menyiapkan
- أَسْتَمِعُ — aku mendengarkan
- وَاضِحٌ — jelas
- أَسْتَرِيحُ — aku beristirahat
Pahami isi sebelum menghafal. Latih nama, urutan, atau pola kalimat dalam bagian pendek, lalu gunakan pada benda dan kegiatan yang dikenal santri.
مَتَى تُجَهِّزُ كِتَابَكَ؟
كَيْفَ تَقْرَأُ؟
مَاذَا تَفْعَلُ إِذَا لَمْ تَفْهَمْ كَلِمَةً؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
قَبْلَ الدَّرْسِ.
أَقْرَأُ بِصَوْتٍ وَاضِحٍ.
أَسْأَلُ عَنْهَا.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
قَبْلَ الدَّرْسِ.
أَقْرَأُ بِصَوْتٍ وَاضِحٍ.
أَسْأَلُ عَنْهَا.
قَالَ حَسَنٌ لِأُمِّهِ: «أُسَاعِدُكِ بَعْدَ الدَّرْسِ». بَعْدَ الدَّرْسِ جَاءَ صَدِيقُهُ، وَقَالَ: «هَيَّا نَلْعَبْ!».
قَالَ حَسَنٌ: «وَعَدْتُ أُمِّي. أُسَاعِدُهَا أَوَّلًا». حَمَلَ الْمَاءَ، وَسَقَى النَّبَاتَ.
فَرِحَتْ أُمُّهُ، وَقَالَتْ: «شُكْرًا يَا بُنَيَّ». ثُمَّ ذَهَبَ يَلْعَبُ مَعَ صَدِيقِهِ.
قَالَ حَسَنٌ لِأُمِّهِ: «أُسَاعِدُكِ بَعْدَ الدَّرْسِ». بَعْدَ الدَّرْسِ جَاءَ صَدِيقُهُ، وَقَالَ: «هَيَّا نَلْعَبْ!».
قَالَ حَسَنٌ: «وَعَدْتُ أُمِّي. أُسَاعِدُهَا أَوَّلًا». حَمَلَ الْمَاءَ، وَسَقَى النَّبَاتَ.
فَرِحَتْ أُمُّهُ، وَقَالَتْ: «شُكْرًا يَا بُنَيَّ». ثُمَّ ذَهَبَ يَلْعَبُ مَعَ صَدِيقِهِ.
Hasan berkata kepada ibunya, “Aku membantumu sesudah pelajaran.” Sesudah pelajaran, temannya datang dan berkata, “Ayo kita bermain!”
Hasan berkata, “Aku sudah berjanji kepada ibuku. Aku membantunya dahulu.” Ia membawa air dan menyiram tanaman.
Ibunya senang dan berkata, “Terima kasih, Anakku.” Kemudian ia pergi bermain bersama temannya.
قَالَ حَسَنٌ لِأُمِّهِ: «أُسَاعِدُكِ بَعْدَ الدَّرْسِ». بَعْدَ الدَّرْسِ جَاءَ صَدِيقُهُ، وَقَالَ: «هَيَّا نَلْعَبْ!».
Hasan berkata kepada ibunya, “Aku membantumu sesudah pelajaran.” Sesudah pelajaran, temannya datang dan berkata, “Ayo kita bermain!”
قَالَ حَسَنٌ: «وَعَدْتُ أُمِّي. أُسَاعِدُهَا أَوَّلًا». حَمَلَ الْمَاءَ، وَسَقَى النَّبَاتَ.
Hasan berkata, “Aku sudah berjanji kepada ibuku. Aku membantunya dahulu.” Ia membawa air dan menyiram tanaman.
فَرِحَتْ أُمُّهُ، وَقَالَتْ: «شُكْرًا يَا بُنَيَّ». ثُمَّ ذَهَبَ يَلْعَبُ مَعَ صَدِيقِهِ.
Ibunya senang dan berkata, “Terima kasih, Anakku.” Kemudian ia pergi bermain bersama temannya.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 38
Jenis bacaan: cerita kehidupan.
Tujuan bacaan
Tokoh menghadapi pilihan antara bermain dan janji yang sudah dibuat. Ia menepati janji lebih dulu, lalu tetap dapat bermain. Kata tanaman dan menyiram mengulang bacaan nomor 28.
Kosakata
- وَعَدَ — berjanji
- أَوَّلًا — terlebih dahulu
- سَقَى — menyiram
- يَا بُنَيَّ — wahai anakku
Ikuti kejadian, tindakan tokoh, dan akibatnya. Minta santri menceritakan kembali dengan kalimat sederhana. Hafalan tetap disertai pemahaman isi.
مَتَى يُسَاعِدُ حَسَنٌ أُمَّهُ؟
مَاذَا فَعَلَ لِأُمِّهِ؟
مَتَى ذَهَبَ يَلْعَبُ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
بَعْدَ الدَّرْسِ.
حَمَلَ الْمَاءَ، وَسَقَى النَّبَاتَ.
بَعْدَ أَنْ سَاعَدَ أُمَّهُ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
بَعْدَ الدَّرْسِ.
حَمَلَ الْمَاءَ، وَسَقَى النَّبَاتَ.
بَعْدَ أَنْ سَاعَدَ أُمَّهُ.
أَغْسِلُ يَدَيَّ بِالْمَاءِ وَالصَّابُونِ، وَأُنَظِّفُ أَسْنَانِي. أَلْبَسُ مَلَابِسَ نَظِيفَةً، وَأُرَتِّبُ فِرَاشِي.
أَكْنُسُ غُرْفَتِي، وَأَضَعُ الْقُمَامَةَ فِي السَّلَّةِ. أُغْلِقُ صُنْبُورَ الْمَاءِ بَعْدَ الْغَسْلِ. أُحِبُّ النَّظَافَةَ فِي جِسْمِي وَمَلَابِسِي وَمَكَانِي.
أَغْسِلُ يَدَيَّ بِالْمَاءِ وَالصَّابُونِ، وَأُنَظِّفُ أَسْنَانِي. أَلْبَسُ مَلَابِسَ نَظِيفَةً، وَأُرَتِّبُ فِرَاشِي.
أَكْنُسُ غُرْفَتِي، وَأَضَعُ الْقُمَامَةَ فِي السَّلَّةِ. أُغْلِقُ صُنْبُورَ الْمَاءِ بَعْدَ الْغَسْلِ. أُحِبُّ النَّظَافَةَ فِي جِسْمِي وَمَلَابِسِي وَمَكَانِي.
Aku mencuci kedua tangan dengan air dan sabun serta membersihkan gigiku. Aku memakai pakaian bersih dan merapikan tempat tidurku.
Aku menyapu kamarku dan meletakkan sampah di tempatnya. Aku menutup keran air sesudah mencuci. Aku menyukai kebersihan tubuh, pakaian, dan tempatku.
أَغْسِلُ يَدَيَّ بِالْمَاءِ وَالصَّابُونِ، وَأُنَظِّفُ أَسْنَانِي. أَلْبَسُ مَلَابِسَ نَظِيفَةً، وَأُرَتِّبُ فِرَاشِي.
Aku mencuci kedua tangan dengan air dan sabun serta membersihkan gigiku. Aku memakai pakaian bersih dan merapikan tempat tidurku.
أَكْنُسُ غُرْفَتِي، وَأَضَعُ الْقُمَامَةَ فِي السَّلَّةِ. أُغْلِقُ صُنْبُورَ الْمَاءِ بَعْدَ الْغَسْلِ. أُحِبُّ النَّظَافَةَ فِي جِسْمِي وَمَلَابِسِي وَمَكَانِي.
Aku menyapu kamarku dan meletakkan sampah di tempatnya. Aku menutup keran air sesudah mencuci. Aku menyukai kebersihan tubuh, pakaian, dan tempatku.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 39
Jenis bacaan: hafalan tematik / bacaan deskriptif.
Tujuan bacaan
Bacaan penutup tematik mengulang tubuh, pakaian, ruangan, dan air dalam tindakan sehari-hari. Kosakata lama dipakai kembali untuk mendukung hafalan yang bermakna.
Kosakata
- صَابُونٌ — sabun
- أَكْنُسُ — aku menyapu
- قُمَامَةٌ — sampah
- صُنْبُورٌ — keran
Pahami isi sebelum menghafal. Latih nama, urutan, atau pola kalimat dalam bagian pendek, lalu gunakan pada benda dan kegiatan yang dikenal santri.
بِمَاذَا تَغْسِلُ يَدَيْكَ؟
أَيْنَ تَضَعُ الْقُمَامَةَ؟
مَتَى تُغْلِقُ صُنْبُورَ الْمَاءِ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
بِالْمَاءِ وَالصَّابُونِ.
فِي السَّلَّةِ.
بَعْدَ الْغَسْلِ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
بِالْمَاءِ وَالصَّابُونِ.
فِي السَّلَّةِ.
بَعْدَ الْغَسْلِ.
حَمَلَ حِمَارٌ أَكْيَاسًا ثَقِيلَةً، وَمَشَى بِجَانِبِ حِصَانٍ. قَالَ: «سَاعِدْنِي! اِحْمِلْ كِيسًا وَاحِدًا». قَالَ الْحِصَانُ: «لَا».
تَعِبَ الْحِمَارُ، فَسَقَطَ. جَاءَ صَاحِبُهُ، وَوَضَعَ الْأَكْيَاسَ كُلَّهَا عَلَى الْحِصَانِ.
قَالَ الْحِصَانُ: «رَفَضْتُ كِيسًا وَاحِدًا، وَالْآنَ أَحْمِلُ كُلَّ الْأَكْيَاسِ!».
نَدِمَ، وَمَشَى بِبُطْءٍ.
حَمَلَ حِمَارٌ أَكْيَاسًا ثَقِيلَةً، وَمَشَى بِجَانِبِ حِصَانٍ. قَالَ: «سَاعِدْنِي! اِحْمِلْ كِيسًا وَاحِدًا». قَالَ الْحِصَانُ: «لَا».
تَعِبَ الْحِمَارُ، فَسَقَطَ. جَاءَ صَاحِبُهُ، وَوَضَعَ الْأَكْيَاسَ كُلَّهَا عَلَى الْحِصَانِ.
قَالَ الْحِصَانُ: «رَفَضْتُ كِيسًا وَاحِدًا، وَالْآنَ أَحْمِلُ كُلَّ الْأَكْيَاسِ!».
نَدِمَ، وَمَشَى بِبُطْءٍ.
Keledai membawa karung-karung berat dan berjalan di samping kuda. Ia berkata, “Bantulah aku! Bawalah satu karung.” Kuda menjawab, “Tidak.”
Keledai kelelahan lalu jatuh. Pemiliknya datang dan meletakkan semua karung pada kuda.
Kuda berkata, “Aku menolak satu karung, dan sekarang aku membawa semua karung!”
Ia menyesal dan berjalan lambat.
حَمَلَ حِمَارٌ أَكْيَاسًا ثَقِيلَةً، وَمَشَى بِجَانِبِ حِصَانٍ. قَالَ: «سَاعِدْنِي! اِحْمِلْ كِيسًا وَاحِدًا». قَالَ الْحِصَانُ: «لَا».
Keledai membawa karung-karung berat dan berjalan di samping kuda. Ia berkata, “Bantulah aku! Bawalah satu karung.” Kuda menjawab, “Tidak.”
تَعِبَ الْحِمَارُ، فَسَقَطَ. جَاءَ صَاحِبُهُ، وَوَضَعَ الْأَكْيَاسَ كُلَّهَا عَلَى الْحِصَانِ.
Keledai kelelahan lalu jatuh. Pemiliknya datang dan meletakkan semua karung pada kuda.
قَالَ الْحِصَانُ: «رَفَضْتُ كِيسًا وَاحِدًا، وَالْآنَ أَحْمِلُ كُلَّ الْأَكْيَاسِ!».
Kuda berkata, “Aku menolak satu karung, dan sekarang aku membawa semua karung!”
نَدِمَ، وَمَشَى بِبُطْءٍ.
Ia menyesal dan berjalan lambat.
Kelas 1 · Semester 2 · Bacaan 40
Jenis bacaan: dongeng hewan.
Tujuan bacaan
Menolak sedikit bantuan membuat kuda akhirnya menanggung seluruh beban. Rujukan semua karung disebut terang. Dongeng diakhiri kelelahan dan penyesalan, bukan kematian.
Kosakata
- أَكْيَاسٌ — karung-karung
- ثَقِيلٌ — berat
- رَفَضَ — menolak
- نَدِمَ — menyesal
Ikuti kejadian, tindakan tokoh, dan akibatnya. Minta santri menceritakan kembali dengan kalimat sederhana. Hafalan tetap disertai pemahaman isi.
Dalam dongeng ini hewan bertindak seperti manusia.
مَاذَا طَلَبَ الْحِمَارُ مِنَ الْحِصَانِ؟
أَيْنَ وَضَعَ الصَّاحِبُ كُلَّ الْأَكْيَاسِ؟
كَيْفَ مَشَى الْحِصَانُ فِي النِّهَايَةِ؟
Kunci jawaban — buka setelah mengerjakan soal
طَلَبَ مِنْهُ أَنْ يَحْمِلَ كِيسًا وَاحِدًا.
عَلَى الْحِصَانِ.
مَشَى بِبُطْءٍ.
Kunci jawaban — buka untuk melihat
طَلَبَ مِنْهُ أَنْ يَحْمِلَ كِيسًا وَاحِدًا.
عَلَى الْحِصَانِ.
مَشَى بِبُطْءٍ.